Headline.co.id ~ Aceh Besar (Kemenag) — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengajak santri memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang berperan dalam pembangunan bangsa. Pesan itu disampaikan saat Romo memberikan arahan kepada santri Madrasah Aliyah (MA) Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Aceh Besar, Jumat (6/11/2026). Wamenag ajak santri membangun cita-cita setinggi mungkin dengan bersungguh-sungguh dalam belajar dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan. Menurutnya, bekal pendidikan agama, pendidikan umum, fasilitas asrama, makanan, serta bimbingan para ustaz dan ustazah harus digunakan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Wamenag Ajak Santri Mengisi Peran Strategis
Dalam arahannya, Romo menekankan bahwa santri dan pesantren memiliki posisi penting dalam sejarah perjalanan Indonesia. Menurut dia, kontribusi pesantren tidak hanya terlihat dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga dalam melahirkan tokoh-tokoh yang kini mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan.
“Sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia itu pasti belum lengkap kalau di dalamnya tidak ditulis peran pondok pesantren,” ujar Romo.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia mengatakan, para santri saat ini memiliki kesempatan pendidikan yang patut disyukuri. Selain mendapatkan pendidikan agama dan umum, santri juga memperoleh fasilitas asrama, makanan, serta bimbingan dari ustaz dan ustazah.
Kesempatan tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh. Para santri diminta menjadikan pendidikan yang mereka terima sebagai bekal untuk meningkatkan masa depan dan mengambil peran yang lebih besar.
“Kalian harus bisa memastikan dengan fasilitas yang lebih dari yang saya nikmati, kalian harus bisa mendapatkan posisi lebih baik ke depannya,” pesannya.
Mimpi Menjadi Pengikat Semangat Juang
Romo juga mengingatkan para santri agar tidak ragu memasang cita-cita setinggi mungkin. Ia menilai, mimpi dapat menjadi pengikat semangat juang sehingga seseorang tetap berusaha ketika menghadapi kegagalan.
Menurutnya, kegagalan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti. Santri diminta terus bangkit dan menjaga semangat, apa pun tantangan yang dihadapi dalam perjalanan meraih cita-cita.
“Mimpi adalah tautan, membuhul semangat juang kita untuk tidak pernah menyerah. Untuk tetap semangat, tetap bangkit, berapa kalipun kita jatuh. Allah tidak pernah melihat berapa kali kalian jatuh, tapi Allah ingin melihat berapa kali kalian sanggup bangkit dari kejatuhan itu,” tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan seiring dengan dorongan agar santri tidak menyia-nyiakan fasilitas pendidikan yang telah mereka terima. Romo meminta mereka menunjukkan kesungguhan belajar dan membuktikan bahwa kesempatan yang lebih baik dapat mengantarkan pada pencapaian yang lebih baik pula.
Ilmu dan Jabatan Harus Memberi Manfaat
Selain mendorong santri mengejar keberhasilan, Romo mengingatkan bahwa ilmu dan amanah yang kelak diperoleh tidak semestinya digunakan hanya untuk kepentingan pribadi. Keberhasilan dan jabatan harus menjadi jalan untuk memberikan manfaat kepada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia mengutip hadis Rasulullah saw. tentang sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Pesan itu disampaikan agar para santri memandang cita-cita dan amanah sebagai tanggung jawab sosial.
“Mintalah kepada Allah agar ke depan kalian diizinkan menerima amanah yang dengan amanah itu kalian bisa memberi manfaat kepada orang-orang di sekitar kalian, keluarga, tetangga, masyarakat, bahkan bangsa dan negara,” katanya.
Romo berharap pesantren terus melahirkan generasi yang berilmu dan berintegritas. Para santri juga diharapkan siap menerima tanggung jawab dalam menentukan masa depan Indonesia.
Ia kemudian menitipkan harapan besar kepada para santri sebagai generasi yang akan mengambil peran dalam kehidupan bangsa dan negara.
“Saya ingin menitipkan nasib bangsa dan negara Indonesia ke pundak kalian semuanya,” pungkasnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




![[Siaran Pers] Kolaborasi dalam Inovasi Pelayanan Publik, Wamen Nezar: Daerah Tak Perlu Bangun Sistem Sendiri](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-kolaborasi-dalam-inovasi-pelayanan-publik-wamen-nezar-daerah-tak-perlu-bangun-sistem-sendiri.png)












