Headline.co.id, Jakarta ~ Air Zam-Zam menjadi salah satu oleh-oleh paling dinantikan umat Muslim yang pulang dari Tanah Suci Makkah, baik setelah menunaikan ibadah haji maupun umrah. Selain dipercaya memiliki banyak keberkahan, umat Islam juga dianjurkan membaca doa minum air Zam Zam sebelum meminumnya agar memperoleh manfaat sesuai niat dan hajat yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Keutamaan air Zam-Zam bahkan disebut langsung dalam sejumlah hadis Rasulullah SAW sebagai air terbaik di muka bumi, obat penyakit, hingga sumber keberkahan bagi peminumnya. Tradisi meminum air Zam-Zam pun hingga kini masih dijaga oleh masyarakat Muslim di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Air Zam-Zam berasal dari sumur Zam-Zam yang berada di area Masjidil Haram, tepatnya di sebelah tenggara Ka’bah, Makkah. Sumur ini dikenal sebagai sumber air yang tidak pernah kering sejak zaman Nabi Ismail AS dan Siti Hajar hingga sekarang, meski digunakan jutaan jamaah setiap tahun.
Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah menyebutkan bahwa manfaat air Zam-Zam bergantung pada niat orang yang meminumnya.
“مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ”
Artinya: “Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya.” (HR Ibnu Majah).
Doa Minum Air Zam Zam yang Dianjurkan
Sebelum meminum air Zam-Zam, umat Muslim dianjurkan membaca basmalah dan memanjatkan doa. Salah satu doa yang populer berasal dari sahabat Ibnu Abbas RA.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
“Allāhumma innī as’aluka ‘ilman nāfi‘an, wa rizqan wāsi‘an, wa syifā’an min kulli dā’in.”
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”
Selain doa tersebut, terdapat pula doa yang dinukil dari Syekh Al-Bujairimi yang banyak diamalkan umat Islam saat meminum air Zam-Zam.
اللَّهُمَّ إنَّهُ قَدْ بَلَغَنِي عَنْ نَبِيِّكَ أَنَّهُ قَالَ مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ، وَأَنَا أَشْرَبُهُ لِسَعَادَةِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ فَافْعَلْ
“Allāhumma innahū qad balaghanī ‘an nabiyyika annahū qāla, mā’u zamzama limā syuriba lah, wa anā asyrabuhū lisa‘ātid dunyā wal ākhirah. Allāhumma faf‘al.”
Artinya: “Wahai Tuhanku, sungguh telah sampai padaku hadis dari nabi-Mu, ia bersabda, ‘Air zamzam bermanfaat sesuai tujuan diminumnya,’ dan aku meminumnya untuk kebahagiaan di dunia dan akhirat. Ya Allah, terimalah.”
Adab Minum Air Zam Zam Sesuai Sunnah
Selain membaca doa minum air Zam Zam, umat Muslim juga dianjurkan memperhatikan adab ketika meminumnya. Adab tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap air suci yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam.
- Membaca Basmalah
Sebelum minum, dianjurkan membaca “Bismillah” sebagai bentuk memulai segala sesuatu dengan menyebut nama Allah SWT.
- Meminum dengan Tangan Kanan
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya menggunakan tangan kanan dalam perkara baik, termasuk saat makan dan minum.
- Minum dengan Tiga Tegukan
Air Zam-Zam dianjurkan diminum secara perlahan dalam tiga tegukan, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW.
- Bernapas di Antara Tegukan
Setelah satu tegukan, dianjurkan berhenti sejenak untuk bernapas sebelum melanjutkan minum berikutnya.
- Menghadap Kiblat dan Berdoa
Saat berada di Tanah Suci, jamaah umumnya meminum air Zam-Zam sambil berdiri menghadap Ka’bah sembari memanjatkan doa sesuai hajat masing-masing.
- Mengucapkan Hamdalah
Setelah selesai minum, dianjurkan membaca “Alhamdulillah” sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Keutamaan Air Zam Zam dalam Islam
Air Zam-Zam bukan sekadar air biasa. Dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan berbagai keutamaan air suci tersebut.
Air Terbaik di Muka Bumi
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ
Artinya: “Sebaik-baik air di muka bumi adalah air zamzam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa sebagai obat penyakit.” (HR Muslim).
Hadis ini menjadi dasar keyakinan umat Islam bahwa air Zam-Zam memiliki keberkahan dan manfaat besar bagi tubuh.
Penawar Berbagai Penyakit
Dalam riwayat Al-Baihaqi disebutkan Rasulullah SAW pernah menggunakan air Zam-Zam untuk mengobati orang sakit.
حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ
Artinya: “Rasulullah SAW pernah membawa air zamzam di dalam botol atau tempat air. Ada orang yang sedang sakit, kemudian beliau menyembuhkannya dengan air zamzam.” (HR Al-Baihaqi).
Memberikan Energi dan Rasa Kenyang
Kisah sahabat Abu Dzar RA juga menjadi salah satu riwayat terkenal mengenai keutamaan air Zam-Zam. Dalam hadis riwayat Muslim, Abu Dzar mengaku pernah bertahan hidup selama beberapa waktu hanya dengan meminum air Zam-Zam tanpa merasakan lapar.
Nabi Muhammad SAW kemudian bersabda:
“Sesungguhnya air zamzam itu diberkati, sesungguhnya ia adalah makanan yang bergizi.”
Tradisi Air Zam Zam di Tengah Masyarakat Muslim
Di Indonesia, air Zam-Zam memiliki nilai spiritual yang kuat di tengah masyarakat. Jamaah haji dan umrah biasanya membawa air Zam-Zam sebagai oleh-oleh untuk keluarga, tetangga, dan kerabat sepulang dari Tanah Suci.
Tradisi tersebut menjadi bagian dari silaturahmi dan rasa syukur setelah menjalankan ibadah haji atau umrah. Umumnya air Zam-Zam dibagikan bersama kurma dan suvenir lainnya kepada tamu yang datang berkunjung.
Selain dipercaya membawa keberkahan, banyak umat Muslim meminum air Zam-Zam sambil memanjatkan doa dan harapan baik, seperti memohon kesehatan, ilmu yang bermanfaat, kemudahan rezeki, hingga keselamatan dunia dan akhirat.
FAQ Seputar Doa Minum Air Zam Zam
1. Apa itu air Zam-Zam?
Air Zam-Zam adalah air suci yang berasal dari sumur Zam-Zam di kawasan Masjidil Haram, Makkah. Air ini memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Islam dan sering dikonsumsi saat ibadah haji maupun umrah.
2. Mengapa umat Islam dianjurkan membaca doa minum air Zam Zam?
Doa dibaca sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar air Zam-Zam membawa keberkahan, kesehatan, ilmu yang bermanfaat, serta kemudahan rezeki sesuai niat peminumnya.
3. Apa bacaan doa minum air Zam Zam yang paling populer?
Salah satu doa yang paling sering dibaca adalah doa dari Ibnu Abbas RA:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”
4. Apakah ada hadis tentang keutamaan air Zam-Zam?
Ada. Rasulullah SAW bersabda:
“مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ”
Artinya: “Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya.” (HR Ibnu Majah).
5. Apa manfaat air Zam-Zam menurut hadis?
Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa air Zam-Zam dapat menjadi:
- Air terbaik di muka bumi
- Obat penyakit
- Minuman yang mengenyangkan
- Sumber keberkahan sesuai niat peminumnya
6. Bagaimana adab minum air Zam-Zam yang benar?
Beberapa adab minum air Zam-Zam antara lain:
- Membaca basmalah
- Menggunakan tangan kanan
- Minum dalam tiga tegukan
- Bernapas di sela tegukan
- Berdoa sesuai hajat
- Mengucapkan hamdalah setelah minum
7. Apakah air Zam-Zam harus diminum sambil menghadap kiblat?
Saat berada di Tanah Suci, umat Islam dianjurkan meminum air Zam-Zam sambil berdiri dan menghadap kiblat. Namun, jika berada di luar Makkah, tetap boleh diminum sambil berdoa sesuai kemampuan.
8. Mengapa air Zam-Zam disebut air terbaik?
Rasulullah SAW menyebut air Zam-Zam sebagai air terbaik karena memiliki keberkahan, dapat mengenyangkan, serta dipercaya menjadi penawar penyakit.
9. Apakah air Zam-Zam benar-benar tidak pernah kering?
Sumur Zam-Zam telah mengalir sejak zaman Nabi Ismail AS hingga sekarang dan dikenal sebagai sumber air yang tetap melimpah meski digunakan jutaan jamaah setiap tahun.
10. Bolehkah meminum air Zam-Zam untuk niat tertentu?
Boleh. Dalam hadis dijelaskan bahwa manfaat air Zam-Zam bergantung pada niat peminumnya, seperti memohon kesehatan, kemudahan rezeki, ilmu yang bermanfaat, atau keberkahan hidup.
11. Mengapa air Zam-Zam sering dijadikan oleh-oleh haji dan umrah?
Air Zam-Zam dianggap sebagai oleh-oleh penuh berkah dari Tanah Suci sehingga banyak jamaah membagikannya kepada keluarga, tetangga, dan kerabat sepulang haji atau umrah.
12. Apakah air Zam-Zam hanya boleh diminum umat Muslim?
Air Zam-Zam pada dasarnya dapat diminum siapa saja. Namun, dalam ajaran Islam air ini memiliki nilai ibadah dan keberkahan khusus bagi umat Muslim.






















