Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Global

Kasus Korupsi Migas Irak Memanas, Aset Lebih dari US$10 Juta Disita dalam Kasus Korupsi Migas Irak

Saddam by Saddam
2 months ago
in Global
Reading Time: 5 mins read
419 5
A A
0
Pemerintah Irak Klaim Pulihkan Aset Lebih dari US$1 Miliar

Pemerintah Irak Klaim Pulihkan Aset Lebih dari US$1 Miliar (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kasus korupsi migas Irak terus berkembang setelah otoritas peradilan menyita uang tunai lebih dari US$10 juta, 35 properti, dan enam kendaraan dari Alaa Mohsen Khalaf, mantan kepala kantor pejabat senior Kementerian Perminyakan. Penyitaan dilakukan dalam penyelidikan yang juga menyeret mantan Wakil Menteri Perminyakan Irak untuk urusan penyulingan, Adnan al-Jumaili. Pemerintah dan Dewan Kehakiman Tertinggi Irak kini memperluas penindakan untuk menelusuri aset serta pihak lain yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dana publik.

Contents

    • 0.1. Trump Tawarkan $5,000 Jika Republik Menang Pemilu, Proposal Tunai Picu Kontroversi
    • 0.2. Fakta Trump Dividend $5,000: Syarat Politik, Biaya Fantastis hingga Risiko Inflasi
  • 1. Uang Tunai Lebih dari US$10 Juta Diamankan
  • 2. Posisi Khalaf Jadi Perhatian Penyidik
  • 3. Mantan Wakil Menteri Perminyakan Turut Ditahan
  • 4. Operasi Antikorupsi Irak Menjangkau Banyak Pihak
  • 5. Lebih dari US$1 Miliar Aset Diklaim Berhasil Dipulihkan
  • 6. Sektor Perminyakan Jadi Fokus Pengawasan
  • 7. Pemerintah Dorong Pelaporan Dugaan Korupsi

Kasus korupsi migas Irak menjadi sorotan setelah jumlah aset yang diamankan dari Khalaf mencapai jutaan dolar AS. Dewan Kehakiman Tertinggi Irak menyatakan penyelidikan belum berhenti pada penyitaan uang dan properti, karena aparat masih mendalami hubungan antara aset tersebut dengan dugaan praktik korupsi yang sedang diperiksa.

You might also like

Trump Dividend saat ini masih berada di antara janji politik dan rencana kebijakan

Trump Tawarkan $5,000 Jika Republik Menang Pemilu, Proposal Tunai Picu Kontroversi

14 September 2026
Presiden Donald Trump

Fakta Trump Dividend $5,000: Syarat Politik, Biaya Fantastis hingga Risiko Inflasi

14 September 2026

Perkembangan kasus korupsi migas Irak juga beriringan dengan penahanan Adnan al-Jumaili, mantan Wakil Menteri Perminyakan yang sebelumnya menjadi atasan Khalaf. Keterangan al-Jumaili kini didalami sebagai bagian dari penyelidikan untuk membongkar dugaan penyalahgunaan anggaran dan pemberian kontrak yang melanggar hukum.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Uang Tunai Lebih dari US$10 Juta Diamankan

Salah satu temuan terbesar dalam penyidikan adalah penyitaan uang dalam jumlah besar dari Alaa Mohsen Khalaf.

Hakim investigasi di Pengadilan Kriminal Pusat Baghdad untuk Pemberantasan Korupsi menyampaikan bahwa penyidik menemukan uang dalam mata uang dinar Irak dan dolar Amerika Serikat.

“Otoritas menyita 7 miliar dinar Irak, senilai sekitar US$5,3 juta (Rp93,81 miliar), dan US$5,5 juta (Rp97,35 miliar) lainnya dalam mata uang AS dari terdakwa Alaa Mohsen Khalaf,” ujar hakim sebagaimana tercantum dalam bahan laporan.

Jika dihitung berdasarkan rincian tersebut, nilai uang tunai yang diamankan mencapai sekitar US$10,8 juta.

Dewan Kehakiman Tertinggi Irak juga menyatakan sebanyak 35 properti dan enam kendaraan milik Khalaf telah resmi disita.

Seluruh aset tersebut kini berada dalam penguasaan otoritas selama proses penyelidikan berlangsung.

Posisi Khalaf Jadi Perhatian Penyidik

Khalaf sebelumnya menjabat sebagai kepala kantor Adnan al-Jumaili ketika al-Jumaili masih menduduki posisi Wakil Menteri Perminyakan Irak untuk urusan penyulingan.

Posisi tersebut membuat hubungan antara keduanya menjadi bagian penting dalam pengembangan perkara.

Penyidik masih mendalami asal-usul kekayaan Khalaf serta kemungkinan keterkaitannya dengan aktivitas yang dilakukan ketika ia berada di lingkungan pejabat senior sektor perminyakan.

Pemeriksaan aset menjadi salah satu cara aparat menelusuri dugaan aliran dana yang berkaitan dengan penyalahgunaan keuangan negara.

Namun, penyelidikan masih berlangsung sehingga penentuan tanggung jawab hukum setiap pihak tetap bergantung pada proses peradilan.

Mantan Wakil Menteri Perminyakan Turut Ditahan

Adnan al-Jumaili juga tengah berada dalam tahanan atas tuduhan yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana publik.

Ia diberhentikan dari jabatannya pada Juni 2026 menyusul tuduhan pemborosan anggaran pemerintah serta pemberian kontrak yang melanggar hukum.

Pihak berwenang kemudian menggunakan keterangannya sebagai salah satu bagian dalam pengembangan kasus.

Kesaksian al-Jumaili dinilai penting karena dapat membantu penyidik menelusuri hubungan antara pejabat, pengelolaan anggaran, kontrak, dan pihak lain yang mungkin berkaitan dengan perkara tersebut.

Penyelidikan terhadap Khalaf dan al-Jumaili menjadi bagian dari operasi yang lebih luas dan tidak terbatas pada satu perkara.

Operasi Antikorupsi Irak Menjangkau Banyak Pihak

Pemerintah Irak bersama Dewan Kehakiman Tertinggi menjalankan kampanye besar pemberantasan korupsi keuangan dan administratif sejak 28 Juni 2026.

Operasi tersebut diarahkan untuk membongkar praktik penyalahgunaan dana publik sekaligus mengembalikan aset negara yang diperoleh secara ilegal.

Penindakan telah menjangkau puluhan pejabat dan mantan pejabat, anggota parlemen, hingga pengusaha.

Pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan sektor perminyakan juga menjadi salah satu fokus utama penyelidikan.

Aparat melakukan penggeledahan di Baghdad dan sejumlah provinsi lainnya. Dari rangkaian operasi itu, otoritas menyita uang tunai, properti, kendaraan, serta berbagai aset lain yang diduga berkaitan dengan jaringan korupsi.

Lebih dari US$1 Miliar Aset Diklaim Berhasil Dipulihkan

Skala operasi antikorupsi Irak tidak hanya terlihat dari jumlah orang yang diperiksa, tetapi juga dari besarnya aset yang berhasil dikembalikan.

Juru bicara pemerintah Irak, Haider al-Aboudi, menyatakan kampanye tersebut telah menghasilkan pemulihan lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp17,7 triliun.

Nilai tersebut mencakup dana publik, aset keuangan, dan real estat yang disebut diperoleh secara ilegal.

“Korupsi adalah jaring yang sangat mengakar yang menghubungkan uang, struktur administratif, dan pengaruh,” ujar Haider al-Aboudi.

Pernyataan tersebut menggambarkan tantangan yang dihadapi pemerintah Irak dalam menangani korupsi yang melibatkan kepentingan ekonomi dan struktur birokrasi.

Sektor Perminyakan Jadi Fokus Pengawasan

Sektor perminyakan memiliki posisi strategis karena menjadi sumber utama pendapatan negara Irak.

Besarnya nilai ekonomi di sektor tersebut sekaligus membuat pengadaan proyek, pengelolaan anggaran, serta pemberian kontrak menjadi area yang mendapat perhatian dalam operasi antikorupsi.

Pemerintah Irak memperketat pengawasan terhadap mekanisme pengadaan publik dan pengelolaan kontrak untuk mengurangi peluang terjadinya penyalahgunaan.

Selain melalui penegakan hukum, langkah pencegahan juga diarahkan pada otomatisasi dan digitalisasi proses administrasi.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi serta mengurangi celah manipulasi dalam proses birokrasi.

Pemerintah Dorong Pelaporan Dugaan Korupsi

Upaya pemberantasan korupsi juga diperkuat melalui mekanisme pelaporan.

Pemerintah Irak menerapkan ketentuan yang memungkinkan pelapor memperoleh imbalan hingga 5 persen dari nilai dana yang berhasil dipulihkan apabila informasi yang disampaikan terbukti valid.

Skema tersebut digunakan untuk mendorong masyarakat maupun pihak yang mengetahui dugaan pelanggaran agar memberikan informasi kepada otoritas.

Sementara itu, penyelidikan terhadap Alaa Mohsen Khalaf dan Adnan al-Jumaili masih terus berjalan.

Penyitaan lebih dari US$10 juta, 35 properti, dan enam kendaraan menunjukkan besarnya nilai aset yang sedang ditelusuri dalam kasus tersebut. Otoritas peradilan Irak masih mendalami kesaksian, aliran dana, serta kemungkinan hubungan dengan pihak lain sebagai bagian dari operasi pemberantasan korupsi yang lebih luas di sektor perminyakan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Kasus korupsi migas IrakMantan Wakil Menteri PerminyakanPengadilan Kriminal Pusat BaghdadUS$10 Juta

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Trump Dividend saat ini masih berada di antara janji politik dan rencana kebijakan

Trump Tawarkan $5,000 Jika Republik Menang Pemilu, Proposal Tunai Picu Kontroversi

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Amerika Serikat Donald Trump menawarkan pembayaran US$5.000 kepada setiap warga dewasa apabila Partai Republik mampu mempertahankan...

Presiden Donald Trump

Fakta Trump Dividend $5,000: Syarat Politik, Biaya Fantastis hingga Risiko Inflasi

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Trump Dividend $5,000 menjadi salah satu janji politik yang paling menyita perhatian menjelang pemilu sela Amerika Serikat...

Trump Tegaskan Pembayaran $5,000 “100 Persen” Terjadi

Trump $5,000 untuk Warga AS Butuh Persetujuan Kongres, Mike Johnson: Detail Harus Dibahas

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Rencana trump $5,000 untuk setiap warga dewasa Amerika Serikat belum dapat dijalankan hanya berdasarkan keputusan Presiden Donald...

pasar obligasi pemerintah AS.

Departemen Keuangan AS Hadapi Dua Tekanan: Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

by Hendrawan
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Departemen Keuangan AS menghadapi dua tekanan besar secara bersamaan pada Jumat (21/8/2026), yakni gejolak pasar obligasi Treasury...

Departemen Keuangan Amerika Serikat Kini Jadi Perhatian Pasar Global

Hutang AS Tembus US$40 Triliun, Kebijakan Departemen Keuangan Picu Kekhawatiran Investor

by Hendrawan
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Utang pemerintah Amerika Serikat yang telah melampaui US$40 triliun menjadi perhatian investor ketika Departemen Keuangan Amerika Serikat...

Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

Departemen Keuangan Amerika Serikat Perluas Buyback Obligasi, Dolar AS Tertekan

by Hendrawan
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Departemen Keuangan Amerika Serikat memperbesar pembelian kembali atau buyback obligasi pemerintah berjangka panjang di tengah kenaikan imbal...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Voyah Dream 9 Masuk Malaysia 2027, MPV Premium Dongfeng Tawarkan BEV dan PHEV

Voyah Dream 9 Masuk Malaysia 2027, MPV Premium Dongfeng Tawarkan BEV dan PHEV

23 September 2026
: Sapaan hangat dan akrab mahasiswa Indonesia menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Vladivostok, Federasi Rusia, pada Rabu (2/9/2026). Foto: BPMI Setpres/Rusman

Mahasiswa Indonesia Sambut Prabowo di Vladivostok

23 September 2026
: Rhodiyah Nasution, istri Yudistiro Pranoto, setelah menerima dukungan langsung dari Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Fifi Aleyda Yahya. (Foto: Immanuel Kristi Winata Infopublik/Igid)

Keluarga Yudistiro Harap Temuan Terbaru Buka Pencarian

23 September 2026

Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Gunungkidul: BMKG Catat Peristiwa Ini

27 November 2023
Program Sekolah Gratis di Banten Permudah Akses Pendidikan bagi Buruh Harian

Program Sekolah Gratis di Banten Permudah Akses Pendidikan bagi Buruh Harian

20 July 2026
: Pendampingan penggunaan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi pencatat surat di lingkungan perangkat daerah. (foto Hargo)

Pemprov Gorontalo Tingkatkan Digitalisasi Lewat Implementasi SRIKANDI

1 September 2026
Jersey Super League 202627 Telah Tersedia Di Persib Store Dan Mitra

Jersey PERSIB Super League 2026/27 Tersedia di Persib Store

1 October 2026

Artikel Terbaru

Berita Terkini

Kemnaker Siapkan Pelatihan bagi 50.000 Pekerja Terdampak PHK

23 October 2026
Berita Terkini

Pelindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat Pemkab Bojonegoro

23 October 2026
Berita Terkini

Kredit Rakyat Rp400 Triliun Ditargetkan Tersalurkan pada 2027

23 October 2026
Berita Terkini

Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla dengan 72.303 Personel

23 October 2026
Tak Ada Waktu Untuk Bersedih

Jadwal Padat, PERSIB Tak Punya Waktu untuk Bersedih

23 October 2026
Berita Terkini

KPK Tahan Tujuh Tersangka Korupsi Proyek Jalan Sumut

23 October 2026
Berita Terkini

Proyek Gas JNE#6 dan Maha-South Hub Tambah 290 MMSCFD

23 October 2026

Popular Story

300 Remaja Buddhist Dapat Bimbingan Pra Perkawinan
Pemerintah

Bimbingan Pra Perkawinan Diikuti 300 Remaja Buddhist di Jakarta

by Saddam
18 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 300 siswa SMA dan SMK dari 18 sekolah...

Read moreDetails

Identitas Kerangka Manusia di Pajangan Bantul Mulai Terungkap, Keluarga Kenali Ciri Gigi Korban

Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045

KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub Kawal Klaim Asuransi Penumpang

Pemkab Sambas Dorong Deteksi Dini Kanker Payudara

Persebaya U-17 ke Final Piala Soeratin Usai Menang 1-0

ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan dalam Dua Tahun

Beckham Siap Tampil Lawan Persik Usai Pulih dari Cedera

Jakarta Bidik 50 Besar Kota Global lewat Infrastruktur Digital

Empat Prioritas Pemerintah Membenahi Program MBG

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.