Headline.co.id, Dinas Sosial ~ Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi ancaman kekeringan akibat musim kemarau yang melanda wilayah tersebut selama hampir sebulan terakhir. Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menginstruksikan penyiraman tanaman di sepanjang Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) dilakukan tiga kali seminggu menggunakan mobil tangki. Langkah ini diambil untuk menjaga kelestarian tanaman yang mulai mengering akibat cuaca panas.
Reflin Buata menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang ekstrem telah menyebabkan beberapa tanaman mengering dan pagar pelindung pohon rusak. “Kami harus segera menata ulang dan memastikan seluruh tanaman tetap terawat,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (4/7/2026). Program penghijauan ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Provinsi Gorontalo yang dicanangkan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan jalan yang lebih hijau dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jalan.
Program Penghijauan Pemerintah Provinsi Gorontalo
Program penghijauan yang dilakukan di sepanjang jalur GORR tidak hanya bertujuan untuk memperindah kawasan, tetapi juga sebagai upaya pelestarian lingkungan. Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk menciptakan kawasan yang rindang dan nyaman, yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Tindakan Cepat Menghadapi Cuaca Ekstrem
Cuaca panas yang berkepanjangan telah menimbulkan tantangan bagi pemeliharaan tanaman di Gorontalo. Dengan menerapkan jadwal penyiraman yang lebih intensif, Dinsosdukcapil berharap dapat meminimalisir dampak kekeringan dan menjaga keindahan serta fungsi ekologis dari tanaman yang ada.
Reflin menegaskan pentingnya perawatan tanaman sebagai bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan. “Kami berharap masyarakat juga turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar,” tambahnya. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

















