Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Wisata & Kuliner

Kue Adrem Bantul Kembali Jadi Sorotan, Jajanan Tradisional “Kontol Kejepit” Simpan Sejarah sejak Era Mataram

Hendrawan by Hendrawan
3 months ago
in Wisata & Kuliner, Wisata Kuliner
Reading Time: 6 mins read
3.5k 261
A A
0
Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit

Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit (Dok. Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kue adrem khas Bantul kembali menarik perhatian masyarakat dan wisatawan karena nama populernya yang unik, yakni “kue kontol kejepit” atau tolpit. Jajanan tradisional bercita rasa manis dan bertekstur kenyal ini diketahui telah menjadi bagian dari warisan kuliner Yogyakarta sejak era Mataram kuno dan tercatat dalam Serat Centhini abad ke-18. Meski sempat populer pada era 1980 hingga 1990-an, keberadaan kue adrem kini mulai sulit ditemukan di kawasan perkotaan karena tergeser oleh jajanan modern. Namun, sejumlah pasar tradisional di Bantul dan Yogyakarta masih mempertahankan eksistensi kuliner legendaris tersebut.

Contents

  • 1. Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit
    • 1.1. Aktivitas Pariwisata di Labuan Bajo Kembali Normal Pasca Gempa Flores
    • 1.2. Gunung Bromo Dibuka Kembali, Menpar Tekankan Pentingnya Kelestarian
  • 2. Kue Adrem Sudah Ada Sejak Era Mataram
  • 3. Lokasi Berburu Kue Adrem di Yogyakarta
  • 4. Bahan dan Cara Membuat Kue Adrem
  • 5. Deretan Kuliner Indonesia dengan Nama Unik
  • 6. FAQ Seputar Kue Adrem atau Kue Kontol Kejepit Khas Bantul
    • 6.1. Apa itu kue kontol kejepit?
    • 6.2. Mengapa disebut kue kontol kejepit?
    • 6.3. Apa nama asli kue kontol kejepit?
    • 6.4. Dari mana asal kue adrem?
    • 6.5. Apakah kue adrem memiliki sejarah budaya?
    • 6.6. Bagaimana tekstur dan rasa kue adrem?
    • 6.7. Bahan utama pembuatan kue adrem apa saja?
    • 6.8. Mengapa disarankan memakai tepung beras homemade?
    • 6.9. Di mana bisa membeli kue adrem di Yogyakarta?
    • 6.10. Berapa harga kue kontol kejepit?
    • 6.11. Kapan kue adrem populer di masyarakat?
    • 6.12. Mengapa kue adrem mulai jarang ditemukan?
    • 6.13. Apa warna asli kue adrem?
    • 6.14. Bagaimana cara menikmati kue adrem?
    • 6.15. Apa saja kuliner Indonesia lain yang memiliki nama unik?

Asal Usul Nama Kue Kontol Kejepit

Kue adrem merupakan jajanan tradisional berwarna cokelat tua yang dibuat dari campuran tepung beras, gula jawa, dan kelapa parut. Masyarakat Bantul biasanya menikmati camilan ini sebagai teman minum teh maupun kopi pada sore hari.

You might also like

Siaran Pers : Menpar: Labuan Bajo Tetap Terbuka, Aktivitas Pariwisata Berjalan dengan Tetap Utamakan Keselamatan

Aktivitas Pariwisata di Labuan Bajo Kembali Normal Pasca Gempa Flores

23 August 2026
Siaran Pers: Bromo Kembali Dibuka, Menpar: Pariwisata Pulih, Kelestarian Harus Dijaga Bersama

Gunung Bromo Dibuka Kembali, Menpar Tekankan Pentingnya Kelestarian

23 August 2026

Di tengah masyarakat, nama “kontol kejepit” muncul karena bentuk kue yang dianggap unik serta teknik pembuatannya yang menggunakan proses penjepitan saat digoreng. Sementara itu, nama asli kudapan tersebut adalah kue adrem.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Nama tolpit muncul karena orang dulu ingin menarik perhatian pembeli. Selain itu, proses pembuatannya memang dijepit saat digoreng,” demikian informasi yang berkembang di masyarakat terkait asal-usul penyebutan jajanan tradisional tersebut.

Kue Adrem Sudah Ada Sejak Era Mataram

Keberadaan kue adrem tidak hanya dikenal sebagai camilan rakyat, tetapi juga memiliki nilai historis yang kuat. Dalam catatan budaya Jawa, kuliner ini telah disebut dalam Serat Centhini dan diyakini sudah ada sejak masa kerajaan Mataram kuno.

Popularitas kue adrem pernah mencapai puncaknya pada era 1980-an hingga 1990-an. Pada masa itu, jajanan ini mudah dijumpai di berbagai pasar tradisional dan menjadi salah satu oleh-oleh khas Bantul. Namun seiring perkembangan zaman dan maraknya makanan modern, keberadaan kue adrem perlahan mulai berkurang, terutama di wilayah perkotaan.

Lokasi Berburu Kue Adrem di Yogyakarta

Meski demikian, wisatawan masih dapat menemukan kue adrem di sejumlah pasar tradisional Yogyakarta dan Bantul. Beberapa lokasi yang masih menjual kuliner ini di antaranya Pasar Sanden, Pasar Celep Srigading Bantul, Pasar Bantul, Pasar Kotagede, hingga Pasar Tani Jogja di kawasan Dinas Pertanian DIY.

Harga yang ditawarkan juga relatif murah dan terjangkau. Satu buah kue adrem dijual sekitar Rp1.000. Pedagang pasar tradisional juga kerap menawarkan paket enam buah dengan harga sekitar Rp5.000 hingga Rp6.000.

Bahan dan Cara Membuat Kue Adrem

Dalam proses pembuatannya, kue adrem menggunakan bahan dasar beras yang direndam semalaman kemudian digiling menjadi tepung halus. Penggunaan tepung beras homemade disebut lebih disarankan dibanding tepung beras instan kemasan.

“Penggunaan tepung beras rumahan membuat tekstur kue lebih padat dan tidak lembek saat digoreng,” berdasarkan penjelasan dalam proses pembuatan kue tradisional tersebut.

Adonan kemudian dicampur dengan gula jawa cair dan kelapa parut hingga kalis sebelum dibentuk bulatan kecil. Saat proses penggorengan, bagian ujung adonan dijepit menggunakan alat khusus atau sumpit hingga menghasilkan bentuk khas yang menjadi ciri utama kue adrem.

Selain memakai gula jawa sebagai pewarna alami, beberapa penjual kini mulai memodifikasi tampilan kue adrem dengan gula pasir dan tambahan pewarna makanan agar terlihat lebih menarik bagi konsumen muda.

Deretan Kuliner Indonesia dengan Nama Unik

Fenomena nama unik pada kuliner tradisional ternyata tidak hanya ditemukan pada kue adrem Bantul. Sejumlah daerah lain di Indonesia juga memiliki makanan dengan penamaan tidak biasa, seperti Kontol Pesok dari Brebes, Jembut Kecabut dari Purworejo, Kupat Jembut dari Semarang, Tai Kucing dari Solo, Bajingan dari Magelang, hingga Roti Bokong khas Purbalingga.

Keberadaan kuliner-kuliner tradisional tersebut dinilai menjadi bagian dari identitas budaya lokal yang masih bertahan di tengah perubahan tren makanan modern.

FAQ Seputar Kue Adrem atau Kue Kontol Kejepit Khas Bantul

Apa itu kue kontol kejepit?

Kue kontol kejepit adalah sebutan populer untuk kue adrem, jajanan tradisional khas Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kue ini memiliki tekstur padat namun kenyal dengan rasa manis dari gula jawa.

Mengapa disebut kue kontol kejepit?

Nama tersebut muncul dari bentuk kue dan proses pembuatannya yang dijepit saat digoreng menggunakan alat khusus atau sumpit. Nama unik ini juga dipercaya digunakan masyarakat zaman dahulu untuk menarik perhatian pembeli.

Apa nama asli kue kontol kejepit?

Nama asli jajanan tradisional tersebut adalah kue adrem. Sebutan “tolpit” atau “kontol kejepit” berkembang di masyarakat seiring waktu.

Dari mana asal kue adrem?

Kue adrem berasal dari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan menjadi salah satu warisan kuliner tradisional masyarakat setempat.

Apakah kue adrem memiliki sejarah budaya?

Ya. Kue adrem disebut telah tercatat dalam Serat Centhini sejak abad ke-18 dan diyakini sudah ada sejak era kerajaan Mataram kuno.

Bagaimana tekstur dan rasa kue adrem?

Kue adrem memiliki tekstur padat, kenyal, dan lembut di bagian dalam dengan cita rasa dominan manis khas gula jawa.

Bahan utama pembuatan kue adrem apa saja?

Bahan utama kue adrem meliputi tepung beras homemade, gula jawa, kelapa parut, dan air. Beberapa variasi modern juga menggunakan gula pasir dan pewarna makanan.

Mengapa disarankan memakai tepung beras homemade?

Karena tepung beras rumahan dianggap menghasilkan tekstur yang lebih padat dan tidak lembek saat digoreng dibanding tepung beras instan kemasan.

Di mana bisa membeli kue adrem di Yogyakarta?

Kue adrem masih bisa ditemukan di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Sanden, Pasar Celep Srigading Bantul, Pasar Bantul, Pasar Kotagede, dan Pasar Tani Jogja.

Berapa harga kue kontol kejepit?

Harga kue adrem cukup terjangkau, sekitar Rp1.000 per buah. Pedagang biasanya juga menjual paket enam buah dengan harga Rp5.000 hingga Rp6.000.

Kapan kue adrem populer di masyarakat?

Kue adrem sempat sangat populer pada era 1980-an hingga 1990-an dan menjadi salah satu jajanan tradisional favorit masyarakat Bantul.

Mengapa kue adrem mulai jarang ditemukan?

Keberadaan kue adrem mulai tergeser oleh perkembangan jajanan modern, terutama di kawasan perkotaan.

Apa warna asli kue adrem?

Warna asli kue adrem adalah cokelat tua yang berasal dari penggunaan gula jawa sebagai pewarna alami.

Bagaimana cara menikmati kue adrem?

Masyarakat biasanya menikmati kue adrem sebagai camilan pendamping teh hangat atau kopi saat sore hari.

Apa saja kuliner Indonesia lain yang memiliki nama unik?

Beberapa di antaranya adalah Kontol Pesok dari Brebes, Jembut Kecabut dari Purworejo, Kupat Jembut dari Semarang, Tai Kucing dari Solo, Bajingan dari Magelang, dan Roti Bokong dari Purbalingga.

Tags: Jajanan Era MataramKue Adrem BantulKue Kontol Kejepit

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Siaran Pers : Menpar: Labuan Bajo Tetap Terbuka, Aktivitas Pariwisata Berjalan dengan Tetap Utamakan Keselamatan

Aktivitas Pariwisata di Labuan Bajo Kembali Normal Pasca Gempa Flores

by Dwina
23 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 23 Agustus 2026 — Menteri Pariwisata, Putri Wardhana, menegaskan bahwa kegiatan pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat,...

Siaran Pers: Bromo Kembali Dibuka, Menpar: Pariwisata Pulih, Kelestarian Harus Dijaga Bersama

Gunung Bromo Dibuka Kembali, Menpar Tekankan Pentingnya Kelestarian

by Dani
23 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 23 Agustus 2026 — Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan kegembiraannya atas dibukanya kembali kawasan wisata Gunung...

Siaran Pers: Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Poltekpar Lombok Siap Bantu Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

by Dwina
23 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 23 Agustus 2026 — Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan keprihatinannya atas kebakaran yang melanda Kampung Adat...

Caviar Indonesia Membawa Pengalaman Fine Dining Lebih Dekat ke Rumah

Caviar Indonesia Membawa Pengalaman Fine Dining Lebih Dekat ke Rumah

by Hendrawan
22 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Makan malam di rumah kini dapat dirancang dengan tingkat perhatian yang sebelumnya lebih sering ditemukan di restoran....

Siaran Pers: Kemenpar Perkuat Daya Saing Talenta Poltekpar Menembus Pasar Kerja Pariwisata Global

Kemenpar Dorong Talenta Poltekpar Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

by Ari Wibowo muhammad
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 20 Agustus 2026 — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya mempersiapkan talenta pariwisata Indonesia agar mampu...

Siaran Pers: Kemenpar Terima 269 Peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026

Kemenpar Sambut 269 Peserta Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026

by Fajar
21 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 21 Agustus 2026 — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut 269 peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026....

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Fernando Emas Berikan Apresiasi

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Fernando Emas Berikan Apresiasi

27 June 2026
Ilustrasi Bentrok

Kasat Reskrim Polres Malra Terluka Terkena Panah Saat Mengamankan Bentrok Antarwarga

24 February 2024
Wamen Nezar Patria: Penegakan Hukum Harus Bebas dari Sentimen Media Sosial

Wamen Nezar Patria: Penegakan Hukum Harus Bebas dari Sentimen Media Sosial

25 June 2026
Warga bersama petugas Polsek Tempel mengamankan seorang pria yang diduga mencuri kotak infak di Mushola Al Huda, Dusun Gundengan Lor, Margorejo, Sleman

Diduga Curi Kotak Infak Mushola, Pemuda di Sleman Diamankan Polisi

5 August 2025
Braga Raih Kemenangan 2-1 atas Freiburg di Semifinal Liga Europa

Braga Raih Kemenangan 2-1 atas Freiburg di Semifinal Liga Europa

1 May 2026
Pemerintah Gorontalo Dorong Implementasi Perda PUG Secara Menyeluruh

Pemerintah Gorontalo Dorong Implementasi Perda PUG Secara Menyeluruh

15 May 2026
Pemkab Meranti Bahas Ketahanan Pangan dengan Menteri Pertanian

Pemkab Meranti Bahas Ketahanan Pangan dengan Menteri Pertanian

18 February 2026

Artikel Terbaru

Persib Umumkan 16 Mitra Sponsor Pada Musim 20262027

Persib Bandung Perkenalkan 16 Sponsor untuk Musim 2026/2027

26 August 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,7 Guncang Pesisir Selatan, Lampung

Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Tenggara Pesisir Selatan Lampung

26 August 2026
: Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Solo, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026) mengatakan pendekatan pembinaan sejalan dengan semangat untuk mengedepankan langkah-langkah korektif sebelum penggunaan instrumen pidana. Menurutnya, proses hukum tetap dihormati dan berjalan sesuai kewenangan, sementara Komdigi menjalankan fungsi pembinaan sesuai kewenangannya. Foto: Humas Kemkomdigi

Menkominfo Dorong Pembinaan dalam Kasus Yogi ‘Starlink’ dengan Menghormati Proses Hukum

26 August 2026
MotoGP Group appoints Carlos Ezpeleta as Deputy CEO

Carlos Ezpeleta Ditunjuk sebagai Wakil CEO MotoGP Group

26 August 2026
: Menhut, Raja Juli Antoni, meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Rasau Jaya dan melihat proses penanganan yang dilakukan petugas di lapangan. (Foto: Humas Kemenhut)

Kementerian Kehutanan Kerahkan 2.200 Personel untuk Atasi Karhutla di Kalimantan Barat

26 August 2026
Tunggal Putra Indonesia Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor 1 Dunia

Jonatan Christie Raih Peringkat Satu Dunia di BWF

26 August 2026
Arus Balik Libur Maulid Nabi Meningkat, KAI Prediksi 34.997 Penumpang Tiba di Jakarta

Prediksi KAI: 34.997 Penumpang Akan Tiba di Jakarta Usai Libur Maulid Nabi

26 August 2026

Popular Story

: Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (Foto: Dok Kemnaker)
Ekonomi

Kemnaker Ajak Perusahaan Tingkatkan Efisiensi Kerja

by Ari Wibowo muhammad
25 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan...

Read moreDetails

Menteri Pertanian Amran Sulaiman Jamin Ketersediaan Pangan untuk Korban Gempa

BBPOM Aceh Dorong Kepatuhan Industri AMDK untuk Kualitas Air Minum

Poltekpar Lombok Siap Bantu Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

Illiza Sa’aduddin Djamal Dorong Semangat Kemerdekaan di Taman Edukasi Gampong Jawa

Menkominfo Pastikan Konektivitas di NTT Pulih Total Pascagempa

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Batang-Semarang yang Tewaskan 3 Orang

Heboh Rekaman Ciuman di Video CCTV di Kantor Pemprov Sumbar, Pejabat Akui Ada dalam Rekaman dan Mundur

DPRD Riau Tekankan Pentingnya Transparansi dalam Pengelolaan CSR

Jembatan Garuda Merah Putih di Parigi Moutong Resmi Dibuka, Tingkatkan Akses Pendidikan dan Pertanian

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.