Highlight Berita Cristiano Ronaldo Tersingkir! Portugal Kalah Dramatis dari Spanyol Lewat Gol Menit 90+1:
Headline.co.id, Dallas ~ Perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Portugal di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat setelah takluk 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Dallas, Selasa (7/7) waktu setempat. Gol penentu yang dicetak Mikel Merino pada menit ke-90+1 mematahkan perlawanan Portugal sekaligus membawa La Roja melaju ke babak perempat final. Kekalahan ini membuat Portugal gagal melanjutkan kiprahnya meski mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, duel sesama wakil Semenanjung Iberia berlangsung dalam tempo tinggi. Portugal mengandalkan pengalaman Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak, sedangkan Spanyol tetap memainkan gaya penguasaan bola yang menjadi ciri khas tim asuhan Luis de la Fuente.
Hingga memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama kesulitan menemukan celah untuk mencetak gol. Portugal beberapa kali memperoleh peluang melalui Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, hingga João Félix, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menaklukkan kiper Spanyol, Unai Simón.
Portugal Kehilangan Momentum Setelah Cedera Nuno Mendes
Portugal sempat memberikan ancaman serius pada babak pertama ketika tendangan Nuno Mendes yang berubah arah membentur mistar gawang. Peluang tersebut menjadi salah satu kesempatan terbaik Selecao sepanjang pertandingan.
Namun situasi berubah setelah Nuno Mendes mengalami cedera pada babak kedua. Pelatih Roberto Martinez kemudian memasukkan Nélson Semedo sebagai pengganti pada menit ke-56.
Pergantian itu membuat Portugal kehilangan salah satu pemain yang aktif membantu serangan dari sisi kiri. Meski Rafael Leão dan Francisco Conceição kemudian diturunkan untuk menambah daya gedor, lini pertahanan Spanyol tetap mampu menjaga keseimbangan permainan.
Unai Simón Jadi Tembok Sulit Ditembus
Selain disiplin lini belakang, keberhasilan Spanyol juga ditopang penampilan gemilang Unai Simón di bawah mistar.
Penjaga gawang La Roja beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk saat menggagalkan peluang Cristiano Ronaldo pada babak pertama. Simón juga tampil tenang mengamankan bola-bola mati serta umpan silang yang terus dikirim Portugal hingga masa injury time.
Solidnya pertahanan Spanyol membuat Portugal gagal mengubah sejumlah peluang menjadi gol.
Merino Hadir sebagai Penentu
Saat pertandingan diperkirakan berlanjut ke babak tambahan, Luis de la Fuente membuat pergantian yang terbukti menentukan dengan memasukkan Mikel Merino menggantikan Dani Olmo pada menit ke-85.
Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-90+1, Ferran Torres mengirim umpan terobosan yang disambut Merino dengan penyelesaian akurat ke sudut bawah gawang Portugal.
Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan sekaligus memastikan Spanyol mengunci kemenangan 1-0.
Luis de la Fuente Sejak Awal Waspadai Ronaldo
Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Spanyol Luis de la Fuente menegaskan timnya tidak boleh lengah menghadapi Cristiano Ronaldo.
“Sebagai pesepak bola dia adalah seseorang yang harus diperhatikan. Dia bisa mengubah pertandingan kapan saja. Cristiano memiliki kualitas dan kelas, dan kapan pun dia bisa menjadi penentu,” ujar Luis de la Fuente.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo sebelumnya tetap optimistis Portugal mampu melewati hadangan rivalnya.
“Spanyol adalah favorit karena mereka memiliki lebih banyak gelar daripada Portugal. Tetapi saya memiliki perasaan kami akan menang,” kata Ronaldo menjelang pertandingan.
Optimisme tersebut akhirnya tidak terwujud setelah Portugal gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki sepanjang laga.
Spanyol Menjaga Asa Juara
Kemenangan dramatis ini memastikan Spanyol melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 dan menjaga peluang meraih gelar juara. Efektivitas dalam memanfaatkan peluang pada menit-menit akhir menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung sangat ketat.
Sementara itu, Portugal harus menerima kenyataan tersingkir dari turnamen. Meski tampil disiplin dan mampu mengimbangi permainan Spanyol selama hampir seluruh pertandingan, satu kelengahan pada masa injury time menjadi akhir perjalanan Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya di Piala Dunia 2026.














