Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana dengan mendirikan kawasan Huntap Terpusat di Sungkai. Sebanyak 183 unit rumah akan dibangun dengan dukungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sebagai bagian dari pemenuhan total kebutuhan 523 unit huntap bagi warga terdampak.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyatakan bahwa pembangunan Huntap Sungkai merupakan hasil kerja sama pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana. “Sinergi ini penting untuk memastikan masyarakat terdampak bencana dapat segera memiliki hunian yang layak,” ujar Tri di Kantor Disperkim Kota Padang, Jumat (31/7/2026).
Menurut Tri, dukungan dari Kementerian PKP tidak hanya mencakup pembangunan rumah, tetapi juga penyediaan infrastruktur dasar sehingga kawasan hunian dapat langsung ditempati setelah selesai dibangun. Dalam skema pembangunan tersebut, Pemerintah Kota Padang bertanggung jawab menyiapkan lahan melalui proses land clearing serta menyediakan sumber air bersih bagi kawasan Huntap. “Kami berkomitmen untuk menyediakan lahan dan infrastruktur yang dibutuhkan,” kata Tri.
Berdasarkan koordinasi dengan Kementerian PKP, pembangunan fisik rumah dijadwalkan dimulai pada awal September 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun. “Kami berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal,” ujarnya. Tri menjelaskan, pembangunan Huntap Sungkai merupakan bagian dari rencana pemenuhan 523 unit hunian tetap bagi warga terdampak bencana sebagaimana ditetapkan dalam SK 119.
Program tersebut dibagi ke dalam dua kawasan pembangunan. Selain 183 unit di Sungkai yang didukung Kementerian PKP, sebanyak 340 unit lainnya akan dibangun di kawasan Balai Gadang dengan dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi. “Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk mencapai target ini,” jelas Tri.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat, Pemerintah Kota Padang, dan lembaga kemanusiaan, penyediaan hunian tetap diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana. Selain menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak, pembangunan kawasan Huntap juga dirancang dengan dukungan infrastruktur dasar yang memadai sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan permukiman terhadap risiko bencana di masa mendatang.
















