Headline.co.id, Detroit ~ Pilot pesawat Delta Connection meminta petugas maskapai bersiap melakukan penanganan setelah terjadi perselisihan antara dua awak kabin dalam penerbangan menuju Detroit, Amerika Serikat, Selasa (13/10/2026). Insiden tersebut terjadi pada penerbangan DL5090 yang dioperasikan Endeavor Air dari Bandara Internasional Greenville-Spartanburg, South Carolina, menuju Bandara Detroit Metropolitan Wayne County, Michigan. Ketika pesawat mendekati tujuan, kapten menghubungi petugas darat untuk meminta kehadiran manajemen dan pengawas awak kabin guna mencegah konflik semakin meningkat. Meski terjadi perselisihan selama penerbangan, pesawat berhasil mendarat dengan selamat tanpa insiden lanjutan yang dilaporkan.
Permintaan penanganan tersebut disampaikan kapten ketika pesawat jenis CRJ900 LR dengan nomor registrasi N132EV memasuki tahap pendekatan akhir menuju Bandara Detroit.
Berdasarkan rekaman komunikasi pengatur lalu lintas udara (ATC) yang diperoleh Airlive, pilot menginformasikan adanya persoalan internal di antara awak kabin yang berpotensi membutuhkan pemisahan untuk menghindari konflik lebih lanjut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kami mengalami masalah konflik di antara awak kabin dan kemungkinan perlu memisahkan mereka untuk mencegah situasi semakin meningkat atau terjadinya insiden,” kata kapten pesawat dalam komunikasi radio tersebut, sebagaimana dikutip dari Airlive.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kapten telah meminta keterlibatan petugas darat sebelum pesawat tiba di gerbang terminal.
Penerbangan Delta Connection DL5090 berangkat dari Bandara Internasional Greenville-Spartanburg pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 19.00 waktu setempat atau Eastern Daylight Time (EDT).
Pesawat yang dioperasikan Endeavor Air itu melayani rute regional menuju Detroit menggunakan jet CRJ900 LR.
Ketika mendekati Bandara Detroit, awak kokpit menghubungi petugas operasional darat untuk menyampaikan permintaan agar jajaran manajemen dan pengawas awak kabin menemui pesawat segera setelah tiba.
Tidak lama setelah komunikasi tersebut, pesawat berhasil mendarat dengan selamat di landasan pacu 21L Bandara Detroit Metropolitan Wayne County.
Pesawat kemudian bergerak menuju gerbang C21, tempat petugas manajemen penerbangan telah menunggu untuk menangani persoalan yang dilaporkan.
Tidak terdapat laporan mengenai insiden lanjutan setelah pendaratan.
Hingga informasi tersebut dipublikasikan, penyebab perselisihan antara kedua awak kabin belum diketahui secara pasti. Belum ada pula penjelasan mengenai bentuk perselisihan maupun hasil penanganan yang dilakukan pihak maskapai.
Simple Flying telah berupaya meminta tanggapan Delta Air Lines terkait kejadian tersebut. Namun, perwakilan maskapai belum dapat dihubungi untuk memberikan komentar.
Prosedur Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas
Perselisihan di antara awak kabin menjadi persoalan yang perlu ditangani sesuai prosedur operasional maskapai, terutama apabila berpotensi mengganggu keselamatan dan pelayanan penumpang.
Dalam operasional penerbangan, maskapai memiliki ketentuan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat antaranggota kru tanpa mengorbankan keselamatan kabin.
Awak kabin dilatih untuk memisahkan persoalan pribadi dari tanggung jawab profesional selama bertugas.
Apabila muncul perbedaan pendapat, anggota kru diharapkan menyelesaikannya secara pribadi dan tidak memperdebatkan persoalan tersebut di hadapan penumpang.
Jika konflik tidak dapat diselesaikan oleh pihak yang berselisih, kepala awak kabin atau petugas yang bertanggung jawab dapat mengambil peran sebagai penengah.
Dalam situasi yang lebih serius, terutama ketika persoalan berpotensi mengganggu operasional atau menimbulkan risiko keselamatan, kapten pesawat dapat meminta keterlibatan pengawas maupun manajemen darat.
Mekanisme tersebut memungkinkan persoalan internal awak kabin ditangani melalui jalur yang sesuai tanpa mengabaikan tanggung jawab keselamatan penerbangan.
Pada penerbangan Delta DL5090, kapten memilih menghubungi petugas darat sebelum mendarat dengan mempertimbangkan kemungkinan perlunya pemisahan terhadap awak kabin yang berselisih.
Meski demikian, belum terdapat informasi yang memastikan apakah kedua awak kabin akhirnya dipisahkan atau menjalani tindakan lebih lanjut dari pihak maskapai.
Pesawat Delta DL5090 Berusia 17,6 Tahun
Pesawat yang digunakan dalam penerbangan tersebut merupakan Bombardier CRJ900 LR bernomor registrasi N132EV dengan nomor seri produksi 15219.
Berdasarkan data ch-aviation yang dikutip Simple Flying, pesawat tersebut berusia sekitar 17,6 tahun dan memiliki riwayat pengoperasian oleh sejumlah maskapai regional Amerika Serikat.
Pesawat itu pertama kali dikirimkan kepada Atlantic Southeast Airlines pada 23 Februari 2009. Selanjutnya, pesawat tercatat beroperasi bersama ExpressJet mulai 31 Desember 2011 sebelum dialihkan kepada Endeavor Air pada 23 November 2017.
Endeavor Air merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Delta Air Lines dan mengoperasikan penerbangan regional dengan merek Delta Connection.
Pesawat CRJ900 LR tersebut menggunakan dua mesin General Electric CF34-8C5 dan memiliki kapasitas hingga 76 penumpang.
Konfigurasi kabinnya terbagi menjadi tiga kelas layanan, yakni Delta First, Delta Comfort, dan Delta Main.
Kelas Delta First menggunakan susunan tempat duduk 1-2, sedangkan Delta Comfort dan Delta Main menggunakan konfigurasi 2-2.
Delta memanfaatkan pesawat regional jenis ini untuk menghubungkan pasar penerbangan yang lebih kecil dengan sejumlah bandara penghubung utamanya.
Pengoperasian pesawat berkapasitas lebih kecil juga menjadi pilihan untuk melayani rute jarak pendek yang belum tentu sesuai secara ekonomis apabila menggunakan pesawat berukuran lebih besar.
Sementara itu, insiden dalam penerbangan DL5090 menjadi perhatian karena kapten meminta intervensi langsung dari pengawas awak kabin sebelum pesawat tiba di tujuan.
Meskipun konflik tersebut tidak sampai menghalangi pendaratan yang aman, penyebab perselisihan dan tindak lanjut pihak Delta terhadap awak kabin yang terlibat masih belum diketahui.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















