Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Krakatau Meletus, Erupsi Anak Krakatau Berlanjut hingga Pagi dan Status Tetap Siaga

Wawan by Wawan
2 months ago
in Nasional
Reading Time: 6 mins read
407 17
A A
0
Gunung Anak Krakatau erupsi

Gunung Anak Krakatau erupsi

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Krakatau meletus menjadi perhatian setelah Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi.
  • Erupsi pukul 05.46 WIB menghasilkan kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak dengan warna hitam dan intensitas tebal.
  • Badan Geologi menyebut dentuman dan getaran yang dilaporkan di Jawa Barat, Banten, dan Lampung diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Anak Krakatau.
  • Aktivitas erupsi bertipe Strombolian menghasilkan lontaran batu pijar, abu vulkanik, dan fenomena menyerupai lava fountain.
  • Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III atau Siaga.
  • Masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
  • Badan Geologi menyatakan hasil evaluasi saat ini menunjukkan pertumbuhan tubuh Anak Krakatau relatif kecil dan tidak berpotensi runtuh dalam skala yang dapat memicu tsunami.

Headline.co.id, Lampung Selatan ~ Gunung Anak Krakatau mengalami rangkaian erupsi yang masih berlangsung hingga Sabtu (5/9/2026) pagi setelah aktivitas erupsi menerus terpantau sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. Berdasarkan informasi Badan Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, salah satu erupsi tercatat pada pukul 05.46 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut. Aktivitas gunung api di Lampung Selatan tersebut berlangsung ketika Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga, sehingga masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun
    • 1.2. Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo
  • 2. Erupsi Anak Krakatau Berlangsung sejak Jumat Malam
  • 3. Dentuman dan Getaran Diduga Berkaitan dengan Erupsi
  • 4. Badan Geologi Sebut Tidak Berpotensi Memicu Tsunami
  • 5. Radius 3 Kilometer dari Kawah Aktif Harus Dikosongkan

Kolom abu saat erupsi pukul 05.46 WIB teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal serta bergerak condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi itu terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 70 milimeter dan berlangsung sekitar 27 detik.

You might also like

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

22 October 2026
Berita Terkini

Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo

22 October 2026

Peristiwa krakatau meletus ini juga menjadi perhatian setelah sejumlah masyarakat di Jawa Barat, Banten, dan Lampung melaporkan dentuman serta getaran sejak malam. Badan Geologi menduga fenomena tersebut berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Erupsi Anak Krakatau Berlangsung sejak Jumat Malam

Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan Gunung Anak Krakatau terpantau mengalami erupsi sejak Jumat malam pukul 23.07 WIB. Menurut dia, aktivitas yang terjadi merupakan erupsi tipe Strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik.

“Sejak 2 Juli 2026, status aktivitas Gunungapi Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Seri erupsi tipe Strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik terus berlangsung hingga tanggal 5 September 2026. Pada tanggal 5 September 2026 pukul 23.07 WIB,” kata Lana dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Dalam keterangan berikutnya, Lana menjelaskan erupsi berlangsung terus-menerus dan disertai suara gemuruh yang masih dapat terdengar dari Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau Pasauran hingga Sabtu dini hari.

“Gunung api Anak Krakatau mengalami erupsi menerus yang disertai dengan suara gemuruh. Sampai saat ini tanggal 5 September 2026, pukul 04.40 WIB masih berlangsung erupsi menerus dan masih terdengar gemuruh dari Pos PGA Krakatau Pasauran dari erupsi menerus GAK,” ujarnya.

Laporan pengamatan yang disusun untuk periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB juga menyebut erupsi berlangsung secara terus-menerus sejak Jumat pukul 23.07 WIB hingga laporan dibuat. Aktivitas tersebut diinterpretasikan sebagai fenomena lava fountain atau lava air mancur.

Dentuman dan Getaran Diduga Berkaitan dengan Erupsi

Aktivitas Gunung Anak Krakatau turut dikaitkan dengan laporan dentuman dan getaran yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah. Badan Geologi menyatakan fenomena tersebut diduga berhubungan dengan erupsi yang terjadi dalam waktu bersamaan.

“Suara dentuman dan getaran yang dilaporkan masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat, Banten, dan Lampung diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan,” kata Lana.

Pada periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, aktivitas vulkanik juga dilaporkan disertai suara dentuman dan gemuruh yang terdengar dari Pos GAK Pasauran. Dalam periode tersebut tercatat satu kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 70 milimeter dan lama gempa 21.600 detik.

Kondisi cuaca selama pengamatan dilaporkan berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang menuju barat laut, sedangkan suhu udara berada pada kisaran 26,5 hingga 27,1 derajat Celsius dengan kelembapan 75 hingga 78 persen.

Pengamat gunung api Rioboniek Situmorang dalam laporannya menyampaikan kondisi visual gunung dapat terlihat jelas hingga tertutup kabut.

“Pengamatan visual: Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati,” tulis Rioboniek dalam laporan tersebut.

Badan Geologi Sebut Tidak Berpotensi Memicu Tsunami

Di tengah peningkatan perhatian terhadap aktivitas Gunung Krakatau, Badan Geologi juga memberikan penjelasan mengenai potensi bahaya yang berkaitan dengan perubahan tubuh Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, Badan Geologi menyatakan pertumbuhan tubuh gunung yang kembali terbentuk setelah erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil.

Lana mengatakan kondisi tersebut dinilai tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. Meski demikian, perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau tetap dipantau secara intensif.

“Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pascaerupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. Meskipun demikian, perkembangan aktivitas dan perubahan morfologinya tetap dipantau secara intensif,” kata Lana.

Badan Geologi juga menjelaskan erupsi yang terlihat menghasilkan semburan merah menyala menyerupai lava fountain. Fenomena tersebut menghasilkan aliran lava dan disebut dapat berlangsung dalam durasi beberapa jam.

“Tinggi kolom erupsi tidak teramati, akan tetapi warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus. Fenomena erupsi ini menyerupai ‘lava fountain’ atau lava air mancur yang menghasilkan aliran lava. Erupsi menerus dalam durasi beberapa jam yang berasosiasi dengan erupsi lava air mancur adalah fenomena umum yang sering terjadi,” jelas Lana.

Radius 3 Kilometer dari Kawah Aktif Harus Dikosongkan

Gunung Anak Krakatau hingga kini tetap berada pada Status Level III atau Siaga. PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau serta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan untuk mengantisipasi potensi bahaya dari aktivitas erupsi gunung api. Badan Geologi meminta masyarakat mengikuti informasi resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Khusus masyarakat yang berada di kawasan pantai Provinsi Banten dan Lampung, Badan Geologi meminta warga tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa dengan memperhatikan arahan pemerintah daerah melalui BPBD.

“Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat,” kata Lana.

Gunung Anak Krakatau berada di wilayah Lampung Selatan, Lampung, pada sekitar 6,102 derajat lintang selatan dan 105,423 derajat bujur timur. Gunung dengan ketinggian 157 meter di atas permukaan laut itu terus dipantau menyusul rangkaian erupsi yang berlangsung sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Badan GeologiGunung Anak KrakatauGunung KrakatauGunung MeletusKrakatau MeletusLampung SelatanPVMBG

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Wawan

Wawan

Related Stories

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan berpihak kepada blok kekuatan tertentu maupun bergabung dengan...

Berita Terkini

Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti tantangan Indonesia selama dua tahun pertama pemerintahannya yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik,...

Berita Terkini

Prabowo Tekankan Kerja Sama Kabinet di Dua Tahun Pemerintahan

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja sama kabinet dalam mendukung keberhasilan pemerintahan. Hal itu disampaikan...

Berita Terkini

Pasar Murah Pemkab Kobar Sediakan Sembako Harga Terjangkau

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Kotawaringin Barat ~ Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar), Kalimantan Tengah, menggelar pasar murah di halaman Kantor Bupati Kotawaringin...

Berita Terkini

Penanganan Karhutla Libatkan 72.303 Personel di 8 Provinsi

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah melibatkan 72.303 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di delapan provinsi yang berstatus keadaan...

Berita Terkini

Penegakan Hukum Karhutla: 232 Orang dan 9 Korporasi Jadi Tersangka

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik perorangan maupun korporasi. Hingga 20...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Imunisasi di Riau Meningkat, Dinkes Ajak Orang Tua Lengkapi Vaksin Anak

Imunisasi di Riau Meningkat, Dinkes Ajak Orang Tua Lengkapi Vaksin Anak

5 July 2026
PBNU Dukung Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Perkuat Reformasi Polri

PBNU Dukung Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Reformasi Polri

12 October 2026
Wakapolda NTT Resmi Buka Rakernis Penyusunan Anggaran 2027

Wakapolda NTT Resmi Buka Rakernis Penyusunan Anggaran 2027

13 November 2025
Truk Tabrak JPO Tendean, Ditlantas Polda Metro Jaya Berlakukan Rekayasa Lalin

Truk Pengangkut Ekskavator Tabrak JPO Tendean, Lalu Lintas Dialihkan

5 August 2026

Presiden Jokowi Terima Rombongan Amien Rais Bahas Laporan Komnas HAM

9 March 2021
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jamin Dukungan Pemulihan Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jamin Dukungan Pemulihan Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta

13 September 2026
Kapolri Perintahkan Polri Gerak Cepat Usut Kasus TPPO

Tindaklanjuti Instruksi Jokowi, Kapolri Perintahkan Divisi HI Polri Usut Kasus TPPO

1 June 2023

Artikel Terbaru

Kisah Santri Dijodohkan Kiai, Berujung di Pelaminan Lewat Nikah Massal Kemenag

Nikah Massal Kemenag Jadi Jalan Santri Menuju Pelaminan

22 October 2026
Hadapi Persik, Pedro Caracoci: Pemain Siap Terapkan Filosofi Pelatih

PSS Sleman Siap Hadapi Persik dengan Filosofi Pieter Huistra

22 October 2026
momentum mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Kemenag Terbitkan Panduan Hari Santri 2026, Berikut Susunan Upacara dan Teks Doanya

22 October 2026
Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Perlu Pendampingan Berkelanjutan

22 October 2026

Polda Jateng Ungkap Judi Togel, 10 Tersangka Ditangkap

22 October 2026
Hari Santri Nasional 2026

15 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Penuh Makna, Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial

22 October 2026
Menag: Jaga Keamanan dan Privasi Data Adalah Bagian dari Ukhuwah

Keamanan Data Pribadi Jadi Fokus IPLS 2026 di Masjid Istiqlal

22 October 2026

Popular Story

Razgatlioglu to miss remainder of the 2026 season
Sport

Toprak Razgatlioglu Absen hingga Akhir MotoGP 2026

by Saddam
21 October 2026
0

Headline.co.id ~ Toprak Razgatlioglu dipastikan absen pada Grand Prix Australia di Phillip...

Read moreDetails

Sorotan MSCI Uji Kepercayaan Investor di Pasar Saham Indonesia

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke SDN 2 Cicadas

KPK Dalami Aliran Dana dalam Dugaan Korupsi Lahan PT SMJ

Pemko Padang Dorong KWT Terdampak Banjir Pasok Dapur MBG

Satgas Damai Cartenz Beri Bantuan ke Panti Asuhan di Mimika

Agus Setiawan Naik Kereta Seorang Diri Demi Dukung PSS Sleman

Identitas Kerangka Manusia di Pajangan Bantul Mulai Terungkap, Keluarga Kenali Ciri Gigi Korban

Strong Point Pagi, Kapolda Riau Cek Pengaturan Lalu Lintas Pekanbaru

Pemetaan Kampung Narkoba Jadi Fokus Penindakan Polri

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.