Headline.co.id, Bantul ~ Dua pelajar diamankan warga setelah diduga terlibat gangguan kamtibmas di wilayah Dusun Pucung, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.10 WIB. Keduanya diamankan usai terjatuh dari sepeda motor saat melintas di pertigaan Karangtalun setelah diduga dikejar warga. Peristiwa ini bermula dari adanya cekcok antara rombongan pemuda dengan warga setempat. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan para pemuda beserta barang bukti.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa dua pemuda yang diamankan masing-masing berinisial FGR (18), pelajar asal Piyungan, Bantul, dan FAH (18), pelajar asal Trihanggo, Sleman. Keduanya diketahui merupakan bagian dari rombongan yang sebelumnya melintas dari arah Pantai Parangtritis menuju wilayah Wukirsari.
“Setelah dimintai keterangan, kedua pemuda tersebut jatuh dari sepeda motor akibat menabrak kendaraan lain karena takut dikejar warga Wukirsari setelah terjadi cekcok di lapangan Wukirsari,” ujar Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id.
Peristiwa bermula ketika rombongan pemuda melintas di wilayah Wukirsari. Berdasarkan keterangan, rombongan yang berada di bagian depan terlibat cekcok dengan warga setempat. Situasi tersebut memicu reaksi warga yang kemudian melakukan pengejaran terhadap rombongan tersebut. Dua pemuda yang berada di posisi belakang rombongan berupaya melarikan diri, namun mengalami kecelakaan saat melintas di pertigaan Karangtalun.
Akibat kejadian tersebut, warga setempat mengamankan kedua pemuda sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Polisi yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta melakukan pendataan terhadap identitas pelaku, saksi, dan kronologi kejadian. Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit sepeda motor Honda Genio warna hitam dengan nomor polisi AB 3644 ZF serta dua unit telepon genggam.
“Kedua pemuda saat ini diamankan di Polres Bantul untuk proses lebih lanjut,” kata Iptu Rita.



















