Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, Jakarta – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan tiga pesan kepada 359 lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang agar mampu menghadapi masa depan pariwisata Indonesia. Pesan tersebut disampaikan dalam Upacara Wisuda Poltekpar Palembang yang dihadiri secara daring dari Jakarta, Kamis (15/10/2026). Para lulusan diminta terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, berani bersaing di tingkat global, serta menjadikan budaya dan identitas bangsa sebagai kekuatan.
Menurut Ni Luh Puspa, ketiga hal itu penting agar lulusan Poltekpar Palembang dapat menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang diperoleh selama pendidikan untuk menghasilkan karya serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan pariwisata Indonesia.
Pesan Wamenpar untuk Lulusan Poltekpar Palembang
Ni Luh Puspa menegaskan, kelulusan bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal bagi para mahasiswa untuk memasuki dunia profesional. Ia meminta para lulusan menjadikan pengalaman pendidikan di Poltekpar Palembang sebagai fondasi dalam mengambil keputusan dan menentukan arah masa depan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia juga mengingatkan para wisudawan agar tidak kehilangan identitas budaya ketika memasuki persaingan global. “Kita tidak harus meninggalkan identitas untuk menjadi bagian dari dunia. Sebaliknya, identitas itulah yang membuat kontribusi kita memiliki nilai dan keunikan,” ujar Ni Luh Puspa.
Wamenpar mengapresiasi pimpinan, dosen, sivitas akademika Poltekpar Palembang, serta para orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para wisudawan. Ia menilai pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi sumber daya manusia pariwisata.
Poltekpar Palembang, kata dia, telah berkomitmen menyelenggarakan pendidikan berstandar internasional yang relevan dengan perkembangan industri. Pendidikan tersebut juga diharapkan tetap menanamkan karakter serta nilai-nilai budaya Indonesia kepada mahasiswa.
Sebanyak 359 mahasiswa yang diwisuda berasal dari jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan atau Diploma IV. Mereka berasal dari empat program studi, yakni Pengelolaan Konvensi dan Acara, Divisi Kamar, Tata Hidang, dan Seni Kuliner.
Ni Luh Puspa menilai setiap bidang keahlian itu memiliki peran strategis dalam menghadirkan pengalaman wisata berkualitas, meningkatkan standar pelayanan, serta membangun ekosistem pariwisata nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Peluang di Tengah Pertumbuhan Pariwisata
Wamenpar juga mengajak para lulusan menyambut masa depan dengan optimisme karena pertumbuhan sektor pariwisata nasional membuka peluang bagi tenaga profesional dan wirausaha muda.
Sepanjang 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara, 1,2 miliar perjalanan wisatawan nusantara, serta devisa pariwisata sebesar 18,27 miliar dolar AS.
Tren tersebut berlanjut pada Januari-Agustus 2026. Kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 10,58 juta atau tumbuh 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 842,15 juta atau meningkat 4,29 persen secara tahunan.
Pada semester pertama 2026, devisa pariwisata tercatat sebesar 8,43 miliar dolar AS. Menurut Ni Luh Puspa, capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya peran pariwisata dalam menggerakkan perekonomian.
“Capaian ini mencerminkan semakin besarnya peran pariwisata dalam menggerakkan perekonomian. Namun, masa depan pariwisata Indonesia tentu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga oleh kualitas pengalaman yang dihadirkan. Di sinilah adik-adik memiliki peran penting dalam membentuk masa depan pariwisata Indonesia,” kata Ni Luh Puspa.
Ia menegaskan, pertumbuhan pariwisata harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu menghadirkan pelayanan profesional, pengalaman wisata berkesan, serta manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ni Luh Puspa juga mengingatkan bahwa perjalanan setelah kelulusan tidak selalu mudah. Para lulusan akan menghadapi tantangan, pilihan sulit, dan kesempatan baru yang membutuhkan keberanian, ketekunan, serta kemampuan untuk terus belajar.
Ia meminta para wisudawan tidak terburu-buru membandingkan pencapaian diri dengan orang lain. Setiap individu, kata dia, memiliki perjalanan dan waktu yang berbeda untuk mencapai keberhasilan.
“Sekali lagi, selamat menyongsong masa depan dan berbagai kesempatan baru yang menanti. Semoga perjalanan adik-adik semua senantiasa dipenuhi dengan keberhasilan, kebahagiaan, dan kesempatan untuk menghadirkan karya yang bermakna bagi masyarakat, bagi bangsa, dan tentunya bagi pariwisata Indonesia,” ujar Wamenpar.
Rincian Lulusan dan Serapan Kerja
Direktur Poltekpar Palembang Iwan Riyadi menjelaskan, 359 mahasiswa resmi diwisuda pada tahun ini. Lulusan Diploma III terdiri atas 120 mahasiswa Program Studi Seni Kuliner, 104 mahasiswa Program Studi Divisi Kamar, dan 90 mahasiswa Program Studi Tata Hidang.
Sementara itu, Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara pada jenjang Diploma IV meluluskan 39 mahasiswa. Para lulusan tersebut mencatatkan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,61.
Selain capaian akademik, sebanyak 140 mahasiswa telah memperoleh pekerjaan di industri sebelum mengikuti prosesi wisuda. Kondisi tersebut menunjukkan keterhubungan pendidikan vokasi Poltekpar Palembang dan kebutuhan tenaga kerja di sektor pariwisata.
Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Kurniawan Abadi, berharap para lulusan tidak hanya menjadi tenaga profesional yang kompeten, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja baru.
“Mari kita jadikan momentum wisuda ini sebagai langkah bersama untuk membangun pariwisata Sumatera Selatan agar semakin dikenal, semakin berdaya saing, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Selatan,” kata Kurniawan.
Iwan juga berpesan agar para lulusan memanfaatkan kompetensi untuk menghadirkan inovasi, menjaga profesionalisme, dan memberikan kontribusi positif bagi industri serta masyarakat.
“Anak-anakku sekalian, ketika keluar dari ruangan ini, perjalanan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Jadilah pribadi yang rendah hati, tetapi berani. Berlayarlah melampaui batas, selalu berpijak pada nilai kebudayaan, dan taklukkan dunia. Atas nama seluruh sivitas akademika Politeknik Pariwisata Palembang, saya mengucapkan selamat atas kelulusan kalian,” ujar Iwan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















