Highlight Berita Motor Oleng Tabrak Beton Tiang Bendera di Jalan Imogiri Barat, Pengendara Terluka:
Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Imogiri Barat, Dusun Ngentak, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Sepeda motor Viar bernomor polisi AB 2947 VK yang dikendarai MH (25) tiba-tiba oleng saat melaju dari arah utara menuju selatan. Kendaraan kemudian menabrak struktur beton tempat tiang bendera di pinggir jalan hingga pengendara terlempar dan mengalami luka-luka.
MH diketahui merupakan warga Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul. Seusai kejadian, korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Nur Hidayah, Jetis, untuk memperoleh penanganan medis.
Berdasarkan keterangan sementara petugas di lokasi, kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor di sepanjang Jalan Imogiri Barat dari arah utara menuju selatan.
Saat sampai di kawasan Dusun Ngentak, sepeda motor tersebut mendadak bergerak oleng ke arah kiri. Korban tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga sepeda motor menabrak struktur beton tempat tiang bendera yang berada di pinggir jalan.
Benturan mengakibatkan pengendara terlempar dari sepeda motor dan jatuh di permukaan jalan raya. Korban mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Sewon yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan penanganan, mengamankan area kecelakaan, serta membantu proses evakuasi korban.
Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Nur Hidayah di Kapanewon Jetis, Bantul. Dalam keterangan yang disampaikan, belum dijelaskan secara terperinci mengenai jenis luka yang dialami korban.
Panit Lantas Polsek Sewon, Ipda Riski Chandra Kurniawan, S.H., M.H., mengingatkan pengendara agar selalu menjaga konsentrasi selama berada di jalan raya. Kondisi fisik, kelayakan kendaraan, dan kecepatan berkendara harus diperhatikan untuk menekan risiko kecelakaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkendara agar senantiasa berhati-hati dan menjaga konsentrasi penuh selama perjalanan,” ujar Ipda Riski Chandra Kurniawan.
Ia juga meminta masyarakat memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum berkendara. Pemeriksaan terhadap kelayakan kendaraan perlu dilakukan agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman.
“Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta kendaraan layak beroperasi sebelum berangkat, serta kendalikan kecepatan kendaraan sesuai dengan kondisi jalan, cuaca, dan situasi lalu lintas yang ada,” katanya.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama setiap pengguna jalan. Pengendara tidak hanya bertanggung jawab terhadap keselamatan dirinya sendiri, tetapi juga terhadap pengguna jalan lainnya.
“Perlu diingat bahwa keselamatan adalah hal yang paling utama,” tegasnya.
Pihak kepolisian turut mengingatkan masyarakat untuk mematuhi seluruh peraturan lalu lintas. Pengendara sepeda motor diminta menggunakan helm standar, sedangkan pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat harus memakai sabuk pengaman.
Pengguna jalan juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berkendara pada malam hari. Konsentrasi, kecepatan yang terkendali, kondisi fisik yang prima, dan kendaraan yang layak digunakan menjadi bagian penting dalam upaya meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.



















