Headline.co.id, Pekanbaru ~ Sebanyak 225 titik panas terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru yang dirilis Kamis (17/9/2026). Titik panas tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, dengan konsentrasi terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), yakni 135 titik. Pemantauan dilakukan BMKG untuk mengetahui sebaran hotspot di tengah kondisi udara Riau yang diprakirakan kabur hingga berawan. Kekaburan udara itu berpotensi menyebabkan penurunan jarak pandang.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan jumlah titik panas di Riau merupakan bagian dari 4.737 hotspot yang terdeteksi di wilayah Sumatra pada periode pemantauan tersebut.
“Di Provinsi Riau, BMKG mencatat 225 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota,” jelas Bella.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebaran 225 Titik Panas di Riau
Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak di Riau, yaitu 135 titik. Setelah itu, Kabupaten Kampar tercatat memiliki 44 titik panas, sedangkan Indragiri Hilir memiliki 34 titik.
Titik panas juga terdeteksi di Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan, masing-masing tiga titik. Selanjutnya, Rokan Hulu dan Siak masing-masing memiliki dua titik panas. Sementara itu, Bengkalis dan Kuantan Singingi masing-masing terpantau satu titik.
Data tersebut menunjukkan sebaran titik panas tidak hanya berada di satu wilayah. Namun, jumlah hotspot di Indragiri Hulu menjadi yang paling dominan dibandingkan kabupaten dan kota lain di Riau.
Di tingkat Sumatra, titik panas terbanyak terdeteksi di Sumatra Selatan dengan 3.200 titik. Berikutnya, Jambi mencatat 511 titik, Bangka Belitung 503 titik, dan Lampung 241 titik.
Selain itu, BMKG mendeteksi titik panas di Kepulauan Riau sebanyak 22 titik, Sumatra Utara 16 titik, Sumatra Barat 10 titik, serta Bengkulu sembilan titik.
Prakiraan Udara dan Hujan di Riau
Selain menyampaikan hasil pemantauan hotspot, BMKG Pekanbaru memprakirakan kondisi udara di Riau pada Kamis berkisar kabur hingga berawan. Kondisi udara yang kabur berpotensi mengurangi jarak pandang.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Pelalawan, Bengkalis, Siak, dan Rokan Hulu.
“Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Pelalawan, Bengkalis, Siak dan Rokan Hulu,” imbuh Bella.
Pada malam hingga dini hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.
Peringatan Dini untuk Kabupaten Bengkalis
BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk Kabupaten Bengkalis. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari.
Untuk kondisi meteorologis lainnya, suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23–34 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 50–95 persen, sedangkan angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Adapun tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah.
“Sementara tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah,” tandas Bella.



















