Headline.co.id, Kutai Timur ~ Polres Kutai Timur berhasil menangkap seorang pria berinisial MFA (30) yang diduga terlibat dalam serangkaian pencurian di kawasan Jalan Padat Karya, Kecamatan Sangatta Utara. Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Gabungan Macan Satreskrim Polres Kutai Timur bersama Unit Reskrim Polsek Sangatta Utara setelah menerima laporan dari korban pada 6 Juli 2026. MFA diduga melakukan pencurian dengan motif ekonomi dan untuk memenuhi kebutuhan judi online.
Kasat Reskrim Polres Kutai Timur, AKP Rangga Asprilla Fauza, menjelaskan bahwa kejadian pertama terjadi pada 10 Juni 2026 sekitar pukul 13.00 WITA ketika korban meninggalkan kamar kosnya. Saat kembali, korban mendapati dua unit telepon genggamnya hilang. “Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria memantau kondisi rumah kos sebelum melakukan aksinya,” ungkap AKP Rangga pada Selasa (7/7/2026).
Beberapa minggu kemudian, korban kembali kehilangan satu unit telepon genggam dan satu unit tablet. Rekaman CCTV kembali menunjukkan adanya aksi pencurian. Berdasarkan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku di Jalan A. W. Syahranie, Sangatta, beserta barang bukti hasil kejahatan.
Barang Bukti dan Proses Hukum
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi dua unit telepon genggam, satu unit tablet, satu unit telepon genggam dalam kondisi rusak, serta satu unit sepeda motor Honda Vario yang diduga digunakan pelaku dalam aksinya. MFA kini menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Kutai Timur.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. “Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKBP Fauzan. Ia juga mengapresiasi kerja cepat Tim Macan Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Sangatta Utara dalam mengungkap kasus ini.
Imbauan Kepada Masyarakat
Kapolres Kutai Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika mengetahui atau menjadi korban tindak pidana. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk memastikan keamanan tempat tinggal dan memanfaatkan perangkat pendukung seperti CCTV sebagai upaya pencegahan,” tambahnya.
Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang berkaitan dengan aksi pelaku.


















