Headline.co.id, Batam ~ Wali Kota Batam Amsakar Achmad menindaklanjuti laporan warga mengenai tiga anak di kawasan Bengkong Sadai yang belum memperoleh akses pendidikan. Amsakar mendatangi kediaman keluarga tersebut pada Selasa (3/11/2026) untuk melihat kondisi mereka dan mencari solusi agar ketiga anak itu dapat bersekolah. Ketiga anak yang ditemui masing-masing berusia 5, 7, dan 8 tahun. Pemerintah Kota Batam akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, terutama Dinas Pendidikan, untuk mendata kebutuhan pendidikan mereka.
Amsakar Temui Keluarga di Bengkong Sadai
Dalam kunjungan itu, Amsakar berdialog dengan Anton Hasibuan, orang tua ketiga anak tersebut. Pertemuan dilakukan untuk mengetahui kondisi keluarga sekaligus mengidentifikasi kendala yang menyebabkan anak-anak itu belum mendapatkan pendidikan.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah laporan mengenai kondisi ketiga anak disampaikan masyarakat melalui media sosial. Amsakar mengatakan, pemerintah perlu memastikan langsung persoalan yang dihadapi warga agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus kita. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan. Karena itu, ketika ada laporan seperti ini, kami ingin melihat dan memastikan langsung kondisinya sehingga bisa dicarikan solusi terbaik,” ujar Amsakar.
Menurut Amsakar, pendidikan merupakan hak setiap anak yang wajib dipenuhi. Karena itu, Pemerintah Kota Batam berkomitmen memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan belajar tanpa terkendala kondisi sosial maupun ekonomi keluarga.
Ia juga menegaskan, pemerintah tidak boleh mengabaikan persoalan masyarakat, terutama apabila menyangkut kebutuhan dasar dan masa depan anak.
“Jangan sampai ada anak yang tidak memperoleh pendidikan karena keterbatasan atau persoalan yang sebenarnya bisa kita carikan jalan keluarnya,” imbuhnya.
Pemko Batam Identifikasi Kebutuhan Pendidikan
Sebagai tindak lanjut, Pemko Batam akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pendidikan. Koordinasi tersebut mencakup pendataan dan identifikasi kebutuhan pendidikan bagi ketiga anak di Bengkong Sadai.
Penanganan akan mempertimbangkan usia dan kesiapan masing-masing anak. Pemerintah juga akan menelusuri kemungkinan adanya kendala administrasi serta menentukan satuan pendidikan yang sesuai.
Langkah itu dilakukan agar solusi yang diberikan tidak disamaratakan, melainkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap anak. Dengan pendataan tersebut, pemerintah dapat menentukan bentuk penanganan pendidikan yang tepat bagi mereka.
Pemko Batam menyatakan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan anak usia sekolah yang belum memperoleh kesempatan belajar.
Laporan warga, menurut pemerintah, dapat menjadi dasar untuk melakukan penanganan lebih cepat terhadap persoalan akses pendidikan di lingkungan masyarakat.
Orang Tua Apresiasi Perhatian Wali Kota
Anton Hasibuan menyampaikan apresiasi atas perhatian Amsakar yang datang langsung menemui keluarganya. Ia menilai kunjungan tersebut menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi anak-anaknya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Wali kota yang sudah datang langsung melihat kondisi keluarga kami. Kami sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada anak-anak kami,” ungkap Anton.
Ia berharap perhatian Pemerintah Kota Batam dapat membuka jalan bagi ketiga anaknya untuk memperoleh kesempatan bersekolah seperti anak-anak lainnya.
Melalui tindak lanjut laporan tersebut, Pemko Batam menegaskan bahwa akses pendidikan bagi anak menjadi perhatian pemerintah. Penanganan selanjutnya akan dilakukan melalui pendataan, koordinasi dengan Dinas Pendidikan, serta penyesuaian solusi berdasarkan usia dan kesiapan masing-masing anak.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















