Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Krakatau Meletus, Erupsi Anak Krakatau Berlanjut hingga Pagi dan Status Tetap Siaga

Wawan by Wawan
31 minutes ago
in Nasional
Reading Time: 6 mins read
405 17
A A
0
Gunung Anak Krakatau erupsi

Gunung Anak Krakatau erupsi

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Krakatau meletus menjadi perhatian setelah Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi.
  • Erupsi pukul 05.46 WIB menghasilkan kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak dengan warna hitam dan intensitas tebal.
  • Badan Geologi menyebut dentuman dan getaran yang dilaporkan di Jawa Barat, Banten, dan Lampung diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Anak Krakatau.
  • Aktivitas erupsi bertipe Strombolian menghasilkan lontaran batu pijar, abu vulkanik, dan fenomena menyerupai lava fountain.
  • Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III atau Siaga.
  • Masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
  • Badan Geologi menyatakan hasil evaluasi saat ini menunjukkan pertumbuhan tubuh Anak Krakatau relatif kecil dan tidak berpotensi runtuh dalam skala yang dapat memicu tsunami.

Headline.co.id, Lampung Selatan ~ Gunung Anak Krakatau mengalami rangkaian erupsi yang masih berlangsung hingga Sabtu (5/9/2026) pagi setelah aktivitas erupsi menerus terpantau sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. Berdasarkan informasi Badan Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, salah satu erupsi tercatat pada pukul 05.46 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut. Aktivitas gunung api di Lampung Selatan tersebut berlangsung ketika Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga, sehingga masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Krakatau Meletus: Apa yang Terjadi di Anak Krakatau, Arti Lava Fountain dan Batas Aman 3 Km
    • 1.2. Wapres Gibran dan Gubernur Sumut Berikan Sertifikat Huntap untuk Korban Banjir Sibolga
  • 2. Erupsi Anak Krakatau Berlangsung sejak Jumat Malam
  • 3. Dentuman dan Getaran Diduga Berkaitan dengan Erupsi
  • 4. Badan Geologi Sebut Tidak Berpotensi Memicu Tsunami
  • 5. Radius 3 Kilometer dari Kawah Aktif Harus Dikosongkan

Kolom abu saat erupsi pukul 05.46 WIB teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal serta bergerak condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi itu terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 70 milimeter dan berlangsung sekitar 27 detik.

You might also like

Krakatau Meletus: Apa yang Terjadi di Anak Krakatau, Arti Lava Fountain dan Batas Aman 3 Km

Krakatau Meletus: Apa yang Terjadi di Anak Krakatau, Arti Lava Fountain dan Batas Aman 3 Km

5 September 2026
: Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka, bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyerahkan sertifikat hak milik hunian tetap (huntap) kepada 40 warga Sibolga, Jumat (4/9/2026). (Foto: sumutprov.go.id)

Wapres Gibran dan Gubernur Sumut Berikan Sertifikat Huntap untuk Korban Banjir Sibolga

5 September 2026

Peristiwa krakatau meletus ini juga menjadi perhatian setelah sejumlah masyarakat di Jawa Barat, Banten, dan Lampung melaporkan dentuman serta getaran sejak malam. Badan Geologi menduga fenomena tersebut berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Erupsi Anak Krakatau Berlangsung sejak Jumat Malam

Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan Gunung Anak Krakatau terpantau mengalami erupsi sejak Jumat malam pukul 23.07 WIB. Menurut dia, aktivitas yang terjadi merupakan erupsi tipe Strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik.

“Sejak 2 Juli 2026, status aktivitas Gunungapi Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Seri erupsi tipe Strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik terus berlangsung hingga tanggal 5 September 2026. Pada tanggal 5 September 2026 pukul 23.07 WIB,” kata Lana dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Dalam keterangan berikutnya, Lana menjelaskan erupsi berlangsung terus-menerus dan disertai suara gemuruh yang masih dapat terdengar dari Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau Pasauran hingga Sabtu dini hari.

“Gunung api Anak Krakatau mengalami erupsi menerus yang disertai dengan suara gemuruh. Sampai saat ini tanggal 5 September 2026, pukul 04.40 WIB masih berlangsung erupsi menerus dan masih terdengar gemuruh dari Pos PGA Krakatau Pasauran dari erupsi menerus GAK,” ujarnya.

Laporan pengamatan yang disusun untuk periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB juga menyebut erupsi berlangsung secara terus-menerus sejak Jumat pukul 23.07 WIB hingga laporan dibuat. Aktivitas tersebut diinterpretasikan sebagai fenomena lava fountain atau lava air mancur.

Dentuman dan Getaran Diduga Berkaitan dengan Erupsi

Aktivitas Gunung Anak Krakatau turut dikaitkan dengan laporan dentuman dan getaran yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah. Badan Geologi menyatakan fenomena tersebut diduga berhubungan dengan erupsi yang terjadi dalam waktu bersamaan.

“Suara dentuman dan getaran yang dilaporkan masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat, Banten, dan Lampung diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan,” kata Lana.

Pada periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, aktivitas vulkanik juga dilaporkan disertai suara dentuman dan gemuruh yang terdengar dari Pos GAK Pasauran. Dalam periode tersebut tercatat satu kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 70 milimeter dan lama gempa 21.600 detik.

Kondisi cuaca selama pengamatan dilaporkan berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang menuju barat laut, sedangkan suhu udara berada pada kisaran 26,5 hingga 27,1 derajat Celsius dengan kelembapan 75 hingga 78 persen.

Pengamat gunung api Rioboniek Situmorang dalam laporannya menyampaikan kondisi visual gunung dapat terlihat jelas hingga tertutup kabut.

“Pengamatan visual: Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati,” tulis Rioboniek dalam laporan tersebut.

Badan Geologi Sebut Tidak Berpotensi Memicu Tsunami

Di tengah peningkatan perhatian terhadap aktivitas Gunung Krakatau, Badan Geologi juga memberikan penjelasan mengenai potensi bahaya yang berkaitan dengan perubahan tubuh Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, Badan Geologi menyatakan pertumbuhan tubuh gunung yang kembali terbentuk setelah erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil.

Lana mengatakan kondisi tersebut dinilai tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. Meski demikian, perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau tetap dipantau secara intensif.

“Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pascaerupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. Meskipun demikian, perkembangan aktivitas dan perubahan morfologinya tetap dipantau secara intensif,” kata Lana.

Badan Geologi juga menjelaskan erupsi yang terlihat menghasilkan semburan merah menyala menyerupai lava fountain. Fenomena tersebut menghasilkan aliran lava dan disebut dapat berlangsung dalam durasi beberapa jam.

“Tinggi kolom erupsi tidak teramati, akan tetapi warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus. Fenomena erupsi ini menyerupai ‘lava fountain’ atau lava air mancur yang menghasilkan aliran lava. Erupsi menerus dalam durasi beberapa jam yang berasosiasi dengan erupsi lava air mancur adalah fenomena umum yang sering terjadi,” jelas Lana.

Radius 3 Kilometer dari Kawah Aktif Harus Dikosongkan

Gunung Anak Krakatau hingga kini tetap berada pada Status Level III atau Siaga. PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau serta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan untuk mengantisipasi potensi bahaya dari aktivitas erupsi gunung api. Badan Geologi meminta masyarakat mengikuti informasi resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Khusus masyarakat yang berada di kawasan pantai Provinsi Banten dan Lampung, Badan Geologi meminta warga tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa dengan memperhatikan arahan pemerintah daerah melalui BPBD.

“Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat,” kata Lana.

Gunung Anak Krakatau berada di wilayah Lampung Selatan, Lampung, pada sekitar 6,102 derajat lintang selatan dan 105,423 derajat bujur timur. Gunung dengan ketinggian 157 meter di atas permukaan laut itu terus dipantau menyusul rangkaian erupsi yang berlangsung sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi.

Tags: Badan GeologiGunung Anak KrakatauGunung KrakatauGunung MeletusKrakatau MeletusLampung SelatanPVMBG

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Wawan

Wawan

Related Stories

Krakatau Meletus: Apa yang Terjadi di Anak Krakatau, Arti Lava Fountain dan Batas Aman 3 Km

Krakatau Meletus: Apa yang Terjadi di Anak Krakatau, Arti Lava Fountain dan Batas Aman 3 Km

by Hendrawan
5 September 2026
0

Krakatau meletus: memahami erupsi Strombolian, lava fountain, dentuman, status Siaga, potensi tsunami, dan batas aman 3 km.

: Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka, bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyerahkan sertifikat hak milik hunian tetap (huntap) kepada 40 warga Sibolga, Jumat (4/9/2026). (Foto: sumutprov.go.id)

Wapres Gibran dan Gubernur Sumut Berikan Sertifikat Huntap untuk Korban Banjir Sibolga

by masfajar
5 September 2026
0

Headline.co.id, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Bersama Gubernur Sumatera Utara ~ Edy Rahmayadi, menyerahkan sertifikat hunian tetap (huntap) kepada korban...

: Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD, Dikdas, dan PNFI) Kemendikdasmen Gogot Suharwoto. (Foto: Dok Kemendikdasmen)

Kemendikdasmen Pastikan Hak Belajar 1,43 Juta Siswa Terdampak Asap Terpenuhi

by Ari Wibowo muhammad
5 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah tegas untuk memastikan hak belajar 1,43 juta siswa yang...

:

Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir di Padang Dibiayai Rp3 Miliar

by Dwina
5 September 2026
0

Headline.co.id, Bangunan ~ Pemerintah Kota Padang mengalokasikan dana sebesar Rp3 miliar untuk merehabilitasi sekolah-sekolah yang terdampak banjir. Langkah ini diambil...

: Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, memimpin Rapat Koordinasi Kesiapsigaan Karhutla. (foto: MC Dumai)

Pemkot Dumai dan Mabes TNI AD Kolaborasi Cegah Karhutla Sejak Dini

by masfajar
5 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kota Dumai bekerja sama dengan Markas Besar TNI Angkatan Darat untuk memperkuat strategi pencegahan kebakaran hutan...

: Ilustrasi ChatGPT

Kebakaran di TWA Ijen, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

by Dani
5 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kebakaran yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen telah menyebabkan penutupan sementara jalur pendakian menuju Kawah...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kemenhub Gelar Rampcheck Bus untuk Jamin Keselamatan Jelang Nataru

Kemenhub Gelar Rampcheck Bus untuk Jamin Keselamatan Jelang Nataru

13 November 2025
Marks on Fernandez, Ogura, and the rise of Trackhouse: “A new project unlocks potential – the challenge is maintaining it”

Trackhouse MotoGP: Keberhasilan dan Tantangan Masa Depan

12 August 2026
TMMD Sumenep Sosialisasikan Rekrutmen TNI yang Gratis dan Transparan

TMMD Sumenep Sosialisasikan Rekrutmen TNI yang Gratis dan Transparan

16 February 2026
Pemkot Jambi Perbarui Data PBB 2026 untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Pemkot Jambi Perbarui Data PBB 2026 untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

24 December 2025
Klarifikasi Hoaks: Presiden Prabowo Tidak Akan Potong Gaji Pejabat untuk Program MBG

Klarifikasi Hoaks: Presiden Prabowo Tidak Akan Potong Gaji Pejabat untuk Program MBG

30 March 2026
Pendistribusian Perdana Program MBG di Kapuas Dimulai

Pendistribusian Perdana Program MBG di Kapuas Dimulai

1 April 2026
Ilustrasi Bentrok

Kasat Reskrim Polres Malra Terluka Terkena Panah Saat Mengamankan Bentrok Antarwarga

24 February 2024

Artikel Terbaru

Cuaca Hari Ini Jabodetabek 26 Juli 2026 Didominasi Berawan

Cuaca Hari Ini Masih Panas dan Kering, tetapi Hujan Lokal Mengintai Sejumlah Wilayah

5 September 2026
Gunung Anak Krakatau erupsi

Krakatau Meletus, Erupsi Anak Krakatau Berlanjut hingga Pagi dan Status Tetap Siaga

5 September 2026
Prakiraan Cuaca Besok Kamis 23 Juli 2026: BMKG Waspadai Hujan Petir di Tanjung Pinang dan Tanjung Selor

Cuaca Hari Ini 5 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

5 September 2026
: Bupati Batang M. Faiz Kurniawan Targetkan UHC Pulih Oktober 2026, Warga Bisa Berobat Gratis Lagi Pakai KTP.

Bupati Batang Optimis UHC Pulih Oktober 2026, Warga Dapat Berobat Gratis dengan KTP

5 September 2026
Bibit Siklon Cuaca Besok 2 September 2026

Mengapa Cuaca Hari Ini Tetap Bisa Hujan Saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG dan Prediksi hingga 10 September

5 September 2026
Jembatan Baru di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan

Mengapa Jembatan Gantung Pangandaran Ambruk? Ini Temuan TNI AD, Sorotan Ombudsman, dan Rencana Jembatan Baru

5 September 2026
Menag Sharing Praktik Baik Transformasi Peran Masjid di Indonesia kepada Imam Academy UK

Transformasi Peran Masjid di Indonesia Dipaparkan Menag kepada Imam Academy Inggris

5 September 2026

Popular Story

Pemerintah

Tiga Pesawat F-16 Hiasi Langit Jakarta dalam Merdeka Run 2026

by wahyu
29 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 28 Agustus 2026 – Tiga pesawat tempur F-16 milik...

Read moreDetails

Viral Dinar Candy Berjongkok di Balik Meja DJ Saat Petugas Razia Klub Malam

Mengenal Xiaomi 18 Fold: Perbedaan Flip dan Fold, Bocoran Desain hingga Jadwal Xiaomi 18

Apple Umumkan Event 9 September 2026, iPhone 18 Reguler Justru Diprediksi Absen

Batam Dapat Penghargaan atas Pembangunan Terintegrasi

Pergantian Komandan Kodim Padang, Sinergi Pembangunan Tetap Berjalan

Legalitas LAZ Dorong Penguatan Kelembagaan Filantropi di Ponorogo

Braves vs Nationals Hari Ini: Jadwal, Starter, Statistik, dan Pemain Kunci

Polri Salurkan Bantuan dan Trauma Healing di Pulau Sukun Pasca Gempa

Perampasan Aset Diperluas, DPR Hadapi Tantangan Lindungi Hak Warga

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.