Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Pasar MPV premium elektrifikasi di Asia Tenggara akan kedatangan Voyah Dream 9, model flagship dari merek premium milik Dongfeng, yang dijadwalkan meluncur di Malaysia pada kuartal pertama 2027. Distributor resmi Dongfeng di Malaysia, Volt Auto Malaysia, mengonfirmasi kendaraan tersebut akan hadir dengan pilihan Battery Electric Vehicle atau BEV dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Model ini pada tahap awal akan didatangkan secara utuh atau Completely Built Up sebelum produksi direncanakan beralih ke skema Completely Knocked Down melalui perakitan lokal.
Kehadiran Voyah Dream 9 menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi merek Voyah di Malaysia. Selain menyiapkan produk flagship tersebut, Voyah juga akan mempunyai jaringan dealer dan showroom mandiri yang terpisah dari jaringan kendaraan penumpang Dongfeng.
Voyah Dream 9 Disiapkan Jadi MPV Flagship di Malaysia
Voyah Dream 9 merupakan penerus Voyah Dream dengan dimensi lebih besar dan sejumlah teknologi baru. MPV ini memiliki panjang 5.325 mm, lebar 1.998 mm, tinggi 1.805 mm, serta wheelbase mencapai 3.200 mm.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pada bagian depan, kendaraan tersebut menggunakan gril krom dengan desain yang disebut bergaya 'Sisik Naga'. Sistem pencahayaannya juga memanfaatkan teknologi pintar Huawei Xpixel untuk memperkuat karakter modern pada MPV premium tersebut.
Volt Auto Malaysia memperkirakan konsumen lokal sedikit lebih condong terhadap varian PHEV karena konfigurasi tersebut memadukan mesin bensin dan motor listrik.
'Voyah Dream 9 hadir membawa dua pilihan sistem penggerak, yaitu listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) dan Plug-in Hybrid (PHEV), dengan proyeksi penerimaan konsumen lokal yang sedikit cenderung ke varian hybrid bensin-listrik,' ungkap pihak Volt Auto Malaysia.
BEV Tawarkan Jarak Tempuh hingga 701 Km
Untuk varian listrik murni, Voyah Dream 9 BEV mengandalkan dua motor listrik. Motor bagian depan menghasilkan tenaga 175 kW, sedangkan motor belakang memiliki output 300 kW. Total tenaga sistem mencapai 475 kW.
Sumber energinya berasal dari baterai lithium ternary berkapasitas 120 kWh. Dengan kapasitas tersebut, Voyah Dream 9 BEV diklaim mampu menempuh jarak hingga 701 km berdasarkan pengujian CLTC. Jika mengacu pada standar WLTP, kemampuan jelajahnya berada di kisaran 575 km.
Kemampuan jelajah tersebut menjadi salah satu unsur yang ditawarkan Voyah Dream 9 selain kemewahan kabin, terutama karena kendaraan ini memiliki dimensi lebih dari lima meter dan diposisikan sebagai MPV premium.
Varian PHEV Bertenaga hingga 555 kW
Sementara itu, Voyah Dream 9 PHEV menggunakan mesin bensin 1,5 liter turbo yang dikombinasikan dengan dua motor listrik. Sistem tersebut menghasilkan tenaga maksimum hingga 555 kW atau sekitar 755 PS.
Varian plug-in hybrid menggunakan baterai berkapasitas 65 kWh. Dalam mode listrik murni, kendaraan ini mampu menempuh hingga 300 km berdasarkan standar CLTC. Berdasarkan pengujian WLTP, jarak tempuh listriknya mencapai sekitar 246 km.
Pengisian Cepat 800V dan Kemudi Roda Belakang
Baik varian BEV maupun PHEV menggunakan arsitektur kelistrikan 800V yang dipadukan dengan kemampuan pengisian daya 5C. Dengan dukungan tersebut, baterai diklaim dapat diisi dari kapasitas 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 12 menit.
Pada sektor pengendalian, Voyah Dream 9 menggunakan sasis yang disebut 'Huju P'. Suspensi depan memakai konfigurasi double-wishbone, sedangkan bagian belakang menggunakan sistem five-link. Suspensi itu dipadukan dengan pegas udara tiga ruang dan peredam dual-valve untuk menjaga kenyamanan sekaligus stabilitas bodi.
MPV ini juga dilengkapi rear-axle steering yang memungkinkan roda belakang berbelok hingga 10 derajat. Teknologi tersebut dirancang membantu kemampuan manuver kendaraan, termasuk ketika bergerak di kawasan perkotaan atau ruang parkir yang terbatas.
Kabin Tiga Baris Fokus pada Kenyamanan
Di dalam kabin, Voyah Dream 9 menggunakan konfigurasi tiga baris dengan penekanan pada kenyamanan penumpang. Kursi baris kedua menggunakan model captain seat yang dirancang menyerupai kursi kelas penerbangan dan dapat diputar sehingga penumpang di baris kedua bisa berhadapan dengan penumpang baris ketiga.
Perlengkapan kenyamanan lainnya mencakup kulkas, layar lipat, dan kaca peredup adaptif. Kombinasi fitur tersebut menempatkan Voyah Dream 9 tidak hanya sebagai kendaraan keluarga, tetapi juga sebagai MPV premium yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh.
Pada sisi keselamatan dan teknologi bantuan berkendara, Voyah Dream 9 menggunakan sistem Huawei Qiankun ADS 5.0 Level 3. Sistem tersebut didukung 37 sensor terintegrasi serta unit LiDAR untuk membantu kendaraan membaca kondisi lingkungan di sekitarnya.
Belum Ada Kepastian Masuk Indonesia
Peluncuran Voyah Dream 9 di Malaysia pada kuartal pertama 2027 menjadi langkah Dongfeng memperluas jangkauan merek premium Voyah di Asia Tenggara. Pilihan BEV dan PHEV, teknologi pengisian cepat 800V, jarak tempuh ratusan kilometer, serta konfigurasi kabin tiga baris menjadi bagian dari paket yang disiapkan untuk bersaing di segmen MPV premium.
Untuk saat ini belum ada kepastian mengenai rencana pemasaran Voyah Dream 9 di Indonesia. Debutnya di Malaysia tetap menjadi perkembangan penting dalam ekspansi Voyah di kawasan Asia Tenggara, terutama di tengah persaingan segmen MPV premium yang diisi merek Jepang dan pemain baru asal China.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














