Headline.co.id ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar simulasi dan praktik langsung Pelatihan Mobil Road Accident Rescue (RAR) Tahun Anggaran 2026 di Taman Lalu Lintas Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2026). Pelatihan Mobil RAR tersebut diikuti 14 peserta dari Polda Aceh, Polda Jambi, dan Polda Lampung. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menangani serta mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas menggunakan kendaraan dan peralatan rescue. Peserta menilai pelatihan praktik langsung penting untuk mendukung pertolongan di wilayah yang memiliki akses sulit dan jauh dari pusat kota.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik penanganan kecelakaan lalu lintas, termasuk penggunaan kendaraan dan peralatan rescue. Materi tersebut dinilai memberi pengalaman teknis yang dapat diterapkan ketika personel menghadapi kecelakaan yang membutuhkan penanganan khusus.
Ba Subdit Gakkum Polda Aceh Aipda Gestan mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan Korlantas Polri memberikan pemahaman langsung mengenai proses evakuasi korban kecelakaan. Ia juga menilai peralatan yang digunakan dalam pelatihan memadai.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Tujuannya sangat bagus untuk melaksanakan evakuasi dalam kecelakaan. Untuk alat-alatnya pun sangat memadai dan cukup istimewa,” ujar Aipda Gestan.
Menurut Aipda Gestan, pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berguna untuk menangani kecelakaan biasa, tetapi juga kecelakaan dengan kondisi berbahaya atau melibatkan banyak kendaraan.
“Untuk manfaatnya, saya dapat ilmu-ilmu untuk rescue atau penyelamatan laka lantas yang sistemnya berbahaya atau yang beruntun,” katanya.
Peserta Pelatihan Mobil RAR Dorong Pemerataan Kemampuan
Aipda Gestan berharap pelatihan serupa dapat dikembangkan dan diikuti lebih banyak personel di wilayah. Ia menilai, penambahan unit serta peralatan rescue diperlukan agar kemampuan penanganan kecelakaan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.
“Pelatihannya cukup bagus, ilmunya bagus dan nanti akan saya sampaikan ke rekan-rekan di Polda. Harapan saya mungkin agar unit dan peralatannya ditambah agar di wilayah bisa dapat semua,” ungkapnya.
Peserta lain, Ba Satlantas Polres Merangin Polda Jambi Brigpol Tendri Yawan, juga menilai Pelatihan Mobil RAR penting bagi personel yang bertugas di daerah jauh dari pusat kota. Menurut dia, pengetahuan tentang penanganan kecelakaan dapat membantu personel bertindak lebih tepat ketika memberikan pertolongan kepada korban.
“Menurut saya, tujuan pelatihan dari RAR ini sangat bagus, apalagi untuk di kewilayahan yang jauh dari hiruk-pikuk kota sangat bermanfaat,” kata Brigpol Tendri.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat dibagikan kepada rekan-rekan di wilayah tugasnya.
“Semoga saya bisa memberikan ke teman-teman di sana apa yang saya pelajari di sini,” ujarnya.
Penanganan Korban Laka Lantas Jadi Fokus Praktik
Brigpol Tendri mengatakan, pelatihan tersebut memberikan pemahaman mengenai langkah yang perlu dilakukan personel ketika menghadapi kecelakaan lalu lintas. Materi praktik juga membantu peserta memahami cara menolong korban di lapangan.
“Manfaatnya sangat banyak. Yang saya lihat, di mana kita bisa menolong korban laka lantas, bagaimana caranya kita bertindak di lapangan,” tuturnya.
Menurut Brigpol Tendri, keberadaan personel yang memiliki kemampuan rescue dibutuhkan untuk mendukung penanganan kecelakaan, terutama di daerah yang sulit dijangkau. Karena itu, ia berharap jumlah peserta pelatihan dapat terus ditambah.
“Harapannya ke depan mungkin ada calon-calon personel untuk pelatihan lagi, supaya bisa membantu di kewilayahan. Kalau perlu, setiap polres yang sulit jangkauan bisa tertolong untuk masyarakat di pelosok-pelosok sana,” jelasnya.
Harapan Penambahan Personel dan Peralatan Rescue
Pelatihan Mobil RAR Korlantas Polri diharapkan meningkatkan kemampuan personel dalam melakukan evakuasi dan penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas. Pengetahuan tersebut juga diharapkan dapat diterapkan dan diteruskan kepada personel lain di wilayah masing-masing.
Selain peningkatan jumlah personel terlatih, peserta menyoroti kebutuhan penambahan unit dan peralatan rescue. Dukungan tersebut dinilai penting agar penanganan kecelakaan dapat dilakukan di berbagai wilayah, termasuk daerah dengan akses sulit.
Dengan kemampuan personel dan dukungan peralatan yang memadai, Polri diharapkan dapat memberikan pelayanan serta pertolongan lebih cepat kepada masyarakat di lokasi kecelakaan lalu lintas.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















