Pemkab Oku Timur Lakukan Rapid Test Secara Acak di Pasar Gumawang, ini Hasilnya?

  • Whatsapp
Pemkab Oku Timur lakukan rapid test terhadap 50 orang secara acak di Pasar Gumawang
Pemkab Oku Timur lakukan rapid test terhadap 50 orang secara acak di Pasar Gumawang

Headline.co.id (Oku Timur) ~ Pemerintah Kabupaten OKU Timur melakukan upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona, salah satu hal yang dilakukan adalah dengan melakukan rapid test secara acak yang dilakukan di Pasar Gumawang, Kecamatan Belitang, pada Rabu (27/05).

baca juga: Update Corona di Indonesia Rabu 27 Mei 2020: Menembus Angka 23.851 Kasus dan 6.057 Pasien Sembuh

Bacaan Lainnya

Rapid test dilakukan secara acak dengan menyasar sekitar 50 orang masyarakat yang dilakukan kurang lebih selama 20 menit. Dalam rapid test masal tersebut turut diikuti  juga oleh Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dan hasilnya negatif.

Bupati OKU Timur, HM Kholid MD menyampaikan bahwa rapid test ini dilakukan untuk mengetahui tingkat virus yang ada di OKU Timur. Ia juga mengucapkan terimakasih pada masyarakat gumawang atas kepatuhannya dalam pandemi wabah ini.

“Mengingat OKU Timur telah ada 8 orang positif Covid 19 dari Maret sampai Mei itu virus ini pun bermula dibawa dari luar daerah dan meninggal di OKU Timur,” ungkapnya.

baca juga: Kabar Baik! Achmad Yurianto Sampaikan Covid-19 di Beberapa Daerah Sudah Terkendali

Dengan jumlah penduduk lebih dari 670 ribu jiwa, 305 desa sudah ada 8 orang yang positif Covid-19 yang bermula dibawa dari luar daerah. Setelah kejadian ini tingkat kesadaran masayrakat OKU Timur mulai tinggi, karena menjaga kesehatan itu sangatlah penting.

Alhamdulillah setelah kejadian ini tingkat kesadaran masayrakat OKU Timur sungguh tinggi sekali, karena menjaga kesehatan itu sangatlah penting sekali.

Kholid meminta keseriusan ini dirutinkan setiap minggu melakukan rapid test, kedepan kita akan beradaptasi hidup secara wajar degan berbagai penyakit termasuk cara kita mengendalikan imun kita dan “new normal” harus di hadirkan ” New habit” membiasakan diri dalam rumah tangga, masyarakat dalam wajar, baik dari pola makan, alangkah baik nya kita mengurangi pola makan yang mengandung kimia dan juga kita harus tahu dan sadar diri apa kelemahan pada diri kita hingga terhindar dari penyakit dan jangan lengah dalam rutinitas kita sehar-hari.

Sementara, Zainal Abidin selaku Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur menyampaikan berdasarkan hasil rapid tes yang dilakukan secara acak tersebut hasilnya negatif semua.

Sementara, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya dalam kesempatan ini juga menyampaikan kegiatan ini untuk menjaring masyarakat apakah ada atau tidak yang terkena covid 19 di wilayah pasar. Mengingat bahwa Covid 19 ini untuk indonesia adalah peringkat 23. Untuk itu pesan dari pemerintah dan sangat berharap untuk mematuhi sesuai protap nya, harus berjarak dan bermasker serta cuci tangan, oleh karena itu apa yg dilaksanakan pagi ini semata-mata untuk melihat peningkatan virus Corona di OKU Timur.

baca juga: Presiden Jokowi Berikan 2 Arahan Terbarunya untuk Penanganan Pandemi Covid-19, Ini dia Arahannya?

“Yang di kawatirkan ada gejala OTG , karena OTG ini tidak ada gejala, dan kita selalu berusaha menjaga kesehatan, rajin minum vitamin. Masalah beribadah tidak bisa melarang akan tetapi harus selalu menjaga sesuai protokol kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan, SAP., MI.Pol, juga menyampaikan sampai kapan situasi seperti ini, dan tentu nya sudah mendengar dari presiden “new normal” tatanan kehidupan yang baru, bermasker, tidak bersalaman. Hal ini dilakukan dengan protokol kesehatan untuk kedepan, selesai PSBB akan dilakukan new normal.

baca juga: Pemda DIY Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 Hingga 30 Juni 2020

“Akan kita coba untuk hidup seharusnya nanti akan di sosialisasikan lagi untuk new normal kedepan guna bisa berdamai dengan covid,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *