Polisi Ungkap Motif Siskaeee Pamer Kemaluan di Bandara YIA

Polda DIY menggelar Konferensi Pers kasus eksibhisionisme di Bandara YIA
Polda DIY menggelar Konferensi Pers kasus eksibhisionisme di Bandara YIA

Polisi Ungkap Motif Siskaeee Pamer Kemaluan di Bandara YIA ~ Headline.co.id (Jogjakarta). Tak menunggu lama setelah videonya viral di media sosial, Polda Jogjakarta berhasil menangkap pelaku FCN (23) alias Siskaee di salah satu stasiun di Bandung.

Baca juga: Polisi Temukan 2000 Video Siskaeee yang Dibuat Sejak 2017

Read More

Siskaee ditangkap atas video pornografi ekshibisionisme pamer payudara kemaluan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo.

Melalui Keterangan tertulis yang diterima Headline pada Selasa (7/12), Kabid Humas Polda DIY Kombes Yulianto menyebutkan bahwa motif siskaeee membuat video tersebut adalah untuk memenuhi kepuasan seksual dan untuk mendapatkan penghasilan.

Baca juga: Lebih dari 900 Personel Gabungan Lakukan Operasi Penanganan Darurat Paska Erupsi Semeru

“Motif tersangka melakukan hal tersebut adalah untuk memenuhi kepuasan seksual dan juga untuk mendapatkan penghasilan,” ujar Yulianto.

Yulianto menuturkan bahwa, Siskaeee membuat video tersebut pada tanggal 18 Juli 2021 dan di unggah oleh tersangka di akun media social Twitter di *******siskaeee_ofc milik pribadi tersangka.

Pada saat pengambilan video, Siskaeee menggunakan kendaraan mobil sendirian, dan diambil dengan menggunakan kamera ponsel milik pelaku.

Baca juga: Banjir Rob Melanda Sejumlah Kelurahan di Wilayah Kota Medan

”Bahwa tersangka mengambil video dilakukan sendiri, mengunakan handphone tersangka”, ungkap Yulianto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Polisi menemukan sekitar 2000 an file video dan 3700 an file foto yang tersimpan handphone tersangka (dengan ukuran kurang lebih 150 GB) dan terdapat sekitar 600 GB data file foto maupun video yang tersimpan di hardisk tersangka.

Polisi juga menemukan barang bukti yang identik dengan hasil video dan foto yang beredar berupa baju blaser, rok hitam, dan kacamata.

Baca juga: Kunjungi Warga Erupsi Gunung Merapi, Jokowi Dengarkan Cerita Para pengungsi

Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologi pelaku pelaku memamerkan alat kelamin atau bagian tubuh ke orang lain dan ditargetkan pada orang yang tak dikenal dan di tempat-tempat publik, atau adanya keinginan kuat seseorang untuk ditonton/dilihat saat melakukan aktivitas seksual.

Selain itu, Perilakunya sering impulsive dan kompulsif, dimana di saat yang sama ia merasa gembira, takut, gelisah dan mendapatkan kepuasan dengan memamerkan kelamin atau bagian tubuh yang lain.

Baca juga: Aksi Cepat Tanggap Sahabat Ganjar Dalam Memberikan Bantuan Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Atas perbuatan tersebut siskaeee di jerat dengan dugaan Tindak Pidana “Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjual belikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi, sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 Jo. Pasal 4 ayat (1) dan/atau pasal 30 Jo. pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, “Dan/atau Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana di maksud dalam Pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik”.

Baca juga: Pemeran Video Syur Bandara YIA Berhasil ditangkap Polda DIY di Bandung

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *