Susunan Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap Arab, Latin dan Artinya

  • Whatsapp
Dzikir apa saja setelah sholat
Ilustrasi

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Lardhu Lengkap Arab, Latin dan Artinya ~ Headline.co.id (Doa Sholat). Bagi umat muslim tentu tidak asing lagi dengan sholat wajib 5 waktu, karena sholat fardhu merupakan sholat yang wajib dijalankan oleh seluruh umat islam. Setelah melakukan sholat tentu semua umat islam tidak asing dengan dzikir, wirid dan doa, meski dzikir sesudah sholat wajib hukumnya sunah namun memiliki banyak sekali manfaat salah satunya adalah membuat kita semakin dekat dengan Allah dan juga dapat meningkatkan ketenangan hati dan pikiran kita.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Sekaligus Membayar Hutang Puasa Ramadhan

Selain itu berzikir dan berdoa setelah sholat fardhu merupakan amalan yang dianjurkan oleh Nabi Agung Muhammad SAW, dalam kitab Al-Adzkar karya dari Imam Nawawi yang mana kitab tersebut menjadi salah satu kitab rujukan serta menjadi buku induk berkenaan tentang doa, dan dzikir yang populer di dunia Islam.

Dalam kitab tersebut dikatakan bahwa ulama telah bersepakat (ijma’) tentang kesunnahan dzikir usai sholat, yang ditopang oleh banyak hadits shahih dengan jenis bacaan yang amat beragam.

Dikutip Headline.co.id dari halaman resmi NU Online dengan judul “Susunan Bacaan Wirid Sesudah Shalat Lima Waktu”, dianjurkan untuk berzikir usai mendirikan shalat lima waktu. Amalan ini bisa menjadi rutinitas bagi umat Islam.

baca juga: Jangan Sampai Kelewat, Ini Niat dan Keutamaan Puasa Tasu’a dan Asyura 9-10 Muharram

Melalui salah satu hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW juga pernah mengajarkan terkait bacaan zikir setelah shalat lima waktu. Terutama membaca tahmid, takbir, hingga dilanjutkan dengan tauhid.

“Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah shalat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan,”.

baca juga: Hukum dan Bacaan Niat Puasa Ramadhan dan Doa Buka Puasa Yang Benar Beserta Artinya

Urutan (susunan) Bacaan Dzikir Dan Doa Setelah Sholat Fardhu

1. Membaca Istigfar sebanyak 3 kali

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laaailaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih.

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung , tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah , dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya.

2. Membaca Doa Keselamatan Berikut 1 kali

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Allaahumma antas salaam waminkas salaam wa ilaika ya’uudus salaam fahayyinaa robbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaros salaam tabaarokta robbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom.

Artinya: Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamua lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami yang Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

baca juga: Inilah Pendapat Ulama dan Niat Bacaan Puasa Ramadhan Sebulan Penuh 1442 H 2021

3. Selanjutnya baca doa berikut 1 kali

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Allahumma la mani a lima a thaita wa la mu’thiya lima mana’ta wa la yanfa’u dzal jadii minkal jaddu, la ilaha illa anta.

Artinya: Ya Allah tidak ada yang menghalangi bagi apa yang telah Engkau berikan dan tidak kepada orang yang kaya di sisi Engkau segala kekayaanya selain dari kebesaran-Mu ya Rabb. Tidak ada Tuhan yang layak disembah selain Engkau.

4. Baca doa berikut ini 1 Kali

اَللَّـهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wasyukrika wa husni ‘ibadatika.

Artinya: Ya Allah, bantulah aku untuk berdzikir dan bersyukur kepadaMu serta beribadah kepadaMu dengan baik.

5. baca doa berikut ini, untuk magrib dan subuh dapat dibaca sebanyak 10 (sepuluh) kali

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Laaailaaha illallaah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir.

Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu baginya. Hanya milikinya segala kerajaan dan hanya milikinya segala puji, baik yang hidup atau mati, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu.

baca juga: Apakah Boleh Mengqadha Puasa Ramadhan Digabung dengan Puasa Syawal, Ini Penjelasanya?

6. Baca doa memohon perlindungan dari api neraka, untuk magrib dan subuh dapat dibaca sebanyak 7 (tujuh) kali

اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ

alloohumma ajrinii minannaar

Artinya: Ya Allah, lindungilah aku daripada api neraka

7. Membaca ayat kursi (Al Baqarah ayat 255)

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

baca juga: Mau Dapat Pahala Seperti Pasa Setahun Penuh, Ini Niat dan Tata Cara Puasa 6 Hari Syawal

8. Membaca surah pendek (surah Al-Ikhlas, surah Al-Falaq, surah An-Nas, dan surah Surat Al-Fatihah)

Surah Al-Ikhlas:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ. اللهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ.

qul huwallāhu aḥad. allāhuṣ-ṣamad. lam yalid wa lam yụlad wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”

Surah Al-Falaq:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ.وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ.

qul a’ụżu birabbil-falaq. min syarri mā khalaq. wa min syarri gāsiqin iżā waqab. wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad. wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

baca juga: Puasa Disebut Bisa Tekan Penyebaran Virus Corona

Surah An-Nas:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ. إِلَهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ.

qul a’ụżu birabbin-nās. malikin-nās. ilāhin-nās. min syarril-waswāsil-khannās. allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās. minal-jinnati wan-nās
Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Surah Al-Fatihah:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ. غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ. آمِيْنَ

bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. ar-raḥmānir-raḥīm. māliki yaumid-dīn. iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn

Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

9. Membaca bacaan tasbih, hamdalah, dan takbir, masing-masing sebanyak 33 kali

Bacaan Tasbih :

سُبْحَانَ اللهِ

Subhaanallah

Artinya: Maha Suci Allah

Bacaan Hamdalah :

اَلْحَمْدُلِلهِ

Alhamdulillaah

Artinya: Segala puji bagi Allah

Bacaan Takbir :

اَللهُ اَكْبَرْ

Allaahu Akbar

Allah Maha Besar

10. Dilanjutkan membaca kalimat tauhid.

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ

LaaIlaha Illalloh (artinya: tidak ada tuhan kecuali Allah)

Setelah subuh dibaca sebanyak 300 kali, setelah isya 100 kali, setelah zuhur 50 kali, setelah asar 50 kali, dan setelah magrib 100 kali.

11. Terakhir, rangkaian tersebut ditutup dengan membaca doa. Dalam versi panjang, dapat membaca doa berikut ini:

بسم الله الرحمن الرحيم

Bismillaahirohmaanirrohiim. Alhamdulillaahirobbil ‘aalamiin.

ألحمد لله رب العالمين اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Allaahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin wa’alaa aali sayyidina Muhammad.

١. اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ

Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii’il aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa min jamii’il haajaat. Wa tuthohhirunaa bihaa min jamii’is sayyi_aat. Wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad_darojaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshol ghooyaat. Min jamii’il khoirooti fil hayaati wa ba’dal mamaat.

Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kami dari semua bahaya, yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan hajat kami, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kesalahan kami, Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat derajat kami, Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kami kepada kesempurnaan semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

٢. اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.

Allaahumma innaa nas_aluka salaamatan fid_diin. Wa ‘aafiyatan fil jasadi. Wa ziyaadatan fil ‘ilmi. Wa barakatan fir_rizqi. Wa taubatan qoblal maut. Wa rahmatan ‘indal maut. Wa maghfirotan ba’dal maut.

Ya Allah kami meminta kepadamu keselamatan Agama, kesehatan jasmani, tambahan Ilmu, keberkahan dalam rizqi, Taubat sebelum mati, Rahmat ketika hendak mati dan Ampunan setelah mati.

٣. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut. Wan_najaata minan_naari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Ya Allah, ringankanlah kami ketika sedang sakaratul Maut, selamatkan dari api neraka, dan ampunilah ketika sedang proses hisab.

٤. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

Robbanaa laa tuzigh qulubanaa ba’da idz_hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmah. Innaka antal wahhaab.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami menyimpang pada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (Karunia).

٥. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Allaahummaghfirlii dzunuubi waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii soghiiroo.

Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, dan belas kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berbelas kasih kepadaku di waktu aku kecil.

٦. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

Robbanaa aatinaa fid_dun_yaa hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa adzaaban_naar.

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka

وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم والحمد لله رب العالمين

Washollallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad. Walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin.

baca juga: Perhatian! Kemenag Kembali Buka Layanan Akad Nikah di KUA

Terkait Susunan Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap Arab, Latin dan Artinya, banyak juga beberapa pertanyaan dari masyarakat seperti dibawah ini:

Mengapa setelah sholat dianjurkan berzikir?

Dzikir setelah sholat merupakan amalan sunah yang bisa memperkuat keimanan seorang muslim, membuat hatinya tenang, dan doanya mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Memang sangat baik ketika selesai sholat memanjatkan doa kepada Allah, insyaallah segala keinginan bisa terkabulkan.

baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis dan Doa Berbuka Arab Latin dan Artinya

Bacaan dzikir itu apa saja?

Seperti yang sudah disebutkan diatas bacaan dzikir dalam sholat fardhu atau sholat wajib antara lain Tasbih (Subhanallah) 33 Kali: Maha Suci Allah. Tahmid (Alhamdulillah) 33 Kali: Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Takbir (Allahu Akbar) 33 Kali: Allah Maha Besar

Berapa jumlah dzikir yang baik?

Dalam Hadis riwayat musmim menuturkan bahwa jumlah dzikir setelah sholat fardhu berjumlah 33x.

baca juga: Bagaimana Hukum Ngupil dan Mengorek Telingga, Apakah Membatalkan Puasa atau tidak?

Dzikirdzikir yang tidak akan merugi orang yang mengucapkannya setelah shalat wajib: yaitu 33x tasbih, 33x tahmid, 34 takbir” (HR. Muslim).

Apakah dzikir sama dengan doa?

Secara bahasa, Dzikir berarti mengingat. Sedangkan Doa berarti meminta. Namun, antara dzikir dan doa terdapat kaitan yang amat erat. Doa merupakan sebuah permohonan, permintaan, penuh pengharapan kepada Allah SWT.

Baca juga: Apa Arti Ramadhan Kareem dan Ramadan Mubarak, Ini Pengertian Lengkapnya?

Apakah hukum membaca dzikir sesudah sholat?

Zikir datangnya dari Alquran dan sunnah yang shahih. Oleh karena itu, tidak dinamakan ibadah jika datang dari siapa pun zikir yang tiada nash-nya. Zikir ini tidak boleh ditambah atau dikurangi jika ditentukan dengan syarat tertentu walaupun hukumnya sunat.

baca juga: 6 Rukun Iman dalam Islam Apa saja? Ini dia urutan, Pengertian serta Maknanya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *