Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Wisata & Kuliner

Dawet Ireng Jembut Kecabut, Kuliner Legendaris Purworejo yang Jadi Ikon Wisata Kuliner Sejak Puluhan Tahun

Hendrawan by Hendrawan
6 days ago
in Wisata & Kuliner
Reading Time: 8 mins read
582 44
A A
0
Mengenal Dawet Jembut Kecabut, Minuman Khas Purworejo dengan Nama Unik dan Rasa Istimewa

Mengenal Dawet Jembut Kecabut, Minuman Khas Purworejo dengan Nama Unik dan Rasa Istimewa (Dok. Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

HEADLINE.CO.ID, PURWOREJO ~ Dawet Ireng Jembut Kecabut menjadi salah satu kuliner khas Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang hingga kini tetap bertahan dan dikenal luas oleh masyarakat maupun wisatawan. Minuman tradisional berbahan dawet hitam atau dawet ireng ini berasal dari kawasan Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh, dan telah dirintis sejak sekitar tahun 1950-an oleh Mbah Ahmad Dansri. Keunikan nama, cita rasa khas, serta sejarah panjang yang dimiliki membuat Dawet Jembut Kecabut berkembang menjadi ikon wisata kuliner Purworejo.

Contents

    • 0.1 You might also like
    • 0.2 Desa Wisata Pulesari Sleman Jadi Favorit Wisatawan, Tawarkan Wisata Alam, Budaya, dan Sejarah di Lereng Merapi
    • 0.3 Pantai Drini Gunungkidul, Pantai Unik dengan Dua Karakter Ombak dan Surga Seafood Segar di Pesisir Selatan Jogja
  • 1 Nama Unik Berasal dari Jembatan Butuh dan Kecamatan Butuh
  • 2 Dirintis Mbah Ahmad Dansri Sejak 1950-an
  • 3 Ciri Khas Dawet Ireng dengan Pewarna Alami Merang
  • 4 Perpaduan Rasa Manis, Gurih dan Segar
  • 5 Menjadi Ikon Wisata Kuliner Purworejo
  • 6 Pelanggan Datang dari Berbagai Daerah
  • 7 Kuliner Tradisional yang Tetap Bertahan
  • 8 FAQ: Seputar Dawet Jembut Kecabut Khas Purworejo
    • 8.1 Apa itu Dawet Jembut Kecabut?
    • 8.2 Mengapa disebut Dawet Jembut Kecabut?
    • 8.3 Siapa pencetus Dawet Jembut Kecabut?
    • 8.4 Apa yang membuat Dawet Jembut Kecabut berbeda dari dawet lainnya?
    • 8.5 Apakah warna hitam Dawet Jembut Kecabut berasal dari pewarna buatan?
    • 8.6 Di mana lokasi Dawet Jembut Kecabut yang terkenal?
    • 8.7 Berapa harga satu porsi Dawet Jembut Kecabut?
    • 8.8 Apa saja bahan utama Dawet Jembut Kecabut?
    • 8.9 Apakah Dawet Jembut Kecabut merupakan ikon kuliner Purworejo?
    • 8.10 Kapan waktu terbaik menikmati Dawet Jembut Kecabut?
    • 8.11 Apakah Dawet Jembut Kecabut hanya bisa ditemukan di Purworejo?
    • 8.12 Mengapa Dawet Jembut Kecabut begitu populer di kalangan wisatawan?

You might also like

Lokasi Desa Wisata Pulesari

Desa Wisata Pulesari Sleman Jadi Favorit Wisatawan, Tawarkan Wisata Alam, Budaya, dan Sejarah di Lereng Merapi

5 June 2026
Jam Buka Tempat Wisata Pantai Drini

Pantai Drini Gunungkidul, Pantai Unik dengan Dua Karakter Ombak dan Surga Seafood Segar di Pesisir Selatan Jogja

4 June 2026

Popularitas minuman tradisional tersebut tidak hanya dikenal di kalangan warga lokal, tetapi juga menarik perhatian para pelancong yang melintas di jalur Purworejo-Kebumen. Keberadaannya bahkan diusulkan sebagai bagian dari kekayaan intelektual komunal Kabupaten Purworejo dan ditetapkan sebagai ikon kuliner daerah.

Nama Unik Berasal dari Jembatan Butuh dan Kecamatan Butuh

Viral karena Namanya, Dawet Jembut Kecabut Ternyata Kuliner Legendaris Kebanggaan Purworejo
Viral karena Namanya, Dawet Jembut Kecabut Ternyata Kuliner Legendaris Kebanggaan Purworejo (Dok. Istimewa)

Nama Dawet Jembut Kecabut kerap menimbulkan rasa penasaran bagi masyarakat yang baru pertama kali mendengarnya. Namun, nama tersebut bukan berasal dari makna yang sering diasosiasikan dalam bahasa Jawa.

Sebutan “Jembut Kecabut” merupakan akronim dari Jembatan Butuh (Jembut) dan Kecamatan Butuh (Kecabut), lokasi tempat kuliner tersebut berkembang dan dikenal masyarakat.

Dawet ini dijajakan di kawasan timur Jembatan Butuh, Desa Butuh, Kecamatan Butuh, yang berada di jalur strategis penghubung Purworejo dan Kebumen. Lokasi tersebut membuat kuliner ini mudah ditemukan oleh para pengguna jalan yang melintas di kawasan selatan Jawa Tengah.

Baca juga: Kue Adrem Bantul Kembali Jadi Sorotan, Jajanan Tradisional “Kontol Kejepit” Simpan Sejarah sejak Era Mataram

Dirintis Mbah Ahmad Dansri Sejak 1950-an

Sejarah Dawet Jembut Kecabut tidak lepas dari sosok Mbah Ahmad Dansri yang mulai merintis usaha dawet ireng sekitar tahun 1950-an. Pada masa awal, minuman tersebut dibuat untuk memenuhi kebutuhan para petani saat musim panen.

Mbah Ahmad menjajakan dawet dengan cara berkeliling dari sawah ke sawah. Setelah beliau meninggal dunia, usaha tersebut dilanjutkan oleh anaknya, Nawon, kemudian diteruskan oleh generasi berikutnya.

Wagiman, cucu Mbah Ahmad Dansri yang meneruskan usaha keluarga, menjelaskan bahwa dawet tersebut awalnya memang ditujukan untuk para petani.

“Awalnya kakek saya yang jualan, sekarang sudah meninggal. Dulu hanya untuk para petani pas musim panen. Keliling ke sana sini dan sekarang minuman itu diwariskan ke kami,” ujar Wagiman.

Perjalanan panjang tersebut menjadikan Dawet Jembut Kecabut sebagai salah satu kuliner legendaris yang tetap bertahan hingga saat ini.

Baca juga: Wisata Bukit Domba Sentul Jadi Favorit Liburan Keluarga, Tawarkan Interaksi Seru Bersama Domba Valais

Ciri Khas Dawet Ireng dengan Pewarna Alami Merang

Fakta Menarik Dawet Jembut Kecabut, Dawet Ireng Legendaris yang Diburu Wisatawan
Fakta Menarik Dawet Jembut Kecabut, Dawet Ireng Legendaris yang Diburu Wisatawan (Dok. Istimewa)

Keunikan utama Dawet Jembut Kecabut terletak pada warna hitam pekat dawetnya. Berbeda dengan dawet pada umumnya yang berwarna hijau karena menggunakan daun suji atau pandan, dawet khas Purworejo ini memperoleh warna hitam dari bahan alami berupa abu merang atau jerami padi yang dibakar.

Abu merang yang telah dibakar kemudian dihaluskan dan disaring hingga menghasilkan larutan berwarna hitam yang digunakan sebagai pewarna alami adonan dawet.

Wagiman menegaskan bahwa warna hitam tersebut tidak berasal dari bahan pewarna buatan.

“Dawetnya berwarna hitam itu karena diberi oman atau jerami padi yang dibakar, bukan pewarna buatan. Kemudian racikannya dawet diberi santan, pemanis dari gula kelapa dan es,” katanya.

Selain menggunakan pewarna alami, proses pembuatan dawet juga masih dilakukan secara manual. Adonan tepung diolah hingga kental sebelum dicetak menjadi butiran dawet yang kenyal.

Baca juga: Goa Pindul Gunungkidul Tawarkan Sensasi Susur Sungai Bawah Tanah 350 Meter, Ini Harga Tiket dan Aktivitas Serunya

Perpaduan Rasa Manis, Gurih dan Segar

Dalam satu porsi Dawet Jembut Kecabut, dawet ireng disajikan bersama santan segar, gula aren atau gula Jawa cair, serta es batu. Kombinasi tersebut menghasilkan rasa manis, gurih, dan segar yang menjadi ciri khas minuman tradisional ini.

Beberapa penjual juga menyediakan tambahan tape ketan, ketan hitam, maupun potongan nangka untuk menambah cita rasa.

Tekstur dawet yang kenyal berpadu dengan gurih santan dan manis alami gula kelapa menjadikan minuman ini cocok dinikmati saat cuaca panas maupun sebagai pelepas dahaga setelah perjalanan jauh.

Baca juga: Taman Wisata Alam Posong Temanggung Jadi Favorit Wisatawan, Ini Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aktivitas yang Bisa Dicoba

Menjadi Ikon Wisata Kuliner Purworejo

Perkembangan Dawet Ireng di Purworejo berlangsung cukup pesat. Berbagai lapak dan warung penjual dawet kini tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Purworejo.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai sejarah dan perkembangan dawet ireng di Purworejo, minuman tersebut pertama kali muncul sekitar tahun 1960 dan terus berkembang hingga menjadi salah satu identitas kuliner daerah. Karakteristik warna hitam alami, penggunaan bahan khas berupa oman, serta sejarah yang kuat menjadi alasan dawet ireng dipilih sebagai ikon kuliner dan daya tarik wisata Kabupaten Purworejo.

Salah satu warung yang paling dikenal masyarakat adalah Dawet Ireng Asli Pak Wagiman Butuh yang berada sekitar 50 meter di utara Jembatan Butuh, tepat di tepi Jalan Nasional III.

Menurut Idianto, penerus usaha keluarga, warung tersebut merupakan usaha turun-temurun yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

“Awal jualan dawet ireng itu dari mbah buyut. Dulu beliau jualan di pinggir Jembatan Butuh. Kemudian pada 1984 pindah ke tempat sekarang,” ujar Idianto.

Baca juga: Mitos Alun-alun Kidul Yogyakarta Masih Jadi Daya Tarik Wisata, Masangin Ramai Dicoba Pengunjung Setiap Malam

Pelanggan Datang dari Berbagai Daerah

Keberadaan Dawet Jembut Kecabut di jalur utama Purworejo-Kebumen membuat kuliner ini tidak pernah sepi pengunjung. Banyak wisatawan dan pengguna jalan sengaja mampir untuk menikmati kesegaran dawet ireng legendaris tersebut.

Salah satu pelanggan setia, Totok Suharto asal Tangerang Selatan, mengaku selalu menyempatkan diri singgah saat melintasi Purworejo.

“Saya sering lewat sini, kalau mau ke Jogja ya pasti mampir. Kalau ada acara di Jawa Tengah saya juga pasti muter lewat sini. Rasanya nikmat, seger dan beda dengan yang lain. Biasanya saya habis dua porsi,” tutur Totok.

Dengan harga yang terjangkau, mulai sekitar Rp5.000 per porsi, Dawet Jembut Kecabut tetap menjadi pilihan favorit berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, wisatawan hingga pejabat yang berkunjung ke Purworejo.

Baca juga: Mitos Goa Pindul Jogja Masih Jadi Perbincangan, Ini Fakta, Legenda, dan Daya Tarik Wisata Cave Tubing di Gunungkidul

Kuliner Tradisional yang Tetap Bertahan

Di tengah berkembangnya berbagai minuman modern, Dawet Jembut Kecabut berhasil mempertahankan eksistensinya selama puluhan tahun. Keunikan nama, sejarah panjang, penggunaan bahan alami, serta cita rasa khas menjadikannya lebih dari sekadar minuman tradisional.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Purworejo, Dawet Jembut Kecabut kini tidak hanya menjadi pelepas dahaga, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata kuliner yang merepresentasikan budaya dan identitas daerah setempat.

FAQ: Seputar Dawet Jembut Kecabut Khas Purworejo

Apa itu Dawet Jembut Kecabut?

Dawet Jembut Kecabut adalah minuman tradisional khas Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang terbuat dari dawet ireng atau dawet hitam, santan, gula kelapa, dan es batu. Kuliner ini dikenal karena nama uniknya serta cita rasa segar yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Mengapa disebut Dawet Jembut Kecabut?

Nama Dawet Jembut Kecabut merupakan akronim dari Jembatan Butuh (Jembut) dan Kecamatan Butuh (Kecabut). Nama tersebut merujuk pada lokasi asal kuliner ini yang berada di kawasan Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.

Siapa pencetus Dawet Jembut Kecabut?

Dawet Jembut Kecabut pertama kali dirintis oleh Mbah Ahmad Dansri sekitar tahun 1950-an. Awalnya, minuman ini dijual berkeliling dari sawah ke sawah untuk para petani saat musim panen.

Apa yang membuat Dawet Jembut Kecabut berbeda dari dawet lainnya?

Perbedaan utamanya terletak pada warna hitam dawet yang berasal dari pewarna alami berupa abu jerami padi atau merang yang dibakar. Selain itu, tekstur dawet yang kenyal dan perpaduan santan serta gula kelapa memberikan cita rasa khas yang berbeda dari dawet pada umumnya.

Apakah warna hitam Dawet Jembut Kecabut berasal dari pewarna buatan?

Tidak. Warna hitam pada dawet berasal dari oman atau abu jerami padi yang dibakar, kemudian dihaluskan dan disaring sebelum digunakan sebagai pewarna alami adonan dawet.

Di mana lokasi Dawet Jembut Kecabut yang terkenal?

Salah satu lokasi yang paling terkenal adalah Dawet Ireng Asli Pak Wagiman Butuh yang berada di sekitar Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Berapa harga satu porsi Dawet Jembut Kecabut?

Harga Dawet Jembut Kecabut tergolong terjangkau. Berdasarkan informasi yang tersedia, satu porsi dawet dijual mulai sekitar Rp5.000, tergantung penjual dan tambahan pelengkap yang dipilih.

Apa saja bahan utama Dawet Jembut Kecabut?

Bahan utama Dawet Jembut Kecabut terdiri dari dawet ireng berbahan tepung sagu atau pati, santan segar, gula kelapa atau gula Jawa cair, serta es batu. Beberapa penjual juga menambahkan tape ketan, ketan hitam, atau potongan nangka.

Apakah Dawet Jembut Kecabut merupakan ikon kuliner Purworejo?

Ya. Dawet ireng yang lahir, tumbuh, dan berkembang di Purworejo telah diusulkan sebagai kekayaan intelektual komunal Kabupaten Purworejo dan dikenal sebagai salah satu ikon wisata kuliner daerah tersebut.

Kapan waktu terbaik menikmati Dawet Jembut Kecabut?

Dawet Jembut Kecabut paling nikmat disantap saat cuaca panas atau setelah perjalanan jauh karena perpaduan es, santan, dan gula kelapa memberikan sensasi segar yang mampu melepas dahaga.

Apakah Dawet Jembut Kecabut hanya bisa ditemukan di Purworejo?

Meski kini beberapa penjual mulai memasarkan produknya secara lebih luas, Dawet Jembut Kecabut yang paling autentik tetap dapat ditemukan di kawasan Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.

Mengapa Dawet Jembut Kecabut begitu populer di kalangan wisatawan?

Selain memiliki rasa yang khas, nama unik Dawet Jembut Kecabut membuat banyak wisatawan penasaran untuk mencobanya. Faktor sejarah, keunikan bahan alami, dan statusnya sebagai kuliner legendaris Purworejo juga turut meningkatkan popularitasnya.

Tags: Berita PurworejoDawet Ireng Jembut KecabutKuliner Legendaris PurworejoWisata Purworejo
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Lokasi Desa Wisata Pulesari

Desa Wisata Pulesari Sleman Jadi Favorit Wisatawan, Tawarkan Wisata Alam, Budaya, dan Sejarah di Lereng Merapi

by Hendrawan
5 June 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Desa Wisata Pulesari di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus menjadi salah satu destinasi wisata...

Jam Buka Tempat Wisata Pantai Drini

Pantai Drini Gunungkidul, Pantai Unik dengan Dua Karakter Ombak dan Surga Seafood Segar di Pesisir Selatan Jogja

by Hendrawan
4 June 2026
0

Headline.co.id, Gunungkidul ~ Pantai Drini di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi salah satu destinasi wisata pantai yang menawarkan pengalaman...

Daya Tarik Wisata Air Terjun Jagir Banyuwangi

Air Terjun Jagir Banyuwangi, Destinasi Alam dengan Tiga Sumber Mata Air dan Cerita Lokal yang Masih Terjaga

by Hendrawan
1 June 2026
0

HEADLINE.CO.ID, BANYUWANGI ~ Air Terjun Jagir di Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang...

Dijuluki Raja Ampat-nya Banyuwangi, Pantai Bedil Punya Laut Biru dan Tiket Masuk Gratis

Pantai Bedil Banyuwangi Makin Viral, Ini Daya Tarik, Lokasi, dan Cara Menuju Wisata Mirip Raja Ampat

by Hendrawan
1 June 2026
0

Headline.co.id, Banyuwangi ~ Pantai Bedil di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, semakin menarik perhatian wisatawan berkat panorama laut biru, gugusan pulau...

Rekomendasi Wisata Alam Jawa Timur

Cari Tempat Liburan Keluarga? Ini 5 Wisata Alam Jawa Timur yang Wajib Dikunjungi

by Hendrawan
1 June 2026
0

HEALDINE.CO.ID, Surabaya, Jawa Timur ~ Libur panjang atau long weekend sering dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Bagi yang sedang...

pasar beringharjo Jual Apa Saja

Pasar Beringharjo, Saksi Perjalanan Ekonomi Yogyakarta dari Hutan Beringin hingga Menjadi Ikon Wisata Jogja

by Hendrawan
31 May 2026
0

HEADLINE.CO.ID, YOGYAKARTA ~ Pasar Beringharjo menjadi salah satu ikon paling bersejarah di Kota Yogyakarta yang hingga kini tetap berfungsi sebagai...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Dosen UGM: Kesalahan Navigasi Diduga Sebabkan Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Dosen UGM: Kesalahan Navigasi Diduga Sebabkan Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

26 January 2026
Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Pangandaran, Jawa Barat

Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Pangandaran, Jawa Barat

26 April 2026
Pemkab Raja Ampat Bahas Tindak Lanjut Audit LKPD dengan BPK

Pemkab Raja Ampat Bahas Tindak Lanjut Audit LKPD dengan BPK

3 February 2026
Tari Zapin: Warisan Budaya yang Menjaga Identitas Melayu Riau

Tari Zapin: Warisan Budaya yang Menjaga Identitas Melayu Riau

13 January 2026
Layanan Kesehatan Honorer di Siak Tetap Berlanjut Meski Ada Penyesuaian BPJS

Layanan Kesehatan Honorer di Siak Tetap Berlanjut Meski Ada Penyesuaian BPJS

13 January 2026

Pewarta Foto Indonesia Bagikan 1000 Masker ke Jurnalis Foto di Jakarta

21 March 2020

1.500 Panggilan ‘Prank’ ke Call Centre Layanan Darurat Covid-19, Mang Oded: Stop Ngaheureuyan

19 April 2020

Artikel Terbaru

Polres Kutai Timur Musnahkan 29,26 Gram Sabu dan Tangkap Empat Tersangka

Polres Kutai Timur Musnahkan 29,26 Gram Sabu dan Tangkap Empat Tersangka

6 June 2026
Alfamart Run 2026 Diharapkan Tingkatkan Pembinaan Atlet dan Gaya Hidup Sehat

Alfamart Run 2026 Diharapkan Tingkatkan Pembinaan Atlet dan Gaya Hidup Sehat

6 June 2026
Film Animasi “Garuda di Dadaku” Angkat Nilai Kebersamaan untuk Generasi Muda

Film Animasi “Garuda di Dadaku” Angkat Nilai Kebersamaan untuk Generasi Muda

6 June 2026
Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang di Ternate Jelang Libur Sekolah 2026

Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang di Ternate Jelang Libur Sekolah 2026

6 June 2026
Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Stabil dengan Kebijakan Fiskal Terukur

Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Stabil dengan Kebijakan Fiskal Terukur

6 June 2026
SMAN 1 Batang Imbau Orang Tua Teliti dalam Proses Pendaftaran SPMB

SMAN 1 Batang Imbau Orang Tua Teliti dalam Proses Pendaftaran SPMB

6 June 2026
SMAN 1 Batang Siapkan Kelas Inklusi dengan Kuota 5 Persen untuk Siswa Disabilitas

SMAN 1 Batang Siapkan Kelas Inklusi dengan Kuota 5 Persen untuk Siswa Disabilitas

6 June 2026

Popular Story

Polda NTB Buka Kanal Pengaduan untuk Dugaan Penipuan Titik SPPG
Nasional

Polda NTB Buka Kanal Pengaduan untuk Dugaan Penipuan Titik SPPG

by Aditya
30 May 2026
0

Headline.co.id, Lombok Timur ~ Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah membuka...

Read moreDetails

Wali Kota Banjarbaru Teken Komitmen Percepatan Rekomendasi BPK

Pemerintah Luncurkan Perpres 3/2026 untuk Atasi Anak Tidak Sekolah

Kemkomdigi Pastikan Konektivitas Sangihe-Sitaro Tetap Terjaga Selama Restorasi Kabel Laut

Kabupaten Gresik Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut

Sekjen DEN Tegaskan Pentingnya Sinergi Transisi dan Ketahanan Energi

Samsung Galaxy Z Fold 8 Dikabarkan Hadir dengan Lipatan Layar Minim, Disebut Setara Oppo Find N6

Tim SAR Intensifkan Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Surplus Perdagangan Indonesia Januari-April 2026 Capai USD5,64 Miliar

Pemeran Pria Video Viral Bandar Bergetar Ditahan, Polisi Buru Broker Grup VIP Telegram

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.