Headline.co.id ~ Serah terima jabatan Kapolri menandai pergantian kepemimpinan di tubuh Polri setelah Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dilantik menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (01/10/2026). Setelah pelantikan itu, Polri menggelar rangkaian acara pelepasan Listyo Sigit dan Jenderal Pol. Dedi Prasetyo yang telah mendapat amanah baru dalam pemerintahan. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi tradisi Polri untuk mengantar pejabat yang menyelesaikan tugas sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru.
Serah Terima Jabatan Kapolri Digelar Setelah Penyerahan Panji
Rangkaian serah terima jabatan Kapolri berlangsung setelah upacara penyerahan Panji-Panji Polri. Acara pelepasan tersebut dihadiri pejabat utama Mabes Polri serta sejumlah Kapolda jajaran.
Kegiatan itu digelar pada Jumat (02/09/2026). Dalam rangkaian tersebut, Polri melepas Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolri dan Dedi Prasetyo yang sebelumnya menjabat Wakapolri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pergantian pucuk pimpinan Polri berlangsung setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Pada kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Wahyu Hadiningrat menggantikan Dedi Prasetyo dalam jabatan tersebut. Dengan pelantikan itu, susunan kepemimpinan baru Polri mulai menjalankan tugasnya setelah pergantian pejabat di tingkat teratas institusi.
Suyudi Sebelumnya Menjabat Kepala BNN
Suyudi Ario Seto sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebelum dilantik sebagai Kapolri, ia terlebih dahulu mendapat persetujuan DPR RI.
Persetujuan DPR RI menjadi bagian dari proses sebelum Suyudi ditetapkan dan dilantik sebagai pengganti Listyo Sigit. Setelah pelantikan di Istana Negara, Suyudi memimpin Polri bersama Wahyu Hadiningrat yang dipercaya sebagai Wakapolri.
Adapun Wahyu sebelumnya menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Polri. Pengalaman tersebut mendahului penugasannya sebagai Wakapolri dalam kepemimpinan baru Polri.
Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Mendapat Tugas Baru
Setelah meninggalkan jabatan sebagai Kapolri, Listyo Sigit Prabowo mendapat amanah baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Presiden Prabowo melantik Listyo untuk menempati posisi tersebut pada Kamis (01/10/2026).
Listyo menggantikan pejabat sebelumnya dalam jabatan Kepala Staf Kepresidenan. Perubahan penugasan itu berlangsung bersamaan dengan pelantikan Suyudi sebagai Kapolri dan Wahyu sebagai Wakapolri.
Sementara itu, Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN). Pelantikan Dedi menjadi bagian dari perubahan sejumlah jabatan strategis pemerintahan.
Perubahan jabatan tersebut membuat pergantian kepemimpinan Polri tidak hanya mencakup posisi Kapolri dan Wakapolri. Dua pejabat yang sebelumnya memimpin institusi itu juga memasuki penugasan baru di lingkungan pemerintahan.
Tradisi Polri Menandai Kepemimpinan Baru
Rangkaian pelepasan Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo menjadi bagian dari tradisi Polri dalam mengantarkan pejabat yang telah menyelesaikan tugasnya. Kegiatan itu sekaligus menjadi penanda dimulainya kepemimpinan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Pergantian tersebut berlangsung melalui rangkaian pelantikan di Istana Negara dan acara internal Polri setelah penyerahan Panji-Panji Polri. Kehadiran pejabat utama Mabes Polri serta sejumlah Kapolda jajaran menunjukkan keterlibatan unsur pimpinan kepolisian dalam proses pergantian kepemimpinan itu.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















