Headline.co.id, Huizhou ~ Angin topan Noul mendarat di pesisir Kabupaten Huidong, Kota Huizhou, Guangdong, pada Minggu dini hari, 26 Juli 2026, lalu bergerak ke pedalaman dan melemah bertahap. Badai memicu evakuasi 715.351 warga, pembatalan sekitar 350 penerbangan di Hong Kong, serta penghentian lebih dari 190 perjalanan kereta cepat lintas wilayah. Meski pusat badai melemah, hujan deras dan risiko banjir masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah.
Informasi mengenai angin topan Noul berkembang cepat sepanjang akhir pekan. Jumlah warga yang dievakuasi semula dilaporkan lebih dari 340.000 orang, kemudian meningkat menjadi 715.351 orang setelah operasi pemindahan diperluas. Perubahan angka tersebut menunjukkan pembaruan berdasarkan waktu pencatatan, bukan dua kejadian yang berbeda.
Untuk memahami angin topan Noul, pembaca perlu membedakan lokasi pendaratan, kekuatan angin saat mendekati daratan, serta dampak lanjutan setelah badai bergerak ke pedalaman. Ketiga unsur itu menjelaskan mengapa evakuasi, pembatalan transportasi, dan peringatan hujan tetap diberlakukan meski Noul mulai melemah.
Kapan Angin Topan Noul Mendarat?
Noul mendarat di pesisir Huidong, Huizhou, sekitar pukul 03.50 waktu setempat pada Minggu. Wilayah tersebut berada di Provinsi Guangdong, bagian selatan China.
Saat mendekati daratan, kecepatan angin maksimum di sekitar pusat badai dilaporkan mencapai sekitar 110 kilometer per jam. Angin kencang dan hujan deras kemudian memengaruhi Guangdong serta Hong Kong yang berada dekat jalur badai.
Noul disebut sebagai topan terkuat yang mendarat di China sepanjang 2026 hingga pembaruan tersebut. Sistem ini juga menjadi siklon tropis ke-12 pada tahun ini dan topan pertama yang menghantam Guangdong pada 2026.
Mengapa Angka Evakuasi Berubah?
Laporan awal menyebut lebih dari 340.000 warga Guangdong telah dipindahkan ke lokasi aman. Pada pembaruan berikutnya, jumlah evakuasi meningkat menjadi 715.351 orang.
Angka evakuasi dapat bertambah karena operasi dilakukan bertahap di berbagai kota. Ketika jalur badai, prakiraan hujan, atau tingkat risiko diperbarui, pemerintah dapat memperluas wilayah yang harus dikosongkan.
Karena itu, angka yang lebih rendah menggambarkan tahap awal pemindahan, sedangkan angka 715.351 menunjukkan pembaruan yang lebih baru pada Minggu. Bahan referensi belum menyebut angka tersebut sebagai data akhir seluruh periode bencana.
Apa Saja Aktivitas yang Dihentikan?
Pemerintah daerah menghentikan penuh atau sebagian lima kelompok aktivitas di 12 kota. Kegiatan tersebut meliputi proses belajar mengajar, pekerjaan, produksi, transportasi, dan aktivitas bisnis.
Pembatasan bertujuan mengurangi mobilitas warga ketika angin dan hujan masih berbahaya. Kebijakan itu juga memudahkan pelaksanaan evakuasi dan penanganan kondisi darurat di lokasi yang diperkirakan terdampak.
Selain pembatasan kegiatan, lebih dari 190 perjalanan kereta cepat lintas wilayah dibatalkan. Bahan yang tersedia tidak memuat daftar lengkap rute dan waktu pemulihan layanan.
Mengapa Hong Kong Ikut Terdampak?
Hong Kong berada dekat jalur Noul sebelum badai mencapai pesisir Guangdong. Kondisi itu membuat wilayah tersebut mengalami hujan deras dan angin kencang meski titik pendaratan berada di Huidong.
Sekitar 350 penerbangan dibatalkan pada Minggu. Sedikitnya sembilan orang juga dilaporkan terluka selama periode topan, tetapi bahan referensi tidak menjelaskan kondisi masing-masing korban.
Bagian perancah sebuah gedung tinggi runtuh pada Sabtu sore saat badai mendekat. Polisi Hong Kong menyatakan laporan awal tidak menunjukkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Apakah Ancaman Berakhir Setelah Noul Melemah?
Noul bergerak ke pedalaman Guangdong dan mulai melemah secara bertahap setelah mendarat. Namun, pelemahan badai tidak serta-merta mengakhiri risiko karena hujan lebat masih dapat terjadi di wilayah yang berada dalam jangkauan sistem tersebut.
Pusat Meteorologi Nasional China memperkirakan hujan deras hingga sangat deras mengguyur sebagian besar Guangdong, Fujian selatan, Jiangxi tengah dan selatan, Hunan tenggara, serta Taiwan tenggara dalam 24 jam berikutnya. China juga meningkatkan respons darurat terhadap kemungkinan banjir.
Perhatian setelah pendaratan beralih pada genangan, banjir, gangguan transportasi, dan keselamatan warga di kawasan yang menerima hujan. Status cuaca dan pembatasan aktivitas masih dapat berubah mengikuti pembaruan resmi.
Fakta Apa yang Masih Perlu Dipantau?
Data yang perlu dipantau meliputi jumlah warga yang masih berada di tempat evakuasi, pemulihan penerbangan dan kereta, serta perkembangan hujan di provinsi-provinsi yang disebut dalam prakiraan. Bahan referensi belum memuat waktu pasti seluruh aktivitas kembali normal.
Penilaian kerusakan juga belum dijelaskan secara lengkap. Informasi yang telah terkonfirmasi mencakup evakuasi besar, pembatalan transportasi, sembilan korban luka di Hong Kong, serta runtuhnya sebagian perancah tanpa laporan awal korban jiwa.
Hingga pembaruan Minggu, Noul masih bergerak ke pedalaman sambil melemah. Fokus penanganan tetap berada pada keselamatan warga, pengendalian mobilitas, dan antisipasi hujan lebat yang dapat memicu dampak lanjutan.
















