Headline.co.id, Pekanbaru ~ – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat 3.028 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam dua pekan terakhir. Kasus tersebut tercatat di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Data dihimpun dari 21 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota. Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat dengan membagikan masker gratis serta memastikan ketersediaan obat-obatan di puskesmas.
Kasus ISPA Pekanbaru itu menjadi perhatian karena paparan udara akibat kabut asap dapat berdampak terhadap berbagai kelompok usia, mulai dari balita, anak-anak hingga lanjut usia. Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru Dedy Sambudi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan.
Diskes Pekanbaru Imbau Warga Gunakan Masker
Dedy meminta masyarakat menggunakan masker saat berada di luar rumah. Imbauan itu disampaikan ketika kabut asap masih terlihat di langit Kota Pekanbaru.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Warga diminta, untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Dedy, Kamis (10/9/2026).
Menurut Dedy, kondisi kabut asap di Pekanbaru diduga berasal dari asap kiriman. Paparan udara yang tidak sehat tersebut berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan.
Diskes Pekanbaru bersama sejumlah pihak terkait terus melakukan langkah perlindungan untuk mengurangi risiko paparan kabut asap. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membagikan masker secara gratis kepada masyarakat.
11 Ribu Masker Dibagikan Selama Kabut Asap
Hingga saat ini, sekitar 11 ribu masker telah dibagikan kepada masyarakat selama kondisi kabut asap melanda Pekanbaru. Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai perlindungan dari paparan udara yang tidak sehat.
Selain itu, pembagian masker menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap.
Diskes Pekanbaru menilai dampak paparan udara akibat kabut asap dapat dirasakan oleh berbagai kelompok usia. Dedy menyebut warga yang terdampak ISPA berasal dari kelompok balita, anak-anak hingga lansia.
“Masyarakat yang terdampak ISPA, ada balita, anak-anak hingga lansia,” ujarnya.
Obat-obatan Disiapkan di 21 Puskesmas
Untuk menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan, Diskes Pekanbaru menyiapkan persediaan masker dan obat-obatan di 21 puskesmas. Fasilitas kesehatan tersebut tersebar di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.
Persediaan tersebut disiapkan agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap. Pembagian masker gratis juga akan terus dilakukan selama kualitas udara masih berada dalam kondisi tidak sehat.
Langkah perlindungan itu diharapkan membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Diskes Pekanbaru juga meminta warga tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama saat harus beraktivitas di luar ruangan.
“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap dapat memperoleh penanganan di tengah kondisi kabut asap,” tambahnya.













