Headline.co.id, Jakarta ~ Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB Pergatsi) mendorong perluasan pembinaan gateball ke sekolah, instansi pemerintah, dan berbagai daerah di Indonesia. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bertema “Gateball Indonesia Bersatu, Berprestasi dan Mendunia” yang disampaikan pada Kamis (22/10/2026). Perluasan dilakukan untuk mengenalkan gateball kepada masyarakat sekaligus membuka peluang lahirnya atlet berprestasi sejak usia dini melalui penguatan organisasi, penyediaan peralatan, pelatihan, dan kompetisi berjenjang.
Ketua Umum PB Pergatsi Diana Kusumastuti mengatakan, pembinaan gateball perlu diperkuat di tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Penguatan tersebut mencakup peningkatan kualitas atlet, pelatihan wasit, dan penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan.
“Kami berharap pembinaan olahraga gateball ini bisa dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk juga diperkenalkan untuk kegiatan olahraga di sekolah-sekolah sehingga bisa diikuti para siswa,” ujar Diana dalam keterangan resminya yang diterima pada Kamis (22/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rakernas itu dihadiri Ketua Harian PB Pergatsi Khalawi Abdul Hamid, Wakil Sekretaris Jenderal KONI Pusat Othnil Mamahit, serta jajaran pengurus Pergatsi dari berbagai wilayah Indonesia.
Pembinaan Gateball Diperluas ke Sekolah
Diana menilai pembinaan gateball tidak seharusnya hanya berlangsung di lingkungan instansi tertentu, seperti dinas dan balai-balai pekerjaan umum. Menurut dia, gateball perlu diperkenalkan melalui kerja sama dengan sekolah, lembaga pemerintahan, dan berbagai komunitas masyarakat.
Keterlibatan lintas sektor dinilai dapat memperluas basis pemain dan memberi kesempatan kepada anak-anak serta generasi muda untuk mengenal gateball sejak dini. Karena itu, pengurus Pergatsi di daerah didorong lebih aktif melakukan sosialisasi dan membangun kemitraan dengan sekolah maupun instansi terkait.
“Harapan saya, gateball tidak hanya dikenal di lingkungan dinas atau balai-balai Pekerjaan Umum, tetapi juga di seluruh lembaga pemerintahan, dinas, dan sekolah-sekolah. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang mengenal dan tertarik untuk bermain gateball,” kata Diana.
Untuk mendukung rencana tersebut, PB Pergatsi berupaya menyiapkan bantuan peralatan gateball bagi kegiatan pengenalan dan pembinaan di sekolah serta wilayah kabupaten/kota. Ketersediaan peralatan diharapkan dapat memperluas akses masyarakat untuk mencoba dan mempelajari olahraga tersebut.
Kejurnas Gateball untuk Evaluasi Atlet
Selain memperluas pengenalan gateball, PB Pergatsi menempatkan kompetisi berjenjang sebagai bagian penting dalam pembinaan atlet. Kompetisi akan digunakan untuk mengukur kemampuan individu, kekompakan tim, serta efektivitas program latihan di daerah.
Diana mengatakan PB Pergatsi akan menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball mulai pekan berikutnya. Kejuaraan itu diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi hasil pembinaan dan mengidentifikasi atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi persaingan internasional.
Menurut Diana, hasil kompetisi perlu menjadi bahan evaluasi bagi pengurus dalam menyusun program latihan dan meningkatkan kualitas atlet. Dengan demikian, pembinaan tidak hanya berfokus pada keikutsertaan dalam kejuaraan, tetapi juga pada peningkatan kemampuan secara berkelanjutan.
“PB Pergatsi juga akan melaksanakan Kejurnas Gateball mulai pekan depan dan menjadi salah satu momentum penting untuk mengukur kualitas atlet dan mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilaksanakan di berbagai daerah,” ujar Diana.
Kejurnas tersebut juga diharapkan mendukung persiapan atlet Indonesia menghadapi ajang internasional, termasuk World Gateball Championship. Untuk mencapai tujuan itu, koordinasi pengurus pusat dan daerah perlu diperkuat agar proses penjaringan serta pembinaan atlet berlangsung secara terarah.
Diana mengajak seluruh jajaran Pergatsi bergerak bersama memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi, dan memastikan program pembinaan berjalan konsisten di seluruh wilayah Indonesia.
Gateball Mengembangkan Strategi dan Kekompakan
Diana menilai gateball memiliki keunggulan karena menggabungkan keterampilan, strategi, konsentrasi, dan kekompakan tim. Nilai-nilai tersebut tidak hanya mendukung pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga dapat membangun kemampuan bekerja sama dan mengambil keputusan untuk mencapai tujuan bersama.
Pengembangan gateball di sekolah dinilai dapat menjadi sarana aktivitas olahraga sekaligus memperkenalkan disiplin, kerja sama, dan sportivitas kepada peserta didik. PB Pergatsi berharap dukungan sekolah, instansi pemerintah, dan masyarakat dapat memperkuat ekosistem pembinaan serta memperluas jangkauan olahraga tersebut.
Dalam jangka panjang, Pergatsi juga berharap gateball dapat dipertandingkan dalam ajang olahraga regional seperti SEA Games. Diana menyebut pihaknya akan mengupayakan agar gateball masuk sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.
Apabila belum disetujui, Pergatsi siap mendorong penyelenggaraan pertandingan ekshibisi sebagai langkah awal memperkenalkan gateball di tingkat regional.
“Dengan pembinaan yang terarah, organisasi yang kuat, dan kolaborasi lintas sektor, gateball diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu melahirkan atlet-atlet unggulan Indonesia,” kata Diana.
Melalui perluasan pembinaan sejak usia dini dan kompetisi berkelanjutan, PB Pergatsi berharap semakin banyak masyarakat mengenal gateball, kesempatan menjadi atlet semakin merata, dan peluang Indonesia meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional semakin besar.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















