Headline.co.id, Solo ~ Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo di Jebres, Solo, telah berlangsung selama tiga hari tanpa tanda-tanda akan padam sepenuhnya. Untuk mengatasi situasi ini, pihak kepolisian mengerahkan helikopter guna melakukan pemadaman dari udara dengan teknik water bombing pada Jumat (04/09/2026).
Helikopter bertuliskan “Polisi” tersebut melakukan operasi pemadaman dengan menjatuhkan air langsung ke titik-titik api yang sulit dijangkau oleh petugas pemadam kebakaran dari darat. Operasi ini dimulai sekitar pukul 10.00 hingga 11.40 WIB, di mana helikopter melakukan 14 kali penyiraman. Sebelum memulai operasi, helikopter sempat mendarat di Lapangan Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, untuk mengambil pasokan air dari aliran Bengawan Solo.
Kasi Humas Polresta Solo, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa pemadaman dari udara dipilih karena medan di area TPA menyulitkan armada pemadam kebakaran untuk menjangkau seluruh titik api. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Herwin Tri Nugroho, menambahkan bahwa strategi water bombing difokuskan pada bagian TPA yang tidak dapat dijangkau secara optimal oleh armada darat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemantauan menggunakan drone menunjukkan bahwa titik api di bagian barat TPA telah berhasil dipadamkan, meskipun kepulan asap masih terlihat dari sisi timur area penumpukan sampah. Selama operasi udara berlangsung, petugas pemadam di darat diminta untuk menghentikan sementara aktivitas pemadaman guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasi.
Kepala Pelaksana BPBD Solo, Ari Dwi Daryatmo, menyatakan bahwa langkah-langkah ini telah dikoordinasikan bersama pihak kepolisian dan sejumlah instansi terkait. “Tadi malam kita sudah berkoordinasi dengan Kapolresta Solo, difasilitasi Polda DIY. Rencana hari ini fokus pemadaman water bombing di sisi timur yang tidak mampu dijangkau armada dari Damkar,” ujar Ari. Dengan pemadaman dari udara ini, diharapkan titik-titik api yang masih berada di area sulit dijangkau dapat segera dikendalikan sehingga kebakaran di TPA Putri Cempo tidak meluas.




















