Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

BRIN Identifikasi 51 Spesies Baru, KOBI Kumpulkan 16.312 Data Biodiversitas

Aditya by Aditya
5 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
BRIN Identifikasi 51 Spesies Baru, KOBI Kumpulkan 16.312 Data Biodiversitas
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Sepanjang tahun 2025, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) berhasil mengidentifikasi 51 spesies baru. Penemuan ini meliputi 32 spesies fauna, 16 spesies flora, dan 3 spesies mikroba. Dari jumlah tersebut, 49 spesies ditemukan di Indonesia, sementara satu mikroalga berasal dari Kaledonia Baru dan satu krustasea dari Vietnam. Mayoritas spesies yang ditemukan di Indonesia merupakan spesies endemik, yang hanya dapat ditemukan di habitat tertentu, sehingga memiliki nilai penting bagi ilmu pengetahuan dan konservasi lingkungan. Temuan ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia yang masih menyimpan banyak kekayaan biodiversitas yang belum terungkap.

Prof. Budi Setiadi Daryono, Ph.D., Guru Besar Fakultas Biologi UGM sekaligus Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI), menyampaikan apresiasi atas penemuan 51 spesies baru ini. Ia menekankan pentingnya pengumpulan data primer dalam eksplorasi lingkungan dan sebagai acuan dalam menjaga ekosistem. “Nah ini yang membuat kita senang, bahwa penentuan spesies itu sudah semakin presisi, datanya semakin valid dan terverifikasi. Jadi sebagai orang yang berkecimpung di bidang biodiversitas, justru ini yang harus didorong oleh pemerintah melalui kegiatan-kegiatan eksplorasi,” ujarnya pada Jumat (13/2).

You might also like

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

11 July 2026
Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

11 July 2026

Sebagian besar spesies yang ditemukan merupakan spesies endemik, yang hanya dapat ditemukan di lokasi tertentu, sehingga memiliki nilai strategis dalam mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia. Keberadaan spesies endemik ini menegaskan pentingnya eksplorasi dan pendataan biodiversitas secara berkelanjutan agar kekayaan hayati Indonesia dapat teridentifikasi sebelum terancam kerusakan lingkungan. Prof. Budi menegaskan bahwa pendataan menjadi langkah penting untuk mengetahui status kelestarian spesies dan mencegah potensi kepunahan akibat kerusakan ekosistem yang tidak terpantau. “Bahayanya kalau kita belum bisa mendata sementara ekosistemnya sudah rusak, kita tidak bisa mengetahui apakah spesies tersebut sudah punah atau belum karena kita tidak punya data,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Dekan Fakultas Biologi UGM ini juga menuturkan bahwa persebaran biodiversitas di Indonesia tidak hanya berada di kawasan hutan, tetapi sebagian besar terdapat di wilayah laut. Dengan luas wilayah Indonesia yang didominasi perairan, pengumpulan data biodiversitas laut perlu menjadi prioritas utama karena hingga kini data yang tersedia masih terbatas dan belum tergarap secara optimal. Menurutnya, pendataan yang komprehensif tidak hanya penting untuk menjaga kelestarian ekosistem laut, tetapi juga untuk mengungkap potensi sumber daya hayati yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, termasuk untuk pengembangan ilmu pengetahuan, kesehatan, dan industri. “Biodiversitas di laut adalah emas tersembunyi. Jika data sudah lengkap, harus didorong untuk konservasi berkelanjutan dan melihat potensinya yang ke depan dapat bermanfaat bagi pengembangan industri,” ujarnya.

Di tengah ancaman kepunahan akibat kerusakan lingkungan, penemuan ini menjadi angin segar bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Dalam penyusunan Indeks Biodiversitas Indonesia, Prof. Budi menyebut diperlukan sedikitnya delapan indikator utama, lain sensus populasi spesies, estimasi populasi, kelengkapan populasi, indeks populasi, biomassa, catch per unit effort, serta indikator pendukung lainnya seperti proxies. Indikator utama Indeks biodiversitas tersebut berperan penting untuk mengetahui kondisi dan perkembangan keanekaragaman hayati dari waktu ke waktu. “Data tersebut digunakan untuk melihat status spesies, apakah terancam atau sudah punah. Selain itu, indeks ini juga dapat menunjukkan tren jumlah populasi sehingga dapat diketahui langkah penanganan yang tepat,” tuturnya.

Selama ini, data biodiversitas Indonesia untuk penyusunan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI) sebenarnya telah tersedia di berbagai institusi seperti kementerian, lembaga riset, dan perguruan tinggi, namun belum terkelola secara terpadu dan sulit diakses publik. Kehadiran Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) bertujuan menghimpun, mengelola, serta menyusun data tersebut menjadi indeks biodiversitas nasional yang dapat digunakan untuk memantau status dan tren keanekaragaman hayati di Indonesia.

Prof. Budi mengungkapkan bahwa pada rentang tahun 2020 hingga 2024, telah terungkap 16.312 data keanekaragaman hayati yang terdiri dari 1.912 famili, 4.606 genus, dan 7.904 spesies. Kolaborasi Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) dan UGM merupakan langkah strategis dalam pengembangan data keanekaragaman hayati nasional. “Data biodiversitas Indonesia itu sebenarnya sudah ada di berbagai lembaga, tetapi belum terintegrasi. Melalui KOBI bersama UGM, kita mencoba menghimpun dan mengelola data tersebut agar bisa menjadi indeks biodiversitas nasional,” ucapnya.

Prof. Budi berharap pengembangan data biodiversitas di Indonesia ke depan dapat terus diperkuat melalui dukungan pemerintah, terutama dalam kegiatan eksplorasi dan pendataan di wilayah yang masih minim informasi, termasuk kawasan laut. Ia menilai data biodiversitas yang lengkap dapat menjadi dasar penting dalam kebijakan konservasi dan pembangunan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk melengkapi data keanekaragaman hayati serta menjaga kelestarian ekosistem. “Kita berharap data-data biodiversitas yang sudah ada terus dilengkapi, baik melalui data sekunder maupun data primer dari hasil eksplorasi. Negara perlu mensupport para ilmuwan dan pemerhati lingkungan agar kekayaan hayati Indonesia dapat terungkap dan tetap terjaga,” pungkas Prof. Budi.

Tags: BadanBerita JogjaHeadlineJogjaSepanjang
ADVERTISEMENT
Aditya

Aditya

Related Stories

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

by Hendrawan
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Keputusan anggaran digital marketing yang paling sering salah bukan karena tidak ada uangnya, tapi karena tidak ada...

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

by Hendrawan
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Tim marketing yang sudah mahir SEO punya keunggulan besar dalam mengadopsi GEO. Bukan karena keduanya sama. Justru...

Dosen UGM: Bantalan Sosial dan Subsidi Penting di Tengah Suku Bunga Tinggi

Dosen UGM: Bantalan Sosial dan Subsidi Penting di Tengah Suku Bunga Tinggi

by Dwina
10 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 17-18 Juni lalu memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar...

Dosen UGM: Krisis Lingkungan Akibat Keserakahan Manusia

Dosen UGM: Krisis Lingkungan Akibat Keserakahan Manusia

by Dani
10 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Indonesia tengah menghadapi tantangan besar terkait kerusakan lingkungan yang semakin parah. Deforestasi, alih fungsi hutan, dan eksploitasi...

Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Bitung, Sulawesi Utara

Mengapa Gempa Bumi Magnitudo Kecil Tetap Perlu Diperhatikan? Ini Penjelasannya

by Saddam
10 July 2026
0

Gempa bumi magnitudo kecil tetap perlu diperhatikan karena dampaknya dipengaruhi kedalaman, jarak pusat, kondisi tanah, dan kualitas bangunan.

Pakar UGM: Heat Stroke Ancaman Serius di Tengah Panas Ekstrem

Pakar UGM: Heat Stroke Ancaman Serius di Tengah Panas Ekstrem

by masfajar
10 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Panas ekstrem yang melanda Indonesia kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Menurut Aditya Lia Ramadona, Ph.D.,...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di UGM Berkat Hobi Merawat Ternak

Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di UGM Berkat Hobi Merawat Ternak

17 June 2026
Kontingen Brimob Polri Berjuang di UAE SWAT Challenge 2026, Mohon Dukungan Doa

Kontingen Brimob Polri Berjuang di UAE SWAT Challenge 2026, Mohon Dukungan Doa

9 February 2026
Air Murah: Kisah Kemiskinan dan Air Minum yang Terabaikan

Air Kemasan dari Kemiskinan: Kisah di Balik Air Minum Murah Terjangkau

6 September 2024
Subuh Mencekam di Pleret Bantul, Pria Bersenjata Parang Lukai Warga

Cari Orang Tak Ketemu, Pria di Bantul Mengamuk Bawa Parang hingga Lukai Warga

22 June 2026
Polda Metro Jaya Tangkap Tersangka Pembunuhan di Cipayung

Polda Metro Jaya Tangkap Tersangka Pembunuhan di Cipayung

22 March 2026

Alasan Kemanusiaan, Polisi Tangguhkan Penahanan Penabrak Ibu Hamil di Palmerah

28 February 2020
Unjuk Rasa menuntut diberhentikannya Sri Wahyunarti Kasi Jogoboyo Kalurahan Sidorejo Godean

Ratusan Warga Sidorejo Tuntut Pemecatan Kasi Jagabaya Sri Wahyunarti di Pemkab Sleman

13 September 2023

Artikel Terbaru

Dinkes Gorontalo Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Melalui PGI Outreach 3

Dinkes Gorontalo Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Melalui PGI Outreach 3

11 July 2026
KemenHAM Gorontalo Siapkan Peresmian Kantor Baru dengan Konsep Inovatif

KemenHAM Gorontalo Siapkan Peresmian Kantor Baru dengan Konsep Inovatif

11 July 2026
Kanwil KemenHAM Sulteng Raih Penghargaan di SIGAP 2026

Kanwil KemenHAM Sulteng Raih Penghargaan di SIGAP 2026

11 July 2026
KemenHAM Dorong Integrasi HAM dalam Regulasi Daerah Gorontalo

KemenHAM Dorong Integrasi HAM dalam Regulasi Daerah Gorontalo

11 July 2026
Pemprov Gorontalo Tingkatkan Edukasi untuk Eliminasi Kusta

Pemprov Gorontalo Tingkatkan Edukasi untuk Eliminasi Kusta

11 July 2026
BPBD Gorontalo Dorong Budaya Sadar Bencana di Sekolah

BPBD Gorontalo Dorong Budaya Sadar Bencana di Sekolah

11 July 2026
Wagub Gorontalo: Perguruan Tinggi Kunci Pembangunan SDM Berkualitas

Wagub Gorontalo: Perguruan Tinggi Kunci Pembangunan SDM Berkualitas

11 July 2026

Popular Story

UKJ AMSI Kalbar 2026: Meningkatkan Kompetensi Jurnalis di Era Digital
Pemerintah

UKJ AMSI Kalbar 2026: Meningkatkan Kompetensi Jurnalis di Era Digital

by Ari Wibowo muhammad
11 July 2026
0

Headline.co.id, Pontianak ~ Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Media...

Read moreDetails

Wamen Nezar Dorong Kolaborasi Semikonduktor untuk AI Nasional

Polres Bengkalis Amankan 8 Kilogram Sabu dan 5.000 Pil Ekstasi

KPK Tangkap Bupati Sukoharjo dalam OTT di Solo Raya

Pejabat Fungsional Dumai Diharapkan Jadi Penggerak Birokrasi Inovatif

Polisi Usut Korupsi Batubara: Lima Fakta di Balik Penggeledahan dan Seruan Prabowo

35 Finalis Bersaing di Pemilihan Putra Putri Pariwisata Balangan 2026

7 Tempat Paper Bag Custom di Jogja, PaperBagJogja.com Nomor 1

Polda Metro Jaya Periksa 15 Saksi dalam Tiga Kasus Korupsi

BaraNusa Tegaskan Pentingnya Independensi dalam Penyidikan Korupsi

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.