Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Sumatera Selatan bersama Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumatera Selatan menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan bawang putih. Rapat yang berlangsung di Aula Rapat Dinas Pertanian TPH ini bertujuan menyelaraskan langkah penanaman dan pengembangan bawang putih di wilayah tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mencapai swasembada pangan nasional dengan target area tanam seluas 100 hektare, di mana Polda Sumsel berkontribusi dengan mengelola 81 hektare lahan di lima wilayah hukum.
Keterlibatan Polri dalam program ini menunjukkan dukungan terhadap agenda ketahanan pangan serta peran Polri dalam menjaga stabilitas dan mendukung program strategis pemerintah. Sebelumnya, Polda Sumsel telah melaksanakan penanaman bawang putih secara serentak pada 19 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, Polri berperan sebagai fasilitator dan pengawas, memastikan ketersediaan benih, penyesuaian musim tanam, serta pengelolaan lahan yang berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.
Dirbinmas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., menegaskan kesiapan Polda Sumsel untuk mengawal seluruh tahapan program strategis ini bersama pemerintah daerah dan kelompok tani. “Polri hadir tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah konflik sosial, tetapi juga bertindak sebagai fasilitator guna memastikan program swasembada bawang putih ini berjalan lancar demi kesejahteraan para petani,” ujar Kombes Pol Hari Purnomo.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa Polda Sumsel berkomitmen mendukung penuh program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Polda Sumsel akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar program ketahanan pangan ini dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dan mendukung kemandirian pangan di daerah.


















