Headline.co.id, Bantul ~ Aksi kejar-kejaran mobil Toyota Innova di kawasan Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jumat (30/10/2026) malam, menyisakan kabar duka bagi sebuah keluarga di Banguntapan, Bantul. Di balik pengejaran yang sempat terekam video tersebut, seorang pemuda bernama Nur Alfianto (24) meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di simpang empat Ketandan, Jalan Wonosari, sekitar pukul 19.30 WIB. Korban diketahui merupakan seorang ayah yang meninggalkan seorang istri dan dua anak. Kecelakaan terjadi setelah mobil Innova yang hendak berbelok ke Ringroad Majapahit masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai korban.
Informasi mengenai keluarga yang ditinggalkan Nur Alfianto diketahui dari surat berita lelayu yang diterima Headline.co.id melalui salah seorang tetangga korban, Sabtu (31/10/2026).
Dalam surat tersebut, Nur Alfianto tercatat sebagai warga Kalangan, Baturetno, Banguntapan, Bantul. Pria berusia 24 tahun itu meninggalkan seorang istri dan dua anak yang tercantum dalam daftar keluarga berduka.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kepergian Nur Alfianto terjadi setelah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AB-4471-BX yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan Toyota Innova bernomor polisi B-1845-WZ.
Berdasarkan data kepolisian, Nur Alfianto merupakan warga asal Tamantirto, Kasihan, Bantul, yang berdomisili di Baturetno, Banguntapan. Korban sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
Nur Alfianto Dijadwalkan Dimakamkan Sabtu Siang
Berdasarkan surat berita lelayu yang diperoleh Headline.co.id, jenazah Nur Alfianto dijadwalkan dimakamkan pada Sabtu (31/10/2026) pukul 11.00 WIB.
Prosesi pemakaman direncanakan berlangsung di Makam Marga Mulya Paku Gede, Kalangan, Baturetno, Banguntapan, Bantul.
Surat lelayu tersebut juga mencantumkan sejumlah anggota keluarga yang berduka, termasuk istri, dua anak, kedua orang tua, serta saudara korban.
Informasi ini menjadi perkembangan baru dari kecelakaan maut yang sebelumnya menyita perhatian setelah video pengejaran mobil Innova beredar.
Korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut diketahui masih berusia 24 tahun dan telah memiliki keluarga dengan dua anak.
Kronologi Kecelakaan Maut di Simpang Ketandan Banguntapan
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dikonfirmasi Headline.co.id menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Wonosari, tepatnya simpang empat Ketandan, Banguntapan, Bantul.
Kecelakaan melibatkan Toyota Innova B-1845-WZ yang dikemudikan H (41), warga Pulutan, Wonosari, Gunungkidul, dengan sepeda motor Honda Beat AB-4471-BX yang dikendarai Nur Alfianto.
Saat kejadian, Nur Alfianto memboncengkan seorang pria berinisial DAF (25), warga Baturetno, Banguntapan, Bantul, yang berstatus mahasiswa.
Berdasarkan kronologi kepolisian, Toyota Innova awalnya melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Wonosari.
Setibanya di sebelah timur lampu lalu lintas simpang empat Ketandan, pengemudi mobil bermaksud berbelok ke kanan atau ke arah utara menuju Jalan Ringroad Majapahit.
Namun, ketika berbelok, kendaraan tersebut bergerak terlalu melebar ke kanan hingga melewati marka tengah jalan dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Nur Alfianto melaju dari arah berlawanan.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor tidak dapat menghindari tabrakan.
Dalam kronologi yang disampaikan Iptu Rita disebutkan bahwa pengendara sepeda motor “tidak mampu menghindar” sehingga terjadi benturan antara kedua kendaraan.
Akibat kecelakaan tersebut, Nur Alfianto meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, DAF yang membonceng mengalami luka lecet pada kaki kanan serta luka robek terbuka di bagian belakang kepala.
Adapun pengemudi Toyota Innova dilaporkan tidak mengalami luka.
Pengemudi Innova Asal Gunungkidul Kabur hingga Dikejar Warga di JEC
Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi Toyota Innova tidak berhenti di lokasi kejadian, melainkan melarikan diri menggunakan kendaraannya.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan kepolisian, mobil tersebut awalnya bergerak ke arah utara menuju kawasan Blok O.
Dari kawasan tersebut, pengemudi kemudian melaju ke arah barat hingga mencapai lokasi putar balik di sekitar Jogja Expo Center (JEC).
Pengemudi selanjutnya memutar balik kendaraan ke arah timur dan melanjutkan perjalanan hingga kawasan depan Perpustakaan Daerah (Perpusda).
Setibanya di kawasan tersebut, pengemudi kembali melakukan putar balik menuju arah barat.
Aksi pelarian itu memicu pengejaran oleh sejumlah warga yang berusaha menghentikan mobil tersebut.
Dalam keterangan yang diterima Headline.co.id, Iptu Rita menjelaskan bahwa pengemudi mobil “kemudian dikejar dan tertangkap oleh warga yang mengejar di timur pos polisi Gedongkuning.”
Aksi pengejaran tersebut juga terekam dalam video yang diterima Headline.co.id.
Dalam rekaman terlihat pengejaran mobil berlangsung di ruas jalan kawasan JEC. Pengemudi Innova juga sempat melakukan putar balik sebelum akhirnya berhasil dihentikan warga di kawasan Gedongkuning.
Kecelakaan Mengakibatkan Satu Korban Meninggal Dunia
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada kedua kendaraan.
Mobil Toyota Innova mengalami kerusakan berupa ringsek pada bagian sudut kanan bodi depan. Sementara itu, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban mengalami kerusakan pada bagian bodi depan.
Kepolisian memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp1 juta.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Polres Bantul, baik pengemudi mobil maupun pengendara sepeda motor diketahui sering melintasi ruas jalan tempat kecelakaan terjadi.
Namun, kecelakaan pada Jumat malam tersebut berujung pada meninggalnya Nur Alfianto dan luka-luka yang dialami pemboncengnya.
Peristiwa ini juga meninggalkan duka bagi keluarga Nur Alfianto di Baturetno, Banguntapan. Di balik rekaman pengejaran mobil Innova yang menjadi perhatian, korban merupakan seorang ayah berusia 24 tahun yang meninggalkan istri dan dua anak.
Hingga informasi tersebut diterima, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai penetapan tersangka maupun perkembangan proses hukum terhadap pengemudi Toyota Innova setelah berhasil dihentikan warga.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















