Headline.co.id, Lombok Utara ~ Polda Nusa Tenggara Barat menyalurkan 15.000 liter air bersih kepada warga Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, pada Kamis (10/9/2026). Bantuan tersebut diberikan setelah masyarakat mengalami keterbatasan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turun langsung ke Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, untuk memastikan penyaluran air bersih berjalan dan diterima warga yang membutuhkan. Air bersih itu diangkut menggunakan tiga mobil tangki.
Kapolda NTB bersama rombongan tiba di Gili Trawangan sekitar pukul 15.05 Wita. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak keterbatasan pasokan air segera mendapat penanganan.
Air Bersih Gili Trawangan Diangkut Tiga Mobil Tangki
Dalam kegiatan itu, Polda NTB menyalurkan sekitar 15.000 liter air bersih kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan sebagai respons atas keterbatasan pasokan air yang mulai dirasakan warga Gili Trawangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga terhadap pelaku usaha pariwisata. Ketersediaan air diperlukan untuk menunjang aktivitas operasional dan pelayanan kepada wisatawan yang berada di kawasan tersebut.
Kehadiran Kapolda NTB di lokasi menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan bantuan disalurkan secara langsung. Selain memantau proses distribusi, Kapolda juga melihat kondisi warga dan kebutuhan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran kami di sini untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat segera dibantu dan penyaluran air berjalan dengan baik,” ujar Kalingga saat ditemui di sela kegiatan.
Kapolda NTB Pastikan Bantuan Diterima Warga
Irjen Kalingga mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons kepolisian terhadap persoalan keterbatasan air yang tengah dihadapi masyarakat Gili Trawangan. Ia menekankan pentingnya penanganan yang diarahkan agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
Menurut Kalingga, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian di tengah kondisi keterbatasan air yang berlangsung di Gili Trawangan.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan manfaat secara langsung dari langkah yang dilakukan hari ini. Yang terpenting, kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi keterbatasan air,” katanya.
Penyaluran air bersih dilakukan setelah kepolisian menerima kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air. Polda NTB kemudian mengerahkan tiga mobil tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di lokasi.
Warga Berharap Persoalan Air Segera Teratasi
Salah seorang perwakilan masyarakat Gili Trawangan, Dania, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolda NTB yang datang langsung menemui warga. Ia menilai kehadiran tersebut menunjukkan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dania berharap masalah ketersediaan air bersih di Gili Trawangan segera menemukan solusi. Harapan itu berkaitan dengan kebutuhan warga sekaligus keberlangsungan aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.
Keterbatasan air bersih sebelumnya telah memengaruhi kebutuhan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pada saat yang sama, pelaku usaha pariwisata membutuhkan pasokan air untuk mendukung operasional dan pelayanan kepada wisatawan.
Penyaluran 15.000 liter air bersih menjadi bagian dari langkah Polda NTB merespons kebutuhan mendesak masyarakat Gili Trawangan. Kehadiran langsung Kapolda di lokasi juga dimaksudkan untuk memastikan penanganan berjalan secara terkoordinasi dan menjangkau masyarakat yang terdampak.


















