Headline.co.id, Jakarta ~ Gempa bumi bermagnitudo 4,4 mengguncang wilayah utara Pulau Doi, Maluku Utara, pada Selasa, 15 September 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 14.53.35 WIB. Pusat gempa berada 78 kilometer di utara Pulau Doi dengan kedalaman 9 kilometer.
Informasi gempa Pulau Doi tersebut disampaikan BMKG melalui rilis yang dikutip dari akun X BMKG. Lokasi gempa tercatat berada pada koordinat 2,94 Lintang Utara (LU) dan 127,52 Bujur Timur (BT).
Gempa Pulau Doi Bermagnitudo 4,4
BMKG mencatat gempa terjadi pada Selasa sore berdasarkan waktu Indonesia Barat. Pusat gempa berada di laut atau wilayah sekitar utara Pulau Doi, Maluku Utara, dengan kedalaman 9 kilometer.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam informasi awalnya, BMKG menuliskan parameter gempa dengan magnitudo 4,4, waktu kejadian 15 September 2026 pukul 14.53.35 WIB, serta lokasi 2,94 LU dan 127,52 BT. Jarak pusat gempa disebut berada 78 kilometer di utara Pulau Doi, Maluku Utara.
“#Gempa Info Gempa Mag:4.4, 15-Sep-26 14:53:35 WIB, Lok: 2.94 LU – 127.52 BT (78 km Utara PULAUDOI-MALUT), Kedlmn: 9 km #BMKG,” tulis BMKG dalam unggahannya.
BMKG Ingatkan Informasi Masih Dapat Berubah
BMKG menyatakan informasi tersebut mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Karena itu, hasil pengolahan data gempa masih belum stabil dan dapat berubah seiring bertambahnya kelengkapan data.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.
Dalam informasi yang dikutip, BMKG menyampaikan waktu kejadian, magnitudo, koordinat, jarak pusat gempa dari Pulau Doi, dan kedalaman gempa. Tidak terdapat keterangan lain mengenai dampak gempa dalam rilis awal tersebut.
Gempa bermagnitudo 4,4 di wilayah utara Pulau Doi itu menjadi informasi kebencanaan yang disampaikan BMKG pada 15 September 2026. Data gempa masih dapat diperbarui apabila pengolahan lebih lanjut menghasilkan informasi tambahan.


















