Headline.co.id, Jakarta ~ PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menyelesaikan implementasi fisik Online Monitoring Performance (OMP) pada Penyulang Martadinata dan pemasangan Data Concentrator Unit (DCU) pada Penyulang Maduratex hingga 100 persen. Capaian tersebut merupakan bagian dari Pilot Project OMP di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bangkalan yang dibahas PLN pada Selasa, 22 September 2026. Program ini dijalankan untuk meningkatkan akurasi pemantauan susut energi, efisiensi distribusi, dan keandalan layanan kelistrikan melalui pengelolaan jaringan berbasis digital. Pemanfaatan data OMP dilakukan dengan memantau kondisi jaringan dan pelanggan agar langkah perbaikan dapat ditentukan secara lebih tepat sasaran.
Dalam agenda pembahasan Pilot Project OMP, PLN meninjau perkembangan penerapan sistem sekaligus mendorong penguatan tindak lanjut di ULP Bangkalan. Evaluasi tersebut diarahkan agar perangkat dan data yang dihasilkan dapat memberikan manfaat optimal bagi operasional kelistrikan.
Implementasi OMP di ULP Bangkalan
OMP dikembangkan untuk membantu PLN memetakan susut energi listrik secara lebih akurat. Sistem ini memanfaatkan pemantauan data kelistrikan pada jaringan dan pelanggan sehingga PLN memiliki dasar dalam menentukan langkah perbaikan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Data tersebut digunakan untuk mendukung efisiensi distribusi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Implementasi fisik OMP pada Penyulang Martadinata telah diselesaikan 100 persen. Sementara itu, pemasangan DCU pada Penyulang Maduratex juga mencapai 100 persen.
Capaian itu menjadi bagian dari tahapan pengembangan OMP di ULP Bangkalan. PLN masih melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar sistem tersebut dapat mendukung pengelolaan jaringan yang berbasis data.
Data OMP Jadi Dasar Perbaikan Jaringan
Pemanfaatan data OMP tidak berhenti pada pemasangan perangkat. Data yang diperoleh digunakan untuk mengevaluasi kondisi jaringan dan menentukan tindak lanjut perbaikan di lapangan.
Sejumlah langkah yang dilakukan mencakup penyeimbangan beban dan perbaikan jaringan tegangan rendah. Upaya tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas tegangan serta menjaga keandalan pelayanan kepada pelanggan.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan pemanfaatan teknologi digital perlu diarahkan pada kemampuan menghasilkan data yang akurat dan dapat ditindaklanjuti, bukan hanya pada pemasangan perangkat.
“OMP menjadi salah satu upaya kami untuk membangun pengelolaan jaringan berbasis digital. Dengan data yang lebih akurat, langkah perbaikan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga pada akhirnya mendukung efisiensi, keandalan, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujar Eric dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).
PLN Perkuat Operasi dan Pemeliharaan
Menurut Eric, keberlanjutan implementasi menjadi hal penting agar manfaat OMP dapat terus terjaga. Karena itu, PLN mendorong penguatan tim operasi dan pemeliharaan atau O&M.
Penguatan tim tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan perangkat, keandalan komunikasi data, serta pelaksanaan analisis dan validasi susut secara berkelanjutan. PLN juga mendorong penyesuaian perangkat apabila terjadi perubahan pada jaringan maupun pelanggan.
Penyesuaian itu diperlukan agar sistem OMP tetap mampu mendukung kebutuhan pengelolaan distribusi listrik. Dengan demikian, implementasi OMP di ULP Bangkalan tidak hanya berfokus pada pencapaian pemasangan, tetapi juga pada pemanfaatan data dan kesinambungan operasional.
Eric menyampaikan bahwa semangat pengabdian dan tanggung jawab menjelang Hari Kesaktian Pancasila menjadi nilai yang terus dijaga dalam pelaksanaan tugas PLN.
“Menjelang Hari Kesaktian Pancasila, semangat pengabdian dan tanggung jawab menjadi nilai yang terus kami jaga. Bagi PLN, semangat tersebut diwujudkan melalui upaya perbaikan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta kerja bersama untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin efisien dan andal bagi masyarakat,” kata Eric.
Melalui optimalisasi OMP, PLN UID Jawa Timur terus mendorong digitalisasi untuk meningkatkan akurasi pengelolaan jaringan dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Implementasi tersebut menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan PLN dalam menjaga efisiensi distribusi, meningkatkan keandalan pasokan listrik, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada pelanggan di wilayah Bangkalan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















