Headline.co.id, Palembang ~ Polda Sumatera Selatan bersama TNI memperkuat deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan tindak kriminalitas di Sumatera Selatan. Upaya tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana di Palembang, Kamis (15/10/2026), setelah bertemu Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis sehari sebelumnya. Penguatan dilakukan melalui koordinasi terpadu, pertukaran informasi, serta penyelarasan analisis terhadap potensi risiko keamanan. Langkah itu ditujukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Rony mengatakan pencegahan gangguan keamanan membutuhkan koordinasi mulai dari tingkat pimpinan hingga personel yang bertugas langsung di tengah masyarakat. Menurut dia, kerja sama TNI dan Polri diperlukan agar aparat dapat mengenali kerawanan dan mengambil tindakan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Deteksi Dini Polda Sumsel Diperkuat lewat Koordinasi TNI-Polri
“Kebersamaan TNI-Polri adalah kekuatan penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan kondusif. Kami akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi, karena seluruh upaya ini pada akhirnya ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” kata Rony.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pernyataan itu disampaikan setelah pertemuan Rony dengan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis di Markas Kodam II/Sriwijaya, Palembang, Rabu (14/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penyelarasan langkah dan peningkatan komunikasi antarinstitusi untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di Sumatera Selatan.
Rony menjelaskan, koordinasi yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan efektivitas pencegahan di lapangan. Dengan komunikasi dan pertukaran informasi yang lebih baik, aparat diharapkan mampu merespons perkembangan situasi secara lebih cepat dan tepat.
Penyelarasan informasi serta analisis terhadap potensi risiko juga menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut. Melalui langkah itu, berbagai kerawanan diharapkan dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Data Penanganan Tindak Pidana Polda Sumsel
Penguatan deteksi dini dilakukan di tengah evaluasi penanganan tindak pidana oleh Polda Sumsel. Berdasarkan evaluasi operasional pada Juli 2026, polisi menangani 7.572 tindak pidana sepanjang triwulan II 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.392 perkara berhasil diselesaikan atau sekitar 58 persen. Angka penyelesaian perkara itu meningkat dibandingkan periode pembanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 37,55 persen.
Sejumlah tindak kriminalitas yang menjadi perhatian aparat meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, serta penyalahgunaan narkoba. Jenis-jenis perkara tersebut menjadi bagian dari tantangan keamanan yang perlu diantisipasi melalui koordinasi dan pencegahan berkelanjutan.
Penguatan koordinasi tidak hanya diarahkan pada penanganan perkara setelah terjadi, tetapi juga pada kemampuan aparat membaca potensi gangguan sejak awal. Dengan demikian, respons terhadap perubahan situasi keamanan dapat dilakukan secara lebih terukur.
Situasi Kamtibmas Dinilai Mendukung Aktivitas Masyarakat
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan kesiapan sistem deteksi dini merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.
Menurut Nandang, situasi kamtibmas yang stabil turut mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial di Sumatera Selatan. Karena itu, koordinasi Polda Sumsel, TNI, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus diperkuat.
Melalui koordinasi berkelanjutan tersebut, Polda Sumsel berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dan menjaga keamanan wilayah. Sinergi antarinstitusi diharapkan dapat memastikan masyarakat tetap memperoleh rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















