Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Omar Marmoush mencetak gol pertamanya untuk Tottenham Hotspur saat Spurs mengalahkan Coventry City dengan skor 3-1 dalam lanjutan Premier League, Senin (19/10/2026). Gol penyerang asal Mesir tersebut mengembalikan keunggulan Tottenham setelah tim tamu sempat menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Tottenham di Liga Inggris musim 2026/2027 setelah tujuh pertandingan. Hasil tersebut mengangkat Spurs dari dasar klasemen menuju posisi ke-16 dengan koleksi enam poin.
Tottenham meraih tiga poin melalui gol James Maddison, Omar Marmoush, dan Ben Davies. Sementara itu, Coventry City hanya mampu membalas melalui Jack Rudoni meskipun sempat memberikan tekanan setelah turun minum.
Keberhasilan tersebut menjadi hasil penting bagi tim asuhan Roberto De Zerbi yang sebelumnya mengalami kesulitan meraih kemenangan di kompetisi domestik. Tottenham juga berhasil melewati Coventry dalam klasemen sementara berkat keunggulan selisih gol.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Omar Marmoush Cetak Gol Penentu Keunggulan Tottenham
Omar Marmoush menjadi salah satu pemain yang menentukan hasil pertandingan setelah mencetak gol pada menit ke-58. Gol tersebut membawa Tottenham kembali unggul 2-1 ketika Coventry City mulai membangun momentum seusai menyamakan kedudukan.
Penyerang berusia asal Mesir itu menerima aliran bola dari Andy Robertson sebelum melepaskan tendangan keras yang gagal dihentikan pertahanan Coventry. Gol tersebut menjadi pencapaian pertamanya bersama Tottenham sejak bergabung dengan status pinjaman dari Manchester City pada Agustus.
Namun, proses terciptanya gol Marmoush tidak lepas dari kontroversi. Para pemain Coventry memprotes insiden ketika siku Marmoush mengenai wajah Milan van Ewijk sebelum penyerang Tottenham tersebut melepaskan tembakan.
Meskipun Coventry menyampaikan keberatan atas insiden itu, gol Marmoush tetap disahkan. Keputusan tersebut membuat Tottenham kembali mengendalikan skor pertandingan hingga akhirnya mampu menambah satu gol pada penghujung laga.
Marmoush didatangkan Tottenham melalui kesepakatan peminjaman dari Manchester City yang disertai kewajiban mempermanenkan transfer senilai 60 juta pound sterling pada akhir musim. Gol perdananya menjadi kontribusi penting dalam upaya Spurs memperbaiki hasil pertandingan.
James Maddison Buka Keunggulan dan Pecahkan Rekor
Sebelum Marmoush mencetak gol, Tottenham telah membuka keunggulan melalui James Maddison pada menit ke-14. Gelandang kreatif tersebut menyelesaikan umpan Mohammed Kudus dengan tendangan langsung yang mengarah ke sudut atas gawang Coventry City.
Gol itu memiliki arti tersendiri bagi Maddison karena mengakhiri penantian selama 610 hari untuk kembali mencetak gol di Premier League. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan pertamanya tampil sebagai starter di Liga Inggris sejak 27 April 2025 setelah mengalami cedera anterior cruciate ligament atau ACL.
Maddison turut mencatatkan rekor melalui gol jarak jauhnya. Berdasarkan statistik Opta, pemain tersebut telah mengoleksi 21 gol dari luar kotak penalti sejak menjalani debut Premier League pada Agustus 2018.
Jumlah itu melampaui catatan Kevin De Bruyne dan James Ward-Prowse yang masing-masing mencetak 19 gol dari luar kotak penalti dalam periode yang sama.
Tottenham sebenarnya memiliki kesempatan memperbesar keunggulan sebelum turun minum. Dominic Solanke sempat memasukkan bola ke gawang setelah menerima umpan Andy Robertson, tetapi gol tersebut tidak berlaku karena Robertson lebih dahulu berada dalam posisi offside sebelum mengirimkan umpan.
Coventry City Sempat Menyamakan Kedudukan
Keunggulan satu gol belum membuat Tottenham berada dalam posisi aman. Gelandang Spurs, Sandro Tonali, bahkan menegaskan situasi tersebut ketika memberikan keterangan saat jeda pertandingan.
‘One-nil is not enough for us,’ kata Tonali, yang menekankan bahwa keunggulan 1-0 belum cukup bagi Tottenham.
Peringatan itu terbukti setelah Coventry City berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-50. Jack Rudoni memanfaatkan kesalahan pemain belakang Tottenham, Jan Paul van Hecke, yang kehilangan penguasaan bola.
Rudoni bergerak melalui sisi kiri lapangan dan tetap mendapatkan kesempatan menyelesaikan serangan setelah bola hasil tembakan sempat diblok. Bola yang kembali kepadanya kemudian berhasil dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.
Coventry datang ke pertandingan tersebut setelah mencatat dua kemenangan beruntun. Tim tamu sempat memperlihatkan kemampuan memberikan perlawanan, tetapi akhirnya gagal mempertahankan hasil imbang.
Ben Davies Pastikan Kemenangan Tottenham
Setelah gol Marmoush membawa Tottenham kembali unggul, tuan rumah berusaha mempertahankan keunggulan hingga memasuki masa tambahan waktu. Coventry masih berupaya mencari peluang, tetapi Tottenham justru berhasil menambah gol ketiga.
Ben Davies memastikan kemenangan Spurs melalui tendangan mendatar dari sekitar tepi kotak penalti pada masa tambahan waktu babak kedua. Bola mengarah ke sudut gawang dan mengubah kedudukan menjadi 3-1.
Gol Davies sekaligus menutup pertandingan yang berlangsung tidak mudah bagi tuan rumah. Tottenham harus menghadapi perlawanan Coventry sebelum akhirnya mengamankan kemenangan dengan selisih dua gol.
Spurs Naik ke Posisi Ke-16 Klasemen Liga Inggris
Kemenangan atas Coventry membawa Tottenham keluar dari posisi terbawah klasemen Premier League. Spurs yang sebelumnya menempati peringkat ke-20 kini naik ke urutan ke-16 dengan enam poin.
Hasil ini juga menjadi kemenangan kandang keenam Tottenham dalam 37 pertandingan Premier League. Catatan tersebut menunjukkan bahwa Spurs masih memiliki pekerjaan untuk membangun konsistensi, terutama ketika bermain di hadapan pendukung sendiri.
Sebelum pertandingan, skuad Tottenham menjalani pemusatan latihan selama empat hari di Marbella, Spanyol, untuk berlatih dalam kondisi cuaca hangat. Hasil positif melawan Coventry menjadi kemenangan yang dibutuhkan setelah periode sulit pada awal musim.
Tottenham juga mendapatkan kabar baik melalui kembalinya Dejan Kulusevski. Penyerang asal Swedia itu tampil sebagai pemain pengganti setelah lama menepi akibat cedera lutut serius yang dialaminya saat Tottenham kalah 0-2 dari Crystal Palace pada 11 Mei 2025.
Dengan Maddison kembali mencetak gol, Marmoush membuka rekening gol bersama Spurs, dan Kulusevski kembali bermain, Tottenham memiliki sejumlah perkembangan positif untuk menghadapi pertandingan Premier League berikutnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















