Headline.co.id, Jakarta ~ Celine Dion akan memulai rangkaian konser residensi di Plénitude Arena, Nanterre, sebelah barat Paris, Prancis, pada 12 September 2026 setelah sekitar enam tahun tidak menjalani rangkaian pertunjukan langsung penuh. Residensi tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 17 Oktober 2026 sebelum dilanjutkan dengan 10 pertunjukan tambahan pada Mei 2027. Agenda itu menjadi momentum penting dalam kembalinya penyanyi asal Kanada tersebut ke panggung setelah aktivitas konsernya terganggu oleh masalah kesehatan.
Celine Dion telah mempersiapkan rangkaian pertunjukan tersebut selama beberapa bulan, termasuk menjalani latihan vokal dan persiapan produksi di Las Vegas. Ia berlatih dari studio di Palms Casino Resort serta terhubung melalui konferensi video dengan para musisinya yang berada di Montréal.
Celine Dion juga menyiapkan materi visual yang akan ditampilkan melalui layar di Plénitude Arena selama konser berlangsung. Persiapan tersebut berjalan bersamaan dengan pengerjaan album berbahasa Prancis yang akan datang, termasuk lagu “Dansons” yang telah dirilis pada April 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Residensi Celine Dion Dimulai 12 September 2026
Rangkaian pertunjukan Celine Dion dijadwalkan dibuka pada 12 September 2026 di Plénitude Arena, Nanterre.
Lokasi tersebut berada di sebelah barat Paris dan akan menjadi pusat rangkaian konser Dion selama beberapa pekan pada musim gugur 2026.
Pertunjukan tahap pertama akan berlangsung hingga 17 Oktober 2026.
Setelah menyelesaikan rangkaian tersebut, Dion dijadwalkan kembali untuk menjalani 10 pertunjukan tambahan pada Mei 2027.
Agenda itu disebut menjadi residensi konser besar pertama Dion sekaligus menandai kembalinya sang penyanyi ke rangkaian pertunjukan langsung penuh sejak mengungkap kondisi kesehatannya.
Comeback Setelah Enam Tahun
Residensi Paris memiliki arti penting dalam perjalanan karier Dion karena menjadi rangkaian pertunjukan langsung pertamanya dalam sekitar enam tahun.
Konser Courage World Tour sebelumnya harus terhenti akibat pandemi COVID-19. Masalah kesehatan yang dialami Dion kemudian turut memengaruhi kelanjutan aktivitas panggungnya.
Pada 2022, Dion mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengalami stiff-person syndrome, kondisi neurologis langka yang tidak dapat disembuhkan.
Sejak saat itu, kemunculannya di hadapan publik menjadi lebih terbatas dibandingkan periode sebelumnya ketika Dion aktif menjalani konser dan berbagai kegiatan industri musik.
Rencana comeback ke Paris kemudian diumumkan pada Maret 2026 melalui video dan sebuah pesan yang diproyeksikan ke Menara Eiffel.
Pengumuman tersebut menandai dimulainya fase baru dalam perjalanan karier Dion setelah periode panjang jauh dari rangkaian konser reguler.
Persiapan Konser Dilakukan di Las Vegas
Dion melakukan sebagian besar persiapan residensi Paris di Las Vegas, kota yang mempunyai hubungan panjang dengan kariernya.
Selama musim panas 2026, penyanyi berusia 58 tahun tersebut melakukan perjalanan dari kediamannya di Lake Las Vegas menuju studio di Palms Casino Resort.
Perjalanan menuju studio memerlukan waktu sekitar 45 menit.
Di tempat tersebut, Dion secara rutin melatih kemampuan vokalnya sekaligus mempersiapkan materi yang dibutuhkan untuk konser Paris.
Para musisi Dion berada di Montréal sehingga sejumlah latihan dilakukan melalui konferensi video.
Metode tersebut memungkinkan Dion tetap melakukan persiapan bersama tim musik meskipun berada di lokasi berbeda.
Siapkan Video Khusus untuk Plénitude Arena
Persiapan Celine Dion bukan hanya berfokus pada latihan vokal.
Dion juga merekam sejumlah materi video yang akan ditampilkan pada layar di Plénitude Arena selama rangkaian residensi berlangsung.
Materi visual tersebut menjadi bagian dari produksi konser yang telah disiapkan selama beberapa bulan sebelum pertunjukan pertama dimulai.
Pada periode yang sama, Dion menggunakan studio tersebut untuk mengerjakan sejumlah lagu bagi album berbahasa Prancis terbarunya.
Salah satu lagu dari proyek tersebut adalah “Dansons”, yang dirilis pada April 2026.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa periode persiapan residensi Paris juga berjalan bersamaan dengan pengerjaan materi musik baru.
Paris Jadi Pusat Perhatian Jelang Comeback
Menjelang dimulainya konser, Dion telah berada di Paris dan kembali beberapa kali terlihat di hadapan publik.
Salah satu kemunculannya terjadi ketika ia meninggalkan Hotel Le Royal Monceau dengan mengenakan busana serba hitam dari koleksi Loewe Fall/Winter 2026.
Gaun kulit asimetris tersebut dipadukan dengan Régine Pumps dari Saint Laurent.
Sepatu hitam itu mempunyai hak stiletto sekitar 110 milimeter atau 4,3 inci, serta dilengkapi rantai emas pada pergelangan kaki dengan ornamen monogram YSL.
Beberapa hari sebelumnya, Dion juga terlihat tiba di hotel dengan mengenakan busana Alaïa berupa trench coat double-breasted, suede cutout boots, dan kacamata hitam bergaya masker.
Rangkaian penampilan tersebut berlangsung hanya beberapa hari menjelang fokus utama Dion beralih ke panggung Plénitude Arena.
Residensi Menjadi Babak Baru Karier Celine Dion
Las Vegas sendiri bukan tempat asing bagi perjalanan karier Dion. Ia telah tinggal di kawasan tersebut selama lebih dari dua dekade dan mencapai salah satu periode penting dalam kariernya melalui konsep residensi konser.
Pengalaman panjang itu kini menjadi bagian dari persiapannya menuju residensi baru di kawasan Paris.
Namun, rangkaian pertunjukan mulai September 2026 memiliki konteks berbeda karena berlangsung setelah Dion menghadapi periode panjang terkait kondisi kesehatannya.
Residensi di Plénitude Arena akan menjadi kesempatan bagi Dion untuk kembali menjalani pertunjukan langsung secara intensif.
Dengan tahap pertama berlangsung mulai 12 September hingga 17 Oktober 2026 dan 10 pertunjukan tambahan dijadwalkan pada Mei 2027, comeback Celine Dion tidak hanya berlangsung dalam satu konser.
Rangkaian tersebut menjadi langkah besar dalam kembalinya pelantun “My Heart Will Go On” ke aktivitas panggung setelah enam tahun, sekaligus membuka babak baru perjalanan kariernya setelah menjalani persiapan panjang di Las Vegas.

















