Headline.co.id ~ Persebaya U-17 melaju ke final Piala Soeratin 2026 setelah mengalahkan Bintang Timur U-17 dengan skor 1-0 pada semifinal putaran nasional di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Kamis (22/10). Gol tunggal Raditya Dwi Saputra pada menit ke-12 menjadi penentu kemenangan Persebaya. Hasil tersebut diraih setelah Green Force muda mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir meski mendapat tekanan dari Bintang Timur, terutama pada babak kedua.
Kemenangan ini memastikan Persebaya U-17 selangkah lebih dekat dengan gelar juara Piala Soeratin 2026. Tim asuhan Yongki Kastanya akan menghadapi Waamanat Bhintuka FC pada partai final yang dijadwalkan berlangsung di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Sabtu (24/10).
Gol Raditya Bawa Persebaya U-17 Unggul
Persebaya U-17 langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Para pemain berusaha menguasai jalannya laga dengan menekan pertahanan Bintang Timur untuk mendapatkan gol pembuka.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-12. Raditya Dwi Saputra berhasil membobol gawang Bintang Timur U-17 dan membawa Persebaya unggul 1-0.
Gol itu menjadi momentum penting bagi Persebaya. Keunggulan membuat para pemain Green Force muda semakin percaya diri untuk mengendalikan pertandingan sekaligus menjaga jarak dari upaya Bintang Timur mengejar ketertinggalan.
Bintang Timur tidak tinggal diam setelah kebobolan. Mereka berusaha memberikan perlawanan, sehingga para pemain Persebaya dituntut menjaga konsentrasi dan kedisiplinan agar keunggulan tidak berubah hingga akhir laga.
Bintang Timur Tingkatkan Tekanan pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Bintang Timur meningkatkan tekanan dan sempat mengurung pertahanan Persebaya U-17. Situasi tersebut membuat Green Force muda harus bekerja lebih keras untuk meredam serangan lawan.
Barisan pertahanan Persebaya dituntut tetap disiplin dalam menghadapi tekanan tersebut. Para pemain lainnya juga bahu-membahu menjaga keunggulan yang telah diperoleh sejak babak pertama.
Persebaya mampu mempertahankan skor 1-0 sampai peluit panjang. Gol Raditya tetap menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan semifinal tersebut sekaligus memastikan tiket Green Force muda ke partai puncak.
Yongki Apresiasi Perjuangan Pemain
Pelatih Persebaya U-17 Yongki Kastanya mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai. Ia menilai para pemain telah berusaha menjalankan instruksi dan menjaga fokus di tengah tekanan.
“Anak-anak sudah berjuang dengan baik sampai menit akhir. Mereka berusaha menjalankan instruksi dan tetap menjaga fokus di tengah tekanan. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim,” ujar Coach Yongki.
Menurut Yongki, tekanan yang diberikan Bintang Timur menjadi bagian dari ujian bagi timnya. Para pemain harus mampu menjaga ketenangan ketika menghadapi situasi sulit, terutama dalam pertandingan yang menentukan langkah menuju final.
“Dalam pertandingan seperti ini, kami harus siap menghadapi tekanan sampai akhir. Anak-anak berusaha bertahan dan menjaga keunggulan. Kami tentu masih perlu melakukan evaluasi, tetapi saya mengapresiasi perjuangan mereka yang mampu membawa Persebaya ke final,” jelasnya.
Persebaya U-17 Tantang Waamanat Bhintuka FC
Dengan kemenangan atas Bintang Timur U-17, perjalanan Persebaya dalam Piala Soeratin 2026 berlanjut ke partai final. Waamanat Bhintuka FC akan menjadi lawan yang dihadapi Green Force muda pada pertandingan penentuan gelar.
Final Piala Soeratin 2026 akan digelar di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Sabtu (24/10). Persebaya U-17 membawa modal kemenangan 1-0 atas Bintang Timur setelah mampu mencetak gol lebih dahulu dan menjaga keunggulan tersebut sampai pertandingan berakhir.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















