Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Global

Hutang AS Tembus US$40 Triliun, Kebijakan Departemen Keuangan Picu Kekhawatiran Investor

Hendrawan by Hendrawan
31 minutes ago
in Global
Reading Time: 6 mins read
410 13
A A
0
Departemen Keuangan Amerika Serikat Kini Jadi Perhatian Pasar Global

Departemen Keuangan Amerika Serikat Kini Jadi Perhatian Pasar Global (Dok Reuters)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Utang pemerintah Amerika Serikat yang telah melampaui US$40 triliun menjadi perhatian investor ketika Departemen Keuangan Amerika Serikat memperbesar pembelian kembali atau buyback obligasi Treasury berjangka panjang. Kebijakan tersebut ditujukan untuk meredam tekanan imbal hasil, tetapi reaksi pasar pada Jumat (21/8/2026) menunjukkan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal AS belum mereda. Dolar AS tertekan, imbal hasil obligasi tetap tinggi, sementara sebagian investor mulai meningkatkan diversifikasi ke emas dan Bitcoin.

Langkah Departemen Keuangan Amerika Serikat menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan pemerintah masih dapat meningkatkan buyback obligasi Treasury. Sehari sebelumnya, pemerintah mengumumkan rencana menggandakan nilai pembelian kembali surat utang jangka panjang pada kuartal berikutnya setelah pasar menghadapi lonjakan imbal hasil.

You might also like

pasar obligasi pemerintah AS.

Contents

    • 0.1. Departemen Keuangan AS Hadapi Dua Tekanan: Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran
    • 0.2. Departemen Keuangan Amerika Serikat Perluas Buyback Obligasi, Dolar AS Tertekan
  • 1. Utang AS di Atas US$40 Triliun Jadi Sorotan Pasar
  • 2. Efek Buyback Treasury Mulai Memudar
  • 3. Investor Pertanyakan Kredibilitas Kebijakan AS
  • 4. Dolar AS Tertekan
  • 5. The Fed Hadapi Kondisi Keuangan yang Kompleks
  • 6. Bessent Bantah Ada Konflik dengan The Fed
  • 7. Investor Mulai Beralih ke Emas dan Bitcoin
  • 8. Efektivitas Kebijakan Treasury Jadi Ujian Berikutnya

Departemen Keuangan AS Hadapi Dua Tekanan: Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

21 August 2026
Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

Departemen Keuangan Amerika Serikat Perluas Buyback Obligasi, Dolar AS Tertekan

21 August 2026

Namun, kebijakan Departemen Keuangan Amerika Serikat belum mampu memberikan ketenangan berkelanjutan kepada pasar. Imbal hasil Treasury sempat turun setelah pengumuman buyback, tetapi kembali meningkat karena investor masih mempertimbangkan besarnya utang pemerintah, defisit fiskal, inflasi yang berada di atas target Federal Reserve, serta ketidakpastian arah kebijakan ekonomi AS.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Utang AS di Atas US$40 Triliun Jadi Sorotan Pasar

Besarnya beban utang pemerintah menjadi salah satu faktor yang membuat investor mempertanyakan efektivitas intervensi Treasury dalam menekan biaya pinjaman.

Kekhawatiran pasar tidak hanya berpusat pada kemampuan pemerintah memengaruhi harga obligasi dalam jangka pendek, tetapi juga pada kondisi fiskal yang mendasari kenaikan imbal hasil tersebut.

Strategist Goldman Sachs Vitali Meschoulam mengatakan persoalan yang dihadapi AS saat ini semakin terlihat sebagai persoalan fiskal, bukan sekadar masalah teknis di pasar obligasi.

“Keraguan kami bukan karena pembuat kebijakan tidak memiliki alat untuk memengaruhi imbal hasil obligasi jangka panjang. Sejarah menunjukkan bahwa mereka bisa, setidaknya untuk sementara. Keraguan kami adalah masalah yang dihadapi saat ini semakin terlihat sebagai masalah fiskal, bukan teknis,” kata Meschoulam.

Menurut dia, pemerintah memang memiliki kemampuan untuk menekan premi jangka waktu atau term premium pada obligasi. Namun, efektivitas kebijakan tersebut dapat berkurang ketika perhatian pasar mulai beralih kepada dinamika pembiayaan utang pemerintah.

Efek Buyback Treasury Mulai Memudar

Departemen Keuangan AS sebelumnya mengumumkan peningkatan pembelian kembali surat utang pemerintah, terutama obligasi berjangka panjang.

Bessent mengatakan salah satu tujuan kebijakan tersebut adalah memberikan sinyal kepada pasar bahwa tingkat imbal hasil saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental ekonomi Amerika Serikat.

Respons awal pasar terlihat dari penurunan tajam imbal hasil Treasury pada Rabu. Namun, efek tersebut tidak bertahan lama karena imbal hasil kembali meningkat pada perdagangan berikutnya.

Pada Jumat, imbal hasil Treasury tenor 30 tahun naik sekitar 1,4 basis poin menjadi 5,2508%.

Sementara itu, imbal hasil Treasury 10 tahun berada di 4,7041% setelah pada perdagangan sebelumnya naik sekitar 4,5 basis poin.

Pergerakan tersebut menunjukkan pasar belum sepenuhnya yakin bahwa peningkatan buyback dapat mengatasi tekanan yang berasal dari kondisi fiskal secara lebih luas.

Investor Pertanyakan Kredibilitas Kebijakan AS

Kebijakan pembelian kembali Treasury juga memunculkan kekhawatiran mengenai semakin besarnya intervensi pemerintah dalam mengelola biaya pinjaman.

Currency strategist Commonwealth Bank of Australia Carol Kong menilai langkah tersebut menjadi contoh lain penggunaan instrumen tidak konvensional oleh pemerintah AS.

“Pembelian kembali obligasi jangka panjang oleh Departemen Keuangan pada dasarnya merupakan contoh lain bagaimana pemerintah AS menggunakan instrumen yang tidak konvensional untuk mengelola biaya pinjaman. Ini terjadi di tengah tingginya utang pemerintah, defisit fiskal yang terus membesar dan ketidakpastian kebijakan,” kata Kong.

Menurut Kong, kondisi tersebut dapat menjadi hambatan tambahan bagi sentimen investor terhadap aset dolar AS.

Investor juga berpotensi meningkatkan aktivitas lindung nilai terhadap dolar dan mengalihkan sebagian dana ke aset lain apabila ketidakpastian fiskal terus meningkat.

Dolar AS Tertekan

Tekanan terhadap kepercayaan pasar turut tercermin pada pergerakan dolar Amerika Serikat.

Indeks dolar berada di jalur penurunan lebih dari 0,8% sepanjang pekan dan terakhir berada di level 98,82, mendekati posisi terendah dalam tiga bulan terhadap sekeranjang enam mata uang utama.

Pada saat bersamaan, sejumlah mata uang utama menguat.

Euro diperdagangkan di sekitar US$1,1685 dan mencatat kenaikan sekitar 1% sepanjang pekan.

Poundsterling naik 0,08% menjadi US$1,3643 dan telah menguat sekitar 0,8% dalam sepekan.

Dolar Australia juga naik 0,13% menjadi US$0,7123, sedangkan dolar Selandia Baru menguat 0,23% menjadi US$0,5957.

Pergerakan tersebut memperlihatkan meningkatnya tekanan terhadap dolar ketika investor kembali menilai risiko fiskal Amerika Serikat.

The Fed Hadapi Kondisi Keuangan yang Kompleks

Strategi Treasury juga mendapat perhatian dari pejabat Federal Reserve karena penurunan imbal hasil obligasi secara berkelanjutan dapat membuat kondisi keuangan menjadi lebih longgar.

Presiden Federal Reserve St. Louis Alberto Musalem menegaskan The Fed akan tetap menentukan kebijakan berdasarkan perkembangan pasar tenaga kerja dan inflasi.

The Fed tidak akan menjadikan kebijakan pengelolaan utang pemerintah sebagai faktor utama dalam menentukan arah suku bunga.

Namun, apabila buyback Treasury berhasil menurunkan imbal hasil dan memberikan dorongan terhadap kegiatan ekonomi, kondisi tersebut dapat menjadi tantangan apabila inflasi masih membutuhkan kebijakan moneter ketat.

Musalem sebelumnya menilai The Fed seharusnya menaikkan suku bunga pada pertemuan 28–29 Juli, bukan mempertahankannya di kisaran 3,50%–3,75%.

Ia juga memberikan sinyal cenderung mendukung kenaikan suku bunga dalam rapat 15–16 September karena menilai kondisi keuangan masih cukup longgar untuk mendukung aktivitas ekonomi.

Bessent Bantah Ada Konflik dengan The Fed

Scott Bessent membantah adanya potensi konflik antara kebijakan Departemen Keuangan dan Federal Reserve.

Menurut dia, keputusan suku bunga sepenuhnya berada di bawah kewenangan The Fed dan terpisah dari strategi pengelolaan utang yang dilakukan Treasury.

Bessent juga menyatakan kedua lembaga dapat bekerja sama apabila diperlukan dalam menyesuaikan perubahan neraca dan pengurangan kepemilikan obligasi yang dilakukan Federal Reserve.

Pemerintah juga menyiapkan langkah konsolidasi fiskal baru. Bessent mengatakan dirinya bersama Direktur Anggaran Gedung Putih Russell Vought akan menjalankan upaya tersebut atas arahan Presiden AS Donald Trump.

Meski demikian, pasar masih menunggu apakah langkah fiskal tersebut mampu meredakan kekhawatiran yang telah mendorong aksi jual Treasury.

Investor Mulai Beralih ke Emas dan Bitcoin

Besarnya utang pemerintah AS dan tekanan terhadap dolar turut membuat sebagian investor mencari alternatif di luar aset tradisional Amerika Serikat.

Emas dan Bitcoin menjadi dua aset yang kembali mendapat perhatian ketika investor meningkatkan diversifikasi.

Bitcoin pada Jumat diperdagangkan naik sekitar 1,6% menjadi US$73.823,43 setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.

Aset kripto tersebut berada di jalur kenaikan sekitar 17% sepanjang pekan. Jika bertahan, penguatan itu akan menjadi kenaikan mingguan terbesar Bitcoin dalam sekitar dua setengah tahun.

Sementara itu, harga emas spot berada di jalur kenaikan lebih dari 3% sepanjang pekan.

Pergerakan emas dan Bitcoin terjadi ketika kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal AS dan prospek dolar semakin meningkat.

Efektivitas Kebijakan Treasury Jadi Ujian Berikutnya

Perkembangan pasar menunjukkan tantangan utama Departemen Keuangan AS bukan hanya menurunkan imbal hasil obligasi dalam jangka pendek.

Pasar juga menunggu apakah pemerintah mampu menunjukkan arah pengelolaan fiskal yang dapat mengurangi kekhawatiran terhadap besarnya utang dan kebutuhan pembiayaan pemerintah.

Program buyback dapat memberikan dukungan terhadap pasar obligasi, tetapi dampaknya sejauh ini belum bertahan lama.

Di sisi lain, penurunan imbal hasil yang terlalu besar juga dapat menimbulkan persoalan berbeda apabila membuat kondisi keuangan semakin longgar ketika The Fed masih berupaya membawa inflasi menuju target 2%.

Dengan utang pemerintah telah melampaui US$40 triliun, pergerakan Treasury, dolar AS, kebijakan fiskal pemerintah, serta arah suku bunga Federal Reserve menjadi rangkaian faktor yang terus diperhatikan investor dalam menilai prospek aset Amerika Serikat.

Tags: buyback obligasi TreasuryDolar AS tertekanMenteri Keuangan AS Scott BessentUtang pemerintah Amerika Serikat

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

pasar obligasi pemerintah AS.

Departemen Keuangan AS Hadapi Dua Tekanan: Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

by Hendrawan
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Departemen Keuangan AS menghadapi dua tekanan besar secara bersamaan pada Jumat (21/8/2026), yakni gejolak pasar obligasi Treasury...

Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

Departemen Keuangan Amerika Serikat Perluas Buyback Obligasi, Dolar AS Tertekan

by Hendrawan
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Departemen Keuangan Amerika Serikat memperbesar pembelian kembali atau buyback obligasi pemerintah berjangka panjang di tengah kenaikan imbal...

Perang Rusia-Ukraina Memanas, Moskow Tuduh Inggris Terlibat dalam Serangan Jarak Jauh

Mengapa Rusia Marah kepada Inggris? Drone Ukraina Jadi Pemicu Ketegangan Baru

by Hendrawan
19 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Rusia kembali melontarkan peringatan keras kepada Inggris setelah muncul laporan bahwa Ukraina menggunakan drone buatan Inggris untuk...

Rusia Peringatkan Inggris soal Dukungan ke Ukraina, “Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar”

Rusia-Inggris Kembali Tegang, Drone Berjangkauan 960 Km Jadi Sorotan

by Hendrawan
19 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Ketegangan Rusia dan Inggris kembali meningkat setelah muncul laporan bahwa Ukraina menggunakan drone buatan Inggris dengan jangkauan...

Rusia Ancam Inggris setelah Drone Jarak Jauh Digunakan Ukraina untuk Menyerang

Rusia Peringatkan Inggris soal Drone Ukraina, Moskow Ancam Ada Konsekuensi

by Hendrawan
19 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Rusia memperingatkan Inggris mengenai kemungkinan “konsekuensi” setelah muncul laporan bahwa drone buatan Inggris digunakan Ukraina untuk menyerang...

Bara Krishna Hasibuan, Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Cs-137 dan Masyarakat Beresiko Terdampak memimpin rapat Satgas Cs-137 di Jakarta, Senin (20/10/2025). (Foto: Humas Kemenko Pangan)

Pemerintah Pastikan Ekspor Rempah Aman, BPOM Ditunjuk sebagai Lembaga Sertifikasi Bebas Radioaktif ke AS

by Hendrawan
21 October 2025
0

Headline.co.id (Jakarta) — Pemerintah Indonesia memastikan keamanan produk ekspor nasional setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA)...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pengumuman OSN-K 2026 Resmi Terbit, Olimpiade Sains Nasional Indonesia Siap Masuk Seleksi Tingkat Provinsi

Hasil Olimpiade Sains Nasional Indonesia 2026 Jenjang SD dan SMP Diumumkan, Peserta Lolos Bersiap ke OSN Provinsi

26 June 2026
Remisi Khusus Natal Diberikan kepada 15.235 Narapidana di Indonesia

Remisi Khusus Natal Diberikan kepada 15.235 Narapidana di Indonesia

26 December 2025
Timnas Aljazair Raih Kemenangan Tipis Atas Belanda di Laga Uji Coba

Timnas Aljazair Raih Kemenangan Tipis Atas Belanda di Laga Uji Coba

4 June 2026
Bupati Indramayu Tekankan Sportivitas di Liga Jabar 2026

Bupati Indramayu Tekankan Sportivitas di Liga Jabar 2026

2 July 2026
Gelombang Panas Mematikan Menyerbu Korea Selatan, Merenggut 21 Nyawa

Gelombang Panas Mematikan di Korea Selatan Menewaskan 21 Orang

16 August 2024
775 Siswa Bintara Polri Mulai Pendidikan SPKT di SPN Polda Metro Jaya

775 Siswa Bintara Polri Mulai Pendidikan SPKT di SPN Polda Metro Jaya

21 July 2026
Coretan bernada protes terpampang di pagar Polda DIY usai massa aksi melakukan vandalisme

Aliansi Jogja Memanggil Desak Reformasi Polri dan Copot Kapolri Usai Aksi di Polda DIY

29 August 2025

Artikel Terbaru

Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah Jokowi Berlanjut

Hoaks Pemalsuan Ijazah Jokowi Meluas, Narasi Rektor UGM Ditangkap dan Kampus Disegel Beredar

21 August 2026
Arsip Ijazah Jokowi Disebut Musnah, KPU Solo Klarifikasi Dokumen Pendaftaran Masih Tersimpan

Cek Fakta Isu Pemalsuan Ijazah Jokowi: Ova Emilia Masih Menjabat Rektor dan UGM Tetap Beroperasi

21 August 2026
Jokowi Siap Tunjukkan Dokumen Pendidikan Asli

Isu Pemalsuan Ijazah Jokowi Memanas, Klaim Rektor UGM Ditangkap Dipastikan Hoaks

21 August 2026
pasar obligasi pemerintah AS.

Departemen Keuangan AS Hadapi Dua Tekanan: Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

21 August 2026
Departemen Keuangan Amerika Serikat Kini Jadi Perhatian Pasar Global

Hutang AS Tembus US$40 Triliun, Kebijakan Departemen Keuangan Picu Kekhawatiran Investor

21 August 2026
Gejolak Treasury dan Sanksi Ekonomi terhadap Iran

Departemen Keuangan Amerika Serikat Perluas Buyback Obligasi, Dolar AS Tertekan

21 August 2026
Dukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Gempa Flores NTT, Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Kemenhub Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores Melalui Jalur Udara dan Laut

21 August 2026

Popular Story

Menelusuri Auman Singa di Balik Legenda Selecta: Dari Goa Mistis Hingga Taman Raksasa
Sepak Bola

Sejarah dan Daya Tarik Singa di Taman Rekreasi Selecta, Batu

by Lia
15 August 2026
0

Headline.co.id, Batu ~ Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu menawarkan pengalaman unik...

Read moreDetails

Kehadiran Pemain Senior Warnai Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026

Pemko Padang Panjang Berikan Penghargaan kepada Ulya Kireina Halim atas Keberhasilan di Paskibraka Nasional

Pemkab Bener Meriah Lakukan Apel Siaga untuk Antisipasi Kebakaran Hutan

Satlantas Polresta Karawang Intensifkan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas

Bantuan Logistik BNPB Tiba di Palue untuk Memperkuat Penanganan Pascagempa

Persib Badung Raih Kemenangan Dramatis atas Bali United 3-2

SD Fransiskus 2 Pahoman Juara DANCOW Indonesia Cerdas Season 2, Ungguli Finalis dari 14 Provinsi

BNPB Prioritaskan Evakuasi dan Bantuan Pascagempa di NTT

Kapolda NTT Distribusikan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.