Headline.co.id, Melonguane ~ Sulawesi Utara, kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,4 pada Jumat, 7 Agustus 2026. Gempa ini terjadi setelah sebelumnya wilayah tersebut juga mengalami gempa dengan magnitudo yang sama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di laut, sekitar 10 kilometer dari Melonguane, dengan kedalaman 10 kilometer.
Menurut laporan BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, warga di sekitar Melonguane merasakan getaran yang cukup kuat. Beberapa warga sempat panik dan keluar dari rumah untuk mencari tempat yang lebih aman. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Pihak berwenang setempat telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Mereka juga mengingatkan warga untuk selalu mengikuti arahan dari petugas terkait dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG. “Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya,” ujar seorang pejabat setempat.
Gempa bumi ini menambah daftar panjang aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Utara, yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan gempa di Indonesia. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan melakukan sosialisasi dan simulasi penanganan gempa kepada masyarakat.













