Headline.co.id, Banjarmasin ~ Polri mengevakuasi dua jenazah korban KM Virgo Transport 8 menggunakan helikopter Dauphin AS 365 N3/P-3103, Selasa (15/9/2026). Evakuasi dilakukan dari atas barge yang ditarik Tugboat TCP 205 di lokasi berjarak sekitar 80 NM dari Banjarmasin. Operasi tersebut merupakan bagian dari pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang dikoordinasikan Basarnas. Hingga pembaruan data pada pukul 11.30 WIB, sebanyak 114 korban telah ditemukan dari total manifes 243 orang.
Helikopter berangkat dari Syamsuddin Noor Banjarmasin pada pukul 10.08 WITA menuju lokasi Tugboat TCP 205. Setelah menempuh penerbangan sekitar 45 menit, kru tiba di lokasi dan mengevakuasi dua jenazah yang berada di atas barge.
Evakuasi Dua Jenazah Berlangsung di Tengah Angin Kencang
Proses evakuasi dilakukan menggunakan metode hoist dengan Basket Life. Pelaksanaan operasi tetap mempertimbangkan keselamatan personel karena kondisi angin dari arah tenggara mencapai 35–40 knots.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kedua jenazah kemudian dibawa ke Syamsuddin Noor untuk mendapatkan penanganan dan proses identifikasi oleh DVI Polri. Proses evakuasi dilanjutkan dengan dukungan personel DVI Polri bersama ambulans Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Misi penerbangan berlangsung dari pukul 10.08 hingga 12.08 WITA dan berjalan aman serta lancar. Seluruh kru helikopter dilaporkan dalam kondisi aman dan sehat. Setelah misi selesai, Dokkes Polda Kalsel melakukan disinfeksi terhadap helikopter dan kru.
Kru helikopter Dauphin AS 365 N3/P-3103 terdiri atas Captain Pilot KBP Agus Herli S., S.E., M.M.; Co-Pilot KOMPOL Asep Saepudin, A.Md.; serta Rescue/Hoist Operator AIPDA Dani Bagus dan AIPDA Ponco Hermanto.
114 Korban KM Virgo Transport 8 Telah Ditemukan
Berdasarkan data Posko Opsnalmed pada Selasa (15/9/2026) pukul 11.30 WIB, jumlah manifes KM Virgo Transport 8 tercatat sebanyak 243 orang. Dari jumlah tersebut, 114 korban telah ditemukan.
Rinciannya, sebanyak 16 korban masih dirawat dan 92 korban telah pulang. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat enam orang, terdiri atas dua orang yang telah teridentifikasi dan empat orang yang masih dalam proses identifikasi.
Posko Opsnalmed juga mencatat 129 orang masih dalam pencarian. Data tersebut dihimpun berdasarkan informasi dari Kabiddokkes Polda Kalsel, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kasubbid Dokpol, dan KBO Polairud Polda Kalsel.
KM Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.05 WITA.
Polri Kerahkan Unsur Laut dan Udara
Dalam operasi SAR yang dikoordinasikan Basarnas, Polri memberikan dukungan melalui unsur laut dan udara. Dari unsur laut, KP Laksmana-7012 dengan klasifikasi A3 diberangkatkan dari Banjar Raya pada Minggu (13/9/2026) pukul 15.45 WITA.
Kapal tersebut sempat lego jangkar pada pukul 20.00 WITA karena kondisi gelombang yang kurang bersahabat. Perjalanan kemudian dilanjutkan pada Senin (14/9/2026) pukul 03.00 WITA dan kapal tiba di sekitar posisi terakhir KM Virgo Transport 8 pada pukul 07.54 WITA.
Posisi tersebut berada pada koordinat S 4°32’538” / E 114°01’967”, atau sekitar 5 NM dari koordinat tenggelamnya kapal. Pencarian diperluas ke arah Kalimantan Tengah pada pukul 09.08 WITA dan kapal kembali pada pukul 16.00 WITA. Namun, hasil pencarian saat itu masih nihil.
Di lokasi, kondisi gelombang berkisar 1,5–2 meter dengan kecepatan angin 25–35 knots. Dukungan lain datang dari KP Ibis-6001 dengan klasifikasi B1 yang diberangkatkan dari Bulog Kuala Kapuas pada Senin (14/9/2026) pukul 03.00 WITA.
KP Ibis-6001 membawa lima personel Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah sebagai bagian dari kru dan personel operasi SAR. Pada pukul 09.00 WITA, kapal melakukan penyisiran ke arah utara di sekitar koordinat 03°49’228’’S – 114°18’009’’E.
Karena kondisi gelombang yang kurang bersahabat, kapal kembali dan sandar di Banjar Raya pada pukul 17.00 WITA untuk mengisi kembali kebutuhan operasional. Saat pencarian, tinggi gelombang mencapai sekitar 2–2,5 meter dengan kecepatan angin 25–35 knots.
Polri Pastikan Dukungan Pencarian Berlanjut
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan Polri terus membantu Basarnas dalam operasi kemanusiaan KM Virgo Transport 8 dengan mengerahkan kekuatan dari unsur laut dan udara.
“Polri terus membantu Basarnas dalam operasi kemanusiaan KM Virgo Transport 8. Setiap informasi mengenai korban yang ditemukan segera ditindaklanjuti dengan dukungan yang diperlukan, termasuk melalui kekuatan udara untuk membantu proses evakuasi,” kata Johnny.
Ia menegaskan pencarian, evakuasi, penanganan, dan identifikasi korban merupakan kerja bersama seluruh unsur SAR.
“Ini adalah kerja bersama seluruh unsur SAR. Polri akan terus memberikan dukungan sampai dengan proses pencarian, evakuasi, penanganan, dan identifikasi korban, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” ujarnya.
Pencarian terhadap 129 orang yang masih dalam pencarian terus dilanjutkan bersama seluruh unsur SAR. Keluarga korban maupun masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perkembangan penanganan KM Virgo Transport 8 dapat menghubungi Posko Polri melalui Call Center 110.



















