Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Wisata & Kuliner

Kue Adrem Bantul Kembali Jadi Sorotan, Jajanan Tradisional “Kontol Kejepit” Simpan Sejarah sejak Era Mataram

Hendrawan by Hendrawan
5 months ago
in Wisata & Kuliner, Wisata Kuliner
Reading Time: 6 mins read
3.5k 262
A A
0
Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit

Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit (Dok. Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kue adrem khas Bantul kembali menarik perhatian masyarakat dan wisatawan karena nama populernya yang unik, yakni “kue kontol kejepit” atau tolpit. Jajanan tradisional bercita rasa manis dan bertekstur kenyal ini diketahui telah menjadi bagian dari warisan kuliner Yogyakarta sejak era Mataram kuno dan tercatat dalam Serat Centhini abad ke-18. Meski sempat populer pada era 1980 hingga 1990-an, keberadaan kue adrem kini mulai sulit ditemukan di kawasan perkotaan karena tergeser oleh jajanan modern. Namun, sejumlah pasar tradisional di Bantul dan Yogyakarta masih mempertahankan eksistensi kuliner legendaris tersebut.

Contents

  • 1. Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit
    • 1.1. Pariwisata Indonesia Tumbuh, Wisman Capai 10,58 Juta hingga Agustus
    • 1.2. Indonesia Resmi Jadi Kantor Pusat Sekretariat ASEAN MRA-TP
  • 2. Kue Adrem Sudah Ada Sejak Era Mataram
  • 3. Lokasi Berburu Kue Adrem di Yogyakarta
  • 4. Bahan dan Cara Membuat Kue Adrem
  • 5. Deretan Kuliner Indonesia dengan Nama Unik
  • 6. FAQ Seputar Kue Adrem atau Kue Kontol Kejepit Khas Bantul
    • 6.1. Apa itu kue kontol kejepit?
    • 6.2. Mengapa disebut kue kontol kejepit?
    • 6.3. Apa nama asli kue kontol kejepit?
    • 6.4. Dari mana asal kue adrem?
    • 6.5. Apakah kue adrem memiliki sejarah budaya?
    • 6.6. Bagaimana tekstur dan rasa kue adrem?
    • 6.7. Bahan utama pembuatan kue adrem apa saja?
    • 6.8. Mengapa disarankan memakai tepung beras homemade?
    • 6.9. Di mana bisa membeli kue adrem di Yogyakarta?
    • 6.10. Berapa harga kue kontol kejepit?
    • 6.11. Kapan kue adrem populer di masyarakat?
    • 6.12. Mengapa kue adrem mulai jarang ditemukan?
    • 6.13. Apa warna asli kue adrem?
    • 6.14. Bagaimana cara menikmati kue adrem?
    • 6.15. Apa saja kuliner Indonesia lain yang memiliki nama unik?

Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit

Kue adrem merupakan jajanan tradisional berwarna cokelat tua yang dibuat dari campuran tepung beras, gula jawa, dan kelapa parut. Masyarakat Bantul biasanya menikmati camilan ini sebagai teman minum teh maupun kopi pada sore hari.

You might also like

Siaran Pers: Di Tengah Ketidakpastian Global, Pariwisata Indonesia Catat Pertumbuhan Wisman dan Wisnus

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Wisman Capai 10,58 Juta hingga Agustus

9 October 2026
Siaran Pers: Indonesia Resmi Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP

Indonesia Resmi Jadi Kantor Pusat Sekretariat ASEAN MRA-TP

8 October 2026

Di tengah masyarakat, nama “kontol kejepit” muncul karena bentuk kue yang dianggap unik serta teknik pembuatannya yang menggunakan proses penjepitan saat digoreng. Sementara itu, nama asli kudapan tersebut adalah kue adrem.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Nama tolpit muncul karena orang dulu ingin menarik perhatian pembeli. Selain itu, proses pembuatannya memang dijepit saat digoreng,” demikian informasi yang berkembang di masyarakat terkait asal-usul penyebutan jajanan tradisional tersebut.

Kue Adrem Sudah Ada Sejak Era Mataram

Keberadaan kue adrem tidak hanya dikenal sebagai camilan rakyat, tetapi juga memiliki nilai historis yang kuat. Dalam catatan budaya Jawa, kuliner ini telah disebut dalam Serat Centhini dan diyakini sudah ada sejak masa kerajaan Mataram kuno.

Popularitas kue adrem pernah mencapai puncaknya pada era 1980-an hingga 1990-an. Pada masa itu, jajanan ini mudah dijumpai di berbagai pasar tradisional dan menjadi salah satu oleh-oleh khas Bantul. Namun seiring perkembangan zaman dan maraknya makanan modern, keberadaan kue adrem perlahan mulai berkurang, terutama di wilayah perkotaan.

Lokasi Berburu Kue Adrem di Yogyakarta

Meski demikian, wisatawan masih dapat menemukan kue adrem di sejumlah pasar tradisional Yogyakarta dan Bantul. Beberapa lokasi yang masih menjual kuliner ini di antaranya Pasar Sanden, Pasar Celep Srigading Bantul, Pasar Bantul, Pasar Kotagede, hingga Pasar Tani Jogja di kawasan Dinas Pertanian DIY.

Harga yang ditawarkan juga relatif murah dan terjangkau. Satu buah kue adrem dijual sekitar Rp1.000. Pedagang pasar tradisional juga kerap menawarkan paket enam buah dengan harga sekitar Rp5.000 hingga Rp6.000.

Bahan dan Cara Membuat Kue Adrem

Dalam proses pembuatannya, kue adrem menggunakan bahan dasar beras yang direndam semalaman kemudian digiling menjadi tepung halus. Penggunaan tepung beras homemade disebut lebih disarankan dibanding tepung beras instan kemasan.

“Penggunaan tepung beras rumahan membuat tekstur kue lebih padat dan tidak lembek saat digoreng,” berdasarkan penjelasan dalam proses pembuatan kue tradisional tersebut.

Adonan kemudian dicampur dengan gula jawa cair dan kelapa parut hingga kalis sebelum dibentuk bulatan kecil. Saat proses penggorengan, bagian ujung adonan dijepit menggunakan alat khusus atau sumpit hingga menghasilkan bentuk khas yang menjadi ciri utama kue adrem.

Selain memakai gula jawa sebagai pewarna alami, beberapa penjual kini mulai memodifikasi tampilan kue adrem dengan gula pasir dan tambahan pewarna makanan agar terlihat lebih menarik bagi konsumen muda.

Deretan Kuliner Indonesia dengan Nama Unik

Fenomena nama unik pada kuliner tradisional ternyata tidak hanya ditemukan pada kue adrem Bantul. Sejumlah daerah lain di Indonesia juga memiliki makanan dengan penamaan tidak biasa, seperti Kontol Pesok dari Brebes, Jembut Kecabut dari Purworejo, Kupat Jembut dari Semarang, Tai Kucing dari Solo, Bajingan dari Magelang, hingga Roti Bokong khas Purbalingga.

Keberadaan kuliner-kuliner tradisional tersebut dinilai menjadi bagian dari identitas budaya lokal yang masih bertahan di tengah perubahan tren makanan modern.

FAQ Seputar Kue Adrem atau Kue Kontol Kejepit Khas Bantul

Apa itu kue kontol kejepit?

Kue kontol kejepit adalah sebutan populer untuk kue adrem, jajanan tradisional khas Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kue ini memiliki tekstur padat namun kenyal dengan rasa manis dari gula jawa.

Mengapa disebut kue kontol kejepit?

Nama tersebut muncul dari bentuk kue dan proses pembuatannya yang dijepit saat digoreng menggunakan alat khusus atau sumpit. Nama unik ini juga dipercaya digunakan masyarakat zaman dahulu untuk menarik perhatian pembeli.

Apa nama asli kue kontol kejepit?

Nama asli jajanan tradisional tersebut adalah kue adrem. Sebutan “tolpit” atau “kontol kejepit” berkembang di masyarakat seiring waktu.

Dari mana asal kue adrem?

Kue adrem berasal dari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan menjadi salah satu warisan kuliner tradisional masyarakat setempat.

Apakah kue adrem memiliki sejarah budaya?

Ya. Kue adrem disebut telah tercatat dalam Serat Centhini sejak abad ke-18 dan diyakini sudah ada sejak era kerajaan Mataram kuno.

Bagaimana tekstur dan rasa kue adrem?

Kue adrem memiliki tekstur padat, kenyal, dan lembut di bagian dalam dengan cita rasa dominan manis khas gula jawa.

Bahan utama pembuatan kue adrem apa saja?

Bahan utama kue adrem meliputi tepung beras homemade, gula jawa, kelapa parut, dan air. Beberapa variasi modern juga menggunakan gula pasir dan pewarna makanan.

Mengapa disarankan memakai tepung beras homemade?

Karena tepung beras rumahan dianggap menghasilkan tekstur yang lebih padat dan tidak lembek saat digoreng dibanding tepung beras instan kemasan.

Di mana bisa membeli kue adrem di Yogyakarta?

Kue adrem masih bisa ditemukan di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Sanden, Pasar Celep Srigading Bantul, Pasar Bantul, Pasar Kotagede, dan Pasar Tani Jogja.

Berapa harga kue kontol kejepit?

Harga kue adrem cukup terjangkau, sekitar Rp1.000 per buah. Pedagang biasanya juga menjual paket enam buah dengan harga Rp5.000 hingga Rp6.000.

Kapan kue adrem populer di masyarakat?

Kue adrem sempat sangat populer pada era 1980-an hingga 1990-an dan menjadi salah satu jajanan tradisional favorit masyarakat Bantul.

Mengapa kue adrem mulai jarang ditemukan?

Keberadaan kue adrem mulai tergeser oleh perkembangan jajanan modern, terutama di kawasan perkotaan.

Apa warna asli kue adrem?

Warna asli kue adrem adalah cokelat tua yang berasal dari penggunaan gula jawa sebagai pewarna alami.

Bagaimana cara menikmati kue adrem?

Masyarakat biasanya menikmati kue adrem sebagai camilan pendamping teh hangat atau kopi saat sore hari.

Apa saja kuliner Indonesia lain yang memiliki nama unik?

Beberapa di antaranya adalah Kontol Pesok dari Brebes, Jembut Kecabut dari Purworejo, Kupat Jembut dari Semarang, Tai Kucing dari Solo, Bajingan dari Magelang, dan Roti Bokong dari Purbalingga.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Jajanan Era MataramKue Adrem BantulKue Kontol Kejepit

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Siaran Pers: Di Tengah Ketidakpastian Global, Pariwisata Indonesia Catat Pertumbuhan Wisman dan Wisnus

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Wisman Capai 10,58 Juta hingga Agustus

by Ari Wibowo muhammad
9 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 8 Oktober 2026 – Pariwisata Indonesia mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus)...

Siaran Pers: Indonesia Resmi Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP

Indonesia Resmi Jadi Kantor Pusat Sekretariat ASEAN MRA-TP

by Ari Wibowo muhammad
8 October 2026
0

Headline.co.id ~ Indonesia resmi menjadi negara tuan rumah Sekretariat Regional ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (ASEAN MRA-TP) pada...

Siaran Pers: Kemenpar Promosikan Desa Wisata Sebagai Destinasi Edutrip Unggulan di 9th Annual Convention SPK Indonesia 2026

Kemenpar Dorong Desa Wisata Jadi Destinasi Edutrip

by Ari Wibowo muhammad
7 October 2026
0

Headline.co.id ~ Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mempromosikan desa wisata sebagai destinasi wisata edukasi atau edutrip dalam 9th Annual Convention SPK Indonesia...

Siaran Pers: Menpar: Tawur Agung Manca Wali Krama Cerminkan Pariwisata Berbasis Budaya

Tawur Agung Manca Wali Krama Teguhkan Pariwisata Berbasis Budaya

by Ari Wibowo muhammad
7 October 2026
0

Headline.co.id ~ Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama mencerminkan kekuatan pariwisata berbasis budaya yang...

Enam Pengalaman Batik Luxury yang Bisa Dinikmati di Indonesia

6 Batik Luxury Experience yang Bisa Dinikmati di Indonesia

by Ari Wibowo muhammad
7 October 2026
0

Headline.co.id ~ Batik luxury experience di Indonesia hadir dalam enam bentuk, mulai dari kunjungan ke museum, workshop privat, hingga perjalanan...

Siaran Pers: Kemenpar Perkuat Kemampuan Digital Pimpinan Guna Perkuat Tata Kelola Pariwisata

Kemenpar Perkuat Kepemimpinan Digital dan Keamanan Siber

by Ari Wibowo muhammad
7 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, SIARAN PERS KEMENTERIAN PARIWISATA Kemenpar Perkuat Kepemimpinan Digital dan Keamanan Siber Jakarta, 6 Oktober 2026 –...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Wakil Gubernur Gorontalo Anugerahkan Penghargaan kepada Perempuan Penopang Ekonomi

Wakil Gubernur Gorontalo Anugerahkan Penghargaan kepada Perempuan Penopang Ekonomi

25 December 2025
Persiapan sudah 100 %, MTQ Nasional XXXI Jadi Ruang Pertemuan Keberagaman dan Persaudaraan

MTQ Nasional XXXI di Semarang: Persiapan Sempurna untuk Perayaan Keberagaman

8 September 2026
Bupati Aceh Tengah Pantau Pembukaan Akses Kecamatan Bintang

Bupati Aceh Tengah Pantau Pembukaan Akses Kecamatan Bintang

30 December 2025
: Istimewa

Jasa Raharja Dorong Pemberdayaan Keluarga Korban Kecelakaan

9 October 2026

Wabah Corona Sebabkan Rupiah Merosot Tajam

19 March 2020

Investor Wajib Tahu Ciri-ciri Aplikasi Investasi Terbaik ini

31 March 2022
: Kebakaran Bukit Blangbintang, Aceh Besar, Minggu (23/8/2026) malam. (Dok.Lanud SIM)

Lanud Sultan Iskandar Muda Tingkatkan Komunikasi untuk Cegah Karhutla di Aceh

25 August 2026

Artikel Terbaru

: Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, saat mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026) menyatakan pembangunan kawasan hunian baru harus berjalan seiring dengan penyediaan infrastruktur digital. Foto: Dunia Meutya/Dok. Kemkomdigi

Kemkomdigi Pastikan Rumah Subsidi Terhubung Internet

10 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.8 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3.8 Guncang Tahuna, Kepulauan Sangihe

10 October 2026
Polda NTB Atur Rute MotoGP Mandalika 2026: Cek Gelang Tiket & Area Parkirmu Biar Nggak Nyasar

Rute MotoGP Mandalika 2026 Diatur Polda NTB, Cek Gelang Tiket

10 October 2026
: Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang.

Kunjungan Kerja ke Batang, Prabowo Gagas Lomba Kota Terbersih Berhadiah Rp20 Miliar

10 October 2026
Polda Sultra Usut Kasus Penganiayaan Jurnalis di Baubau

Polda Sultra Usut Dugaan Penganiayaan Jurnalis di Baubau

10 October 2026
Sering Mengunyah Permen Karet Saat Laga, Apa Manfaatnya bagi Pelatih Bola?

Manfaat Mengunyah Permen Karet bagi Pelatih Sepak Bola

10 October 2026
: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangannya kepada awak media saat bertolak kembali ke Jakarta dengan menggunakan KA Nusantara Explorer dari Stasiun Batang, Kabupaten Batang, pada Kamis, 30 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)

Pemerintah Kaji Putusan MK soal Pemisahan Anggaran MBG

10 October 2026

Popular Story

Audiensi dengan KemenPAN-RB dan BSSN, Korlantas Polri Dorong Integrasi Layanan Digital Pemerintah untuk SIM dan STNK
Peristiwa

Korlantas Polri Bahas Integrasi Digital SIM dan STNK Bersama KemenPAN-RB-BSSN

by Eko
6 October 2026
0

Headline.co.id ~ Korlantas Polri membahas integrasi layanan digital pemerintah untuk SIM dan...

Read moreDetails

Produk Olahan Ikan Padang Didorong untuk Hidupkan Kampung Nelayan

Menkop: Kopdes Merah Putih Diputuskan Lewat Musyawarah Desa

Starter Persib Lawan Port FC: Barros Jadi Ujung Tombak

Persib Bandung Menang 3-1 atas Port FC di ASEAN Club Championship

Road Race Kendari Berjalan Kondusif, 51 Personel Dikerahkan

Mandaya Awards 2026 Buka Kesempatan Pesantren Tampilkan Aksi Ekonomi

Edukasi Keselamatan Lalu Lintas untuk Siswa TK di Pasuruan

Tiba di Bangkok, PERSIB Gelar Peregangan Jelang Lawan Port FC

Polisi Ringkus 24 Pengedar Narkoba di Kampung Ambon dan Boncos

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.