Headline.co.id, Pulang Pisau ~ Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menyalurkan bantuan pangan, layanan kesehatan gratis, serta perlindungan sosial bagi warga terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Bantuan tersebut disalurkan dalam kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran ke Kabupaten Pulang Pisau pada Minggu, 27 September 2026. Program ini menyasar masyarakat terdampak eskalasi Karhutla melalui Pasar Murah yang digelar di tiga lokasi. Langkah tersebut ditempuh untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus memantau kondisi kesehatan akibat paparan kabut asap.
Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menyambut kunjungan Gubernur Agustiar Sabran dalam agenda pendistribusian bantuan pangan terpadu. Kegiatan itu menjadi bagian dari kerja sama lintas pemerintahan untuk menangani dampak sosial yang dirasakan masyarakat akibat Karhutla.
Pasar Murah Digelar di Tiga Lokasi
Intervensi bantuan diwujudkan melalui program Pasar Murah yang dipusatkan di tiga lokasi. Ketiganya adalah Desa Mintin dan Stadion H.M. Sanusi di Kecamatan Kahayan Hilir, serta Masjid Al Jabir di Kecamatan Jabiren Raya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Melalui program jaring pengaman sosial tersebut, masyarakat yang terdampak langsung oleh Karhutla dapat menebus paket sembako bersubsidi dengan harga Rp10.000 per orang. Paket kebutuhan pokok yang disediakan terdiri atas lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir.
Skema subsidi itu ditujukan untuk memudahkan warga memperoleh kebutuhan pangan di tengah situasi tanggap darurat bencana. Bantuan pangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak Karhutla.
Bantuan Diintegrasikan dengan Layanan Kesehatan
Penanganan dampak Karhutla di Pulang Pisau tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan. Agenda sosial tersebut juga diintegrasikan dengan penyerahan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Layanan CKG diberikan untuk memantau kondisi fisik warga yang terpapar kabut asap. Dengan demikian, paket penanganan yang disalurkan mencakup bantuan pangan, perlindungan sosial, dan fasilitas kesehatan.
Integrasi layanan itu dilakukan dalam rangka memberikan dukungan yang lebih menyeluruh kepada warga terdampak. Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap bantuan yang menyentuh beberapa kebutuhan sekaligus dapat membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat Karhutla.
Pemkab Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah
Ahmad Jayadikarta menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam penanganan dampak Karhutla di wilayahnya. Menurut dia, penanganan bencana tersebut membutuhkan kerja sama yang solid pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Sinergi itu dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat rentan tetap terpenuhi. Dukungan lintas pemerintahan diwujudkan melalui penyaluran bantuan yang mencakup kebutuhan pangan, perlindungan sosial, dan layanan kesehatan.
Pemkab Pulang Pisau berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong selama masa tanggap darurat bencana. Penanganan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi dasar dalam merespons dampak Karhutla terhadap warga.
(MC Kab. Pulang Pisau/Diskominfostandi/Jemy/Barsel)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















