Headline.co.id, Jakarta ~ Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Sumenep menggelar Musyawarah Besar (Mubes) perdana di HK Resto, Jalan Trunojoyo, Sumenep, Sabtu (12/9/2026). Forum yang berlangsung selama dua hari, 12–13 September 2026, menjadi ruang evaluasi perjalanan organisasi sekaligus pembahasan arah kepengurusan berikutnya. Mubes KPP Sumenep digelar untuk memperkuat kontribusi organisasi terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah melalui evaluasi capaian dan kekurangan pengurus periode 2021–2026.
Agenda awal Mubes KPP Sumenep adalah pembacaan dan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2021–2026. Dalam forum tersebut, LPJ diterima anggota tanpa syarat.
LPJ Pengurus KPP Sumenep Diterima Tanpa Syarat
Ketua KPP Sumenep periode 2021–2026, A. Rahman, menilai penerimaan LPJ menjadi bagian penting dalam proses pendewasaan organisasi. Menurut dia, Mubes tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menilai kembali perjalanan organisasi dalam merespons persoalan pendidikan di Sumenep.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Alhamdulillah acaranya lancar. LPJ kami diterima anggota tanpa syarat,” ujar A. Rahman.
Ia berharap evaluasi yang dilakukan melalui Mubes dapat menjadi pijakan bagi kepengurusan selanjutnya. Evaluasi tersebut diharapkan membantu KPP Sumenep memperkuat kontribusi dan memberi dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.
“Ini momentum belajar bersama. Harapannya KPP Sumenep ke depan bisa lebih maju dan memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan,” katanya.
Penerimaan LPJ tanpa syarat menandai selesainya salah satu tahapan penting dalam Mubes perdana KPP Sumenep. Setelah itu, perhatian forum diarahkan pada penetapan kepengurusan untuk periode berikutnya serta pembahasan arah organisasi ke depan.
Mubes KPP Sumenep Jadi Penanda Kematangan Organisasi
Ketua Panitia Mubes, Jufriyanto, mengatakan pelaksanaan Mubes perdana memperoleh sambutan positif dari anggota. Ia menilai forum tersebut menunjukkan KPP Sumenep mulai membangun mekanisme pengambilan keputusan yang lebih terarah.
Jufriyanto juga menyebut Mubes perdana sebagai penanda bahwa KPP Sumenep semakin matang dalam menjalankan organisasi. “Saya bangga. Hari ini kita buktikan KPP sudah dewasa dalam berorganisasi. Insya Allah ke depan akan lebih baik lagi,” katanya.
Pelaksanaan Mubes menjadi momentum bagi anggota untuk melihat kembali capaian organisasi sekaligus menyusun langkah lanjutan. Dengan mekanisme tersebut, forum tidak berhenti pada laporan pertanggungjawaban, tetapi berlanjut pada penentuan arah kepengurusan baru.
Kehadiran Anggota dalam Mubes KPP Sumenep
Sebanyak 20 anggota hadir secara langsung pada hari pertama Mubes KPP Sumenep. Lima anggota lainnya berhalangan hadir karena berada di luar kota dan dijadwalkan mengikuti kegiatan pada hari kedua.
Sementara itu, lima anggota tidak dapat mengikuti Mubes karena sakit. Rangkaian kegiatan tetap berlangsung selama dua hari sesuai jadwal, yakni pada 12–13 September 2026.
Hasil forum pada hari kedua diharapkan menjadi pijakan bagi KPP Sumenep dalam menentukan kepengurusan periode berikutnya. Kepengurusan baru juga diharapkan mampu memperkuat peran KPP dalam mengawal dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Sumenep.














