Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjajaki kolaborasi pembangunan infrastruktur digital untuk mendorong Jakarta masuk 50 besar kota global. Pembahasan itu dilakukan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria bersama Kepala Bappeda DKI Jakarta dan President Director Kearney Indonesia di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026). Kolaborasi tersebut mencakup penataan jalur telekomunikasi, perluasan jaringan fiber optik, dan peningkatan kualitas layanan internet. Langkah itu diarahkan untuk memperluas akses internet pita lebar tetap atau fixed broadband, terutama di wilayah pinggiran Jakarta.
Nezar Patria menyatakan Kementerian Komunikasi dan Digital siap mendukung percepatan penggelaran kabel fiber optik di wilayah Jakarta. Menurut dia, penguatan jaringan tidak cukup hanya dilakukan di kawasan pusat ibu kota karena penilaian terhadap kota global melihat Jakarta sebagai satu kesatuan wilayah.
“Komdigi siap berkolaborasi mempercepat proses penggelaran kabel fiber optik untuk meningkatkan aksesibilitas fixed broadband di Jakarta, terutama di daerah pinggir Jakarta yang masih banyak ruang untuk berkembang,” jelas Nezar saat menerima audiensi tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Infrastruktur Digital Jakarta Diarahkan ke Wilayah Pinggiran
Pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta menjajaki penyelarasan pembangunan infrastruktur digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat global. Dalam rencana kolaborasi itu, penataan jalur infrastruktur telekomunikasi menjadi salah satu aspek yang dapat dikoordinasikan.
Selain itu, kerja sama dapat mencakup perluasan jaringan fiber optik dan peningkatan kualitas layanan internet. Penguatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan bandwidth serta memperluas jangkauan internet di seluruh wilayah Jakarta.
Nezar menekankan, wilayah pinggiran memiliki ruang pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan kawasan pusat kota. Pasar di pusat Jakarta, menurut dia, telah lebih matang sehingga perhatian perlu diarahkan ke wilayah yang masih memiliki potensi pengembangan.
Fokus itu mencakup Jakarta Utara, wilayah pinggiran Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Pemerataan jaringan serat optik hingga ke berbagai sudut kota dinilai penting agar peningkatan konektivitas tidak hanya terkonsentrasi di kawasan tertentu.
“Bisa diperkuat penetrasinya di daerah pinggir Jakarta. Kalau Jakarta Pusat sudah jalan, tapi nanti kita bicara Jakarta Utara, pinggiran Jakarta Timur, Jakarta Barat. Itu yang harus kita perhatikan karena kita memotretnya Jakarta secara keseluruhan,” imbuh Nezar.
Pemerataan Jaringan Menjadi Bagian dari Penilaian Kota Global
Pemerataan jaringan fiber optik dipandang krusial karena penilaian kota global mencakup seluruh lanskap wilayah secara utuh. Dengan demikian, kualitas infrastruktur digital di kawasan pusat maupun pinggiran menjadi bagian dari gambaran Jakarta secara keseluruhan.
Perluasan fixed broadband juga menjadi salah satu sasaran dari percepatan penggelaran kabel fiber optik. Akses internet pita lebar tetap diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah, seiring dengan upaya meningkatkan posisi Jakarta dalam indeks kota global.
Pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta menjajaki penyelarasan pembangunan tersebut agar penguatan infrastruktur digital dapat dilakukan secara lebih terarah. Penataan jalur telekomunikasi menjadi penting dalam proses penggelaran jaringan, termasuk untuk memperluas jangkauan layanan internet.
Kemkomdigi Siap Jembatani Pemprov DKI dan Operator
Kemkomdigi menyatakan kesiapannya menjadi jembatan Pemprov DKI Jakarta, asosiasi, dan para operator seluler. Peran tersebut ditujukan untuk membantu menuntaskan kendala regulasi dan biaya penggelaran yang dihadapi di lapangan.
Koordinasi antarpihak diharapkan dapat mempercepat pencapaian target peningkatan bandwidth dan jangkauan internet. Dengan dukungan tersebut, pembangunan infrastruktur digital Jakarta dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan kawasan yang masih memiliki ruang pertumbuhan.
Langkah kolaborasi pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing Jakarta di tingkat global. Penguatan konektivitas melalui jaringan fiber optik dan fixed broadband dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi seluruh wilayah ibu kota, bukan hanya kawasan pusat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















