Headline.co.id ~ Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap sejumlah anak buah kapal (ABK) yang videonya beredar di media sosial. Penanganan dilakukan pada Jumat, 2 Oktober 2026, melalui Polres Pelabuhan Tanjung Priok setelah polisi menerima informasi mengenai dugaan kekerasan di atas kapal penangkap ikan Indonesia. Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang diduga menjadi lokasi kejadian berada di perairan sekitar Kepulauan Aru, Maluku. Polisi berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan para ABK, yang telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dobo untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis.
Polda Metro Jaya Telusuri Dugaan Penganiayaan ABK
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, informasi dugaan penganiayaan tersebut telah ditindaklanjuti. Polisi masih melakukan penelusuran untuk memastikan rangkaian kejadian dan pihak-pihak yang terlibat.
“Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti. Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru (Maluku),” kata Budi di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Melalui Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kondisi para ABK setelah informasi dugaan kekerasan di kapal tersebut beredar luas.
“Saat ini, para korban telah dibawa ke RSUD Dobo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” ujar Budi.
Polda Metro Jaya bersama kepolisian setempat masih memantau kondisi para ABK. Selain memastikan korban memperoleh perawatan, polisi melakukan langkah-langkah kepolisian untuk mendalami dugaan penganiayaan tersebut.
Informasi Kekerasan Beredar di Media Sosial
Informasi dugaan kekerasan terhadap para ABK sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial. Salah satu unggahan yang menjadi perhatian berasal dari akun Instagram @bndct.id.
Akun tersebut mengunggah video yang memperlihatkan dugaan penyiksaan di atas kapal penangkap ikan Indonesia. Dalam unggahan itu disebutkan sejumlah pekerja diduga mengalami kekerasan, termasuk dipukul dan ditendang ketika dianggap melakukan kesalahan.
“Sejumlah pekerja disebut mengalami kekerasan, termasuk dipukul dan ditendang ketika dianggap melakukan kesalahan. Informasi beredar melalui percakapan yang memuat kesaksian mengenai perlakuan kekerasan di kapal,” tulis akun tersebut.
Namun, unggahan itu belum mencantumkan lokasi pasti kejadian. Terdapat dugaan kapal tersebut berkaitan dengan kawasan Muara Baru, Jakarta.
Polisi Pastikan Rangkaian Kejadian
Di sisi lain, penelusuran awal kepolisian menunjukkan kapal yang diduga menjadi lokasi kejadian berada di perairan sekitar Kepulauan Aru, Maluku. Karena itu, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah tersebut untuk menangani informasi dan memastikan kondisi para ABK.
Polisi belum menyampaikan rangkaian kejadian secara lengkap maupun pihak-pihak yang diduga terlibat. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan fakta terkait dugaan penganiayaan yang beredar melalui media sosial tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















