Headline.co.id, Jakarta ~ Berbakti kepada orang tua menjadi salah satu amalan utama dalam ajaran Islam. Salah satu bentuk bakti yang dianjurkan adalah memanjatkan doa kedua orang tua dan artinya sebagai wujud rasa syukur serta kasih sayang anak kepada ayah dan ibu. Doa tersebut tidak hanya dipanjatkan ketika orang tua masih hidup, tetapi juga saat sakit hingga setelah meninggal dunia. Dalam Al-Qur’an dan hadits, mendoakan orang tua disebut sebagai amalan yang memiliki keutamaan besar dan menjadi bagian dari bakti seorang anak kepada keluarganya.
Ajaran mengenai pentingnya doa untuk orang tua dijelaskan dalam sejumlah ayat Al-Qur’an dan hadits Rasulullah SAW. Selain menjadi bentuk ibadah, doa juga menjadi sarana memohon ampunan, rahmat, serta keberkahan hidup dunia dan akhirat bagi kedua orang tua maupun anak yang memanjatkannya.
Dalam buku Doa-Doa Pilihan karya Ahmadi Isa dijelaskan bahwa doa secara bahasa berarti permintaan dan permohonan. Sementara secara istilah, doa merupakan bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT untuk memohon kebaikan dan perlindungan dari segala keburukan.
“Apabila anak cucu Adam (manusia) meninggal maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal saja, yaitu sedekah jariah, ilmu yang diambil manfaatnya oleh manusia, dan anak yang saleh yang berdoa untuknya,” sabda Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan HR Ahmad.
Doa Kedua Orang Tua dan Artinya
Salah satu doa yang paling sering diajarkan sejak kecil adalah doa memohon ampunan dan kasih sayang untuk kedua orang tua.
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.
Artinya: “Tuhanku, ampunilah dosaku dan kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku di waktu aku kecil.”
Doa tersebut juga tercantum dalam Surah Al-Isra ayat 24:
رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًا
Rabbirhamhumaa kamaa rabbayaanii sagiiraa.
Artinya: “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua mendidik aku pada waktu kecil.”
Dalil Al-Qur’an tentang Berbakti kepada Orang Tua
Islam memberikan perhatian besar terhadap kewajiban berbuat baik kepada orang tua. Hal tersebut ditegaskan dalam Surah Luqman ayat 14:
وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ
Artinya: “Kami mewasiatkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya.”
Selain itu, Allah SWT juga melarang seorang anak berkata kasar kepada orang tua sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Isra ayat 23:
فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
Artinya: “Maka janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”
Doa Kedua Orang Tua yang Masih Hidup
Untuk orang tua yang masih hidup, umat Islam dianjurkan memohonkan ampunan dan kasih sayang kepada Allah SWT.
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Allahumma firlii wa liwaalidayya warham humaa kamaa rabbayaanii shaghiraa.
Artinya: “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku serta sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku saat kecil.”
Doa Ketika Orang Tua Sakit
Ketika orang tua sedang sakit, anak dianjurkan memohon kesembuhan kepada Allah SWT melalui doa berikut:
اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ البَاسَ، اِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي
Allahumma Rabbannasi adzhibi al-ba’sa, isyfi anta as-syaafii.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, hanya Engkaulah yang Maha Menyembuhkan.”
Doa ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk memohon kesehatan dan kesembuhan bagi kedua orang tua.
Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal
Islam juga mengajarkan agar anak tetap mendoakan orang tua yang telah wafat. Salah satu doa yang dapat dipanjatkan yakni:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ
Allāhummaghfir lahum warhamhum wa ‘aafihim wa’fu ‘anhum.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka, berikan keselamatan dan maafkanlah mereka.”
Dalam hadits lain, Rasulullah SAW menyebut doa anak saleh dapat meninggikan derajat orang tua setelah wafat.
“Sesungguhnya Allah SWT meninggikan derajat seseorang setelah dia meninggal dunia,” sabda Rasulullah SAW dalam riwayat Ahmad dan Thabrani.
Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat
Selain doa untuk kedua orang tua, umat Islam juga dianjurkan membaca doa memohon keselamatan dunia dan akhirat.
رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى اْلاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fiddunnyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah waqinaa ‘adzaa ban naar.
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa api neraka.”
Doa tersebut menjadi salah satu doa harian yang banyak diamalkan umat Islam setelah salat.
Doa Orang Tua untuk Anak agar Saleh dan Bertakwa
Tidak hanya anak yang mendoakan orang tua, Islam juga mengajarkan orang tua untuk memohon kebaikan bagi anak-anaknya.
Salah satunya adalah doa Nabi Ibrahim AS:
رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
Rabbi hab lii minash-shaalihiin.
Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang termasuk orang-orang saleh.”
Ada pula doa agar keluarga menjadi penyejuk hati sebagaimana tertuang dalam Surah Al-Furqan ayat 74:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ
Artinya: “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati.”
Keutamaan Mendoakan Orang Tua
Mendoakan orang tua memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Selain menjadi bentuk bakti yang dicintai Allah SWT, amalan tersebut diyakini dapat mendatangkan keberkahan hidup, kemudahan rezeki, serta pahala bagi anak dan orang tua.
Dalam ajaran Islam, rida Allah SWT juga disebut bergantung pada rida kedua orang tua. Karena itu, doa untuk ayah dan ibu menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk diamalkan setiap hari.
Selain melalui doa, berbuat baik kepada orang tua juga dapat dilakukan melalui sedekah, infak, dan amal jariyah atas nama mereka. Dengan begitu, pahala kebaikan diharapkan terus mengalir bagi kedua orang tua, baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal dunia.
FAQ Seputar Doa Kedua Orang Tua dan Artinya
1. Apa bacaan doa kedua orang tua yang paling umum dibaca?
Doa yang paling umum dibaca adalah:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Rabbighfir lī wa li wālidayya warhamhumā kamā rabbayānī shaghīrā.
Artinya: “Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu aku kecil.”
2. Kapan waktu terbaik membaca doa kedua orang tua?
Doa untuk kedua orang tua dapat dibaca kapan saja. Namun, waktu yang dianjurkan antara lain setelah salat wajib, saat berdoa di malam hari, setelah membaca Al-Qur’an, dan pada hari Jumat.
3. Apakah doa kedua orang tua tetap bisa dipanjatkan meski mereka sudah meninggal?
Ya, doa anak saleh tetap dapat sampai kepada orang tua yang telah meninggal. Dalam hadits Rasulullah SAW disebutkan bahwa doa anak saleh menjadi salah satu amal yang terus mengalir bagi orang tua setelah wafat.
4. Apa arti doa “Rabbighfir lii waliwaalidayya”?
Artinya adalah: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku.” Doa ini berisi permohonan ampunan dan kasih sayang kepada Allah SWT untuk diri sendiri dan ayah ibu.
5. Apakah ada doa khusus ketika orang tua sedang sakit?
Ada. Salah satu doa yang dianjurkan adalah:
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِه وَأَنْتَ الشَّافِي
Artinya: “Ya Allah, hilangkanlah penyakit dan sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh.”
6. Mengapa mendoakan orang tua sangat dianjurkan dalam Islam?
Karena mendoakan orang tua merupakan bentuk bakti anak kepada ayah dan ibu. Islam mengajarkan agar anak selalu berbuat baik, menghormati, dan memohonkan ampunan bagi kedua orang tuanya.
7. Apakah doa kedua orang tua ada dalam Al-Qur’an?
Ya. Salah satu doa untuk orang tua terdapat dalam Surah Al-Isra ayat 24 yang berbunyi:
رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًا
Artinya: “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka mendidikku sewaktu kecil.”
8. Apa manfaat membaca doa kedua orang tua setiap hari?
Membaca doa untuk orang tua dipercaya dapat mendatangkan keberkahan hidup, ketenangan hati, kemudahan rezeki, serta menjadi amalan yang dicintai Allah SWT.
9. Bagaimana doa untuk orang tua yang sudah meninggal?
Salah satu doa yang dapat dibaca adalah:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, dan maafkanlah dia.”
10. Apakah anak wajib mendoakan kedua orang tua?
Mendoakan kedua orang tua sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada mereka, baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal dunia.




















