Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Leapmotor B03X dipastikan masuk pasar Malaysia melalui skema perakitan lokal atau Completely Knocked Down di fasilitas Stellantis, Gurun, Kedah, sebagai bagian dari ekspansi kendaraan listrik Leapmotor di Asia Tenggara. SUV listrik ringkas tersebut dijadwalkan mulai dipasarkan pada paruh pertama 2027 setelah fasilitas yang sama sebelumnya menangani perakitan lokal Leapmotor B10 dan C10. Untuk pasar Malaysia, B03X akan membawa spesifikasi teknis yang mengacu pada standar Uni Eropa serta karakter berkendara yang dikembangkan bersama tim teknis Stellantis di Italia. Strategi tersebut ditempuh untuk menghadirkan kendaraan dengan spesifikasi global sekaligus memanfaatkan produksi lokal agar lebih sesuai dengan kondisi pasar Malaysia.
Leapmotor B03X merupakan nama yang dipakai untuk pasar internasional, sedangkan model yang sama dikenal sebagai A10 di China. Kehadiran model ini memperluas jajaran Leapmotor di Malaysia dengan menawarkan kendaraan listrik berukuran lebih ringkas dibandingkan sejumlah model yang telah lebih dahulu dirakit secara lokal.
Leapmotor B03X Bakal Dirakit Lokal di Kedah
Pemilihan skema CKD menjadi bagian penting dari strategi pemasaran B03X di Malaysia. Perakitan lokal memungkinkan model tersebut tidak bergantung pada skema impor kendaraan utuh atau Completely Built Up yang memiliki sejumlah persyaratan bagi mobil listrik.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam bahan disebutkan, kendaraan listrik impor utuh di Malaysia menghadapi ketentuan antara lain daya minimal 180 kW serta nilai Cost, Insurance and Freight di atas RM200.000. Dengan memanfaatkan fasilitas produksi Stellantis yang telah tersedia di Gurun, Leapmotor dapat menempatkan B03X pada rentang harga yang lebih rendah.
Harga Diproyeksikan Sekitar RM100.000
Leapmotor B03X diproyeksikan memiliki harga sekitar RM100.000 atau berada di kisaran Rp350 jutaan berdasarkan konversi yang tercantum dalam bahan. Posisi harga tersebut berada di bawah Leapmotor B10 versi CKD yang juga diproduksi di Malaysia.
Dari sisi ukuran, B03X masuk kelas B-SUV listrik dengan panjang 4.270 mm, lebar 1.810 mm, dan jarak sumbu roda 2.605 mm. Dengan dimensi tersebut, model ini akan berada di segmen yang sama dengan sejumlah SUV listrik kompak seperti BYD Atto 2 dan Proton eMas 5.
Motor Listrik 197 HP dan Dua Pilihan Baterai LFP
Untuk pasar internasional, Leapmotor B03X menggunakan satu motor listrik di poros roda depan. Motor tersebut menghasilkan tenaga 197 hp atau sekitar 145 kW dengan torsi maksimum 200 Nm.
Tenaga itu memungkinkan B03X berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam 8,6 detik dan mencapai kecepatan maksimum 160 km per jam. Spesifikasi performa tersebut menjadi salah satu perbedaan yang disiapkan untuk kendaraan versi internasional.
Sumber energinya berasal dari baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate buatan Gotion. Leapmotor menyediakan dua pilihan kapasitas, yakni 39,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 292 km berdasarkan standar WLTP dan 53,0 kWh yang menawarkan jarak tempuh hingga 382 km.
Fast Charging 133 kW Isi 30-80 Persen dalam 16 Menit
B03X turut dilengkapi teknologi 2.5C fast charging dengan kemampuan pengisian cepat DC hingga 133 kW. Dengan kemampuan tersebut, baterai diklaim dapat diisi dari kapasitas 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 16 menit.
Kemampuan pengisian cepat tersebut melengkapi karakter B03X sebagai SUV listrik yang menyasar kebutuhan perkotaan. Waktu pengisian yang relatif singkat memungkinkan pengguna mengisi energi ketika berhenti sementara sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Karakter Berkendara Disetel di Balocco Italia
Selain membawa spesifikasi berbeda dari versi China, karakter berkendara Leapmotor B03X untuk pasar internasional mendapat pengembangan dari tim teknis Stellantis. Pengujian pengendalian dan kenyamanan dilakukan di fasilitas sirkuit Balocco, Italia.
Penyesuaian tersebut diarahkan untuk menghasilkan karakter suspensi dan pengendalian yang mengikuti standar kendaraan global serta memberikan rasa berkendara lebih solid ketika digunakan di jalan raya. Pendekatan ini menjadi bagian dari persiapan B03X sebagai produk yang dipasarkan di luar China.
Sejumlah Fitur Versi China Tidak Dibawa
Upaya mengejar efisiensi bobot dan karakter berkendara juga membuat B03X versi internasional tidak membawa seluruh perangkat yang tersedia pada versi China. Beberapa fitur yang tidak disertakan antara lain modul LiDAR, atap kaca panoramik, dan tempat aksesori kabin.
Keputusan merakit B03X di Kedah memperlihatkan peran fasilitas Stellantis di Gurun sebagai basis produksi Leapmotor di kawasan. Setelah B10 dan C10, tambahan B03X memperluas pemanfaatan fasilitas tersebut untuk menghadirkan kendaraan listrik dengan skema produksi lokal.
Bagi Leapmotor, kombinasi perakitan CKD, dua pilihan baterai LFP, kemampuan fast charging hingga 133 kW, serta pengembangan karakter berkendara di Italia menjadi paket utama B03X untuk pasar Malaysia. Model ini baru dijadwalkan meluncur pada paruh pertama 2027, tetapi strategi produksinya menunjukkan bagaimana perakitan lokal dan pengembangan teknis lintas negara digunakan dalam ekspansi kendaraan listrik di Asia Tenggara.




















