Headline.co.id, Jakarta ~ Dumai Semarak Merdeka 2026 resmi ditutup di Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, pada Senin (14/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan sejak 14 Agustus hingga 14 September 2026 itu diselenggarakan sebagai wadah perayaan kemerdekaan sekaligus untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penutupan dihadiri Staf Ahli Hukum dan Politik Kota Dumai Hermanto Usman yang mewakili Wali Kota Dumai, panitia, sejumlah unsur pemerintahan, serta masyarakat. Rangkaian kegiatan diisi bazar UMKM, kuliner nusantara, wahana permainan, pentas seni, perlombaan, dan pembagian doorprize.
Hermanto mengatakan Dumai Semarak Merdeka 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi aktivitas ekonomi. Menurut dia, berbagai kegiatan yang digelar selama sebulan turut mempertemukan masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, aparat keamanan, sponsor, dan pihak lain dalam satu rangkaian kegiatan.
Dumai Semarak Merdeka 2026 Perkuat Kebersamaan
Dalam acara penutupan tersebut, Hermanto berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terbentuk selama pelaksanaan Dumai Semarak Merdeka 2026 dapat terus dipertahankan. Ia menyebut kebersamaan itu sebagai modal sosial yang dapat mendukung pembangunan Kota Dumai.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Semoga seluruh dukungan dan kolaborasi yang telah diberikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” harapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Hermanto saat menghadiri sekaligus menutup rangkaian kegiatan Dumai Semarak Merdeka 2026. Ia hadir mewakili Wali Kota Dumai dalam kegiatan yang berlangsung di Taman Bukit Gelanggang.
Selama penyelenggaraan, masyarakat mendapatkan beragam pilihan kegiatan. Selain bazar UMKM dan kuliner nusantara, panitia menghadirkan wahana dan permainan, pentas seni dan hiburan, berbagai perlombaan, hingga pembagian doorprize.
Bazar UMKM dan Kuliner Jadi Bagian Rangkaian Kegiatan
Keberadaan bazar UMKM dan kuliner nusantara menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dinilai turut membuka ruang aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut berjalan bersamaan dengan agenda hiburan, perlombaan, serta wahana yang dapat dinikmati masyarakat.
Ketua Pelaksana Dumai Semarak Merdeka, Muhammad Ikhsan Nizar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan. Apresiasi itu ditujukan kepada pemerintah, aparat keamanan, sponsor, pelaku usaha, dan masyarakat.
Menurut Muhammad Ikhsan, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Dumai Semarak Merdeka 2026. Kolaborasi tersebut juga mendukung pelaksanaan kegiatan yang memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Panitia turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan Dumai Semarak Merdeka, di antaranya Pertamina Hulu Rokan, RSUD, Pertamina Patra Niaga, Pelindo, dan Wilmar. Pelaksanaan Dumai Semarak Merdeka sendiri turut menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak nilai-nilai ekonomi lintas sektor masyarakat,” sebutnya.
Panitia Serahkan Penghargaan kepada Pendukung Kegiatan
Setelah rangkaian Dumai Semarak Merdeka 2026 berakhir, penyelenggara menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada sejumlah pihak. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi dalam pelaksanaan kegiatan.
Penutupan Dumai Semarak Merdeka 2026 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua LAMR, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, panitia pelaksana, serta masyarakat Kota Dumai.
Dengan berakhirnya kegiatan pada 14 September 2026, rangkaian Dumai Semarak Merdeka 2026 ditutup setelah berlangsung selama satu bulan. Pemerintah Kota Dumai berharap dukungan dan kolaborasi yang terbangun dapat terus menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
















