Video Guru ASN di Magelang Ngamar Bareng Kepala Desa Viral di Medsos, Begini Nasibnya

Gravatar Image
Kondisi ketika digerebekberduaan di sebuah hotel di wilayah Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen
Kondisi ketika digerebekberduaan di sebuah hotel di wilayah Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen

Video Guru ASN di Magelang Ngamar Bareng Kepala Desa Viral di Medsos, Begini Nasibnya ~ Headline.co.id (Magelang). Video ibu guru SD dan Kepala desa yang beredar di media sosial ramai menjadi perbincangan warga setempat. Di duga video pengerebekan tersebut terjadi pada malam pergantian tahun 2022 ke 2023.

Baca juga: Inilah Doa, Niat, Tata Cara Hingga Keutamaan Puasa di Bulan Rajab

Dalam video tersebut diduga adalah Seorang guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang sedang berada dalam sebuah kamar. Yang menghebohkan masyarakat setempat adalah seorang guru SD berstatus ASN PPPK tersebut diketahui masih memiliki suami. Dan kini cinta terlarang kedua insan itu berakhir, karirnya hancur.

Kabar terbaru, guru SD berstatus P3K yang terlibat perselingkuhan dengan Kades akhirnya mengajukan permohonan pengundurkan diri.

Sebelum bu guru, pak kades juga mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Surat pengajuan pengunduran diri itu pun sudah sampai ditangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Adi Waryanto.

Baca juga: Pemkab Lumajang Fasilitasi Audiensi Pekerja Lepas di Desa Gondoruso dan PTPN XII Kertowono

“Guru kasus yang viral sudah berproses dan yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri. Karena, mengajukan pengunduran diri dan (yang bersangkutan) statusnya P3K maka perjanjian kerjanya kami putus,” ujarnya pada Jumat (20/01/2023).

Kata dia, selanjutnya Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari Bupati Magelang sudah dalam proses.

Sebab, meskipun yang bersangkutan telah menyatakan mengundurkan diri.

“Prosesnya dalam bentuk penetapan dengan keputusan Bupati Magelang. Meskipun dia sudah mengundurkan diri terlebih dahulu , tetapi kan secara normatif tetap dengan keputusan Bupati,” terangnya.

Baca juga: Gubernur Lampung Sampaikan Apresiasi kepada BPK Provinsi Lampung Usai Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan

Kronologi Pengerebekan Guru ASN PPPK dan Kepala Desa

Keduanya diketahui sempat digerebek saat berduaan di sebuah hotel di wilayah Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, pada Sabtu (31/12/2022).

Penggerebekan tersebut dilakukan sendiri oleh suami dari bu guru berinisial H (48).

Baca juga: Pemkab Blora Fokus Bangun Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan Pada 2024

Dalam proses penggerebekannya, H meminta bantuan kepada pihak kepolisian setempat.

Saat ditemui di Mapolsek Salaman, Kabupaten Magelang, Selasa (3/1/2023), H menceritakan kronologi kejadiannya.

Ia mengatakan, proses penggerebekan terjadi pada malam pergantian tahun 2023 lalu, sekira pukul 02.00 WIB.

Dirinya mendapatkan informasi dari orang terdekatnya kalau sang istri bersama oknum Kades sedang berada di hotel di wilayah Kebumen.

Baca juga: Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Tidak Berizin, Ini Daftarnya

“Saya langsung ke sana, kemudian sekitar pukul 02.00 penggerebekan dilakukan. Saya dibantu polisi setempat,”ujarnya.

Saat pintu kamar hotel diketuk, lanjutnya, tidak langsung dibuka oleh oknum kades dan guru tersebut.

Lalu, pada ketukan selanjutnya pintu pun dibuka oleh oknum Kades.

“Saat pintu dibuka, saya lihat istri saya sudah tidak ada di kamar, lari ke kamar mandi. Itu, saya lihat ke kamar mandi pergoki dia di sana hanya memakai sarung,”ucapnya.

Baca juga: Laga PSG Vs Riyadh All Star: Debut Sengit Antara Ronaldo dan Messi

Ia bercerita, sebenarnya firasat adanya kejanggalan dalam rumah tangga sudah dirasakan sejak dua tahun lalu, seusai sang istri sudah dilantik menjadi seorang ASN PPPK pada 2022 lalu.

Rumah tangga yang sudah dibina sejak 16 tahun itupun akhirnya terguncang.

“Istri saya jadi sering mendiamkan saya, bahkan mengajukan gugatan perceraian. Tapi saya tahu dia ada hubungan sama Pak Kades itu sudah 2 tahun.

“Istri saya sempat menggugat saya, tetapi tidak bisa karena alasannya tidak benar. Dia kan sudah PPPK, dari dinas  ternyata gugatannya itu bohong semua. Saya kan datang sewaktu sidang, tidak ada masalah apa-apa tiba-tiba menggugat,”ujarnya.

Baca juga: Benarkan SMP N 1 Cangkringan Kesurupan Massal saat Upacara Bendera, Ini Kronologinya

Dia bercerita, sebenarnya sudah sering memergoki istrinya sedang keluar bersama oknum Kades tersebut.

Namun, selalu ditampik sang istri kalau tidak ada hubungan dengan oknum Kades.

“Sudah 7 kali saya pergoki, tapi dia (sang istri) selalu mengelak malahan nantangin kalau bisa membuktikan dia selingkuh,”tuturnya.

Atas kejadian ini, dirinya pun tak ingin bersatu lagi dengan sang istri. Bahkan, kedua anaknya sekarang sudah diasuh sendiri olehnya.

Baca juga: Mengenal Apa itu Neuropati Perifer? Gejala, Hingga Cara Pengobatannya Secara Medis

“Saya memang tidak ingin bersatu lagi, sudah saya bina baik-baik tidak bisa, ya sudah. Anak-anak saya sekarang dengan saya,”terangnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga: Taman Impian Jaya Ancol: Sejarah, Fasilitas, Wahana, Harga Tiket, dan Informasi lengkapnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

User Review