Headline.co.id, Gunungkidul, Yogyakarta ~ Goa Pindul di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Objek wisata ini menghadirkan aktivitas cave tubing atau menyusuri sungai bawah tanah sepanjang sekitar 350 meter menggunakan ban pelampung dengan panorama stalaktit dan stalagmit alami. Pengunjung dapat menikmati pengalaman terbaik pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB ketika sinar matahari masuk melalui celah goa dan menciptakan efek cahaya yang memukau di dalam goa.
Contents
- 0.1 You might also like
- 0.2 Taman Wisata Alam Posong Temanggung Jadi Favorit Wisatawan, Ini Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aktivitas yang Bisa Dicoba
- 0.3 Cuma Jalan Kaki dari Stasiun, Ini Deretan Wisata Madiun yang Wajib Dikunjungi Tahun 2026
- 1 Sejarah Goa Pindul yang Berawal dari Legenda Joko Singlulung
- 2 Lokasi Goa Pindul dan Rute Perjalanan dari Kota Yogyakarta
- 3 Harga Tiket Goa Pindul 2025 dan Jam Operasional
- 4 Cave Tubing Jadi Aktivitas Favorit Wisatawan
- 5 River Tubing Sungai Oyo hingga Jeep Off-Road
- 6 Larangan dan Tips Berkunjung ke Goa Pindul
- 7 FAQ Seputar Goa Pindul Gunungkidul
- 7.1 1. Di mana lokasi Goa Pindul?
- 7.2 2. Apa yang menjadi daya tarik utama Goa Pindul?
- 7.3 3. Berapa harga tiket masuk Goa Pindul tahun 2025?
- 7.4 4. Jam berapa Goa Pindul buka?
- 7.5 5. Kapan waktu terbaik berkunjung ke Goa Pindul?
- 7.6 6. Berapa lama durasi cave tubing di Goa Pindul?
- 7.7 7. Seberapa dalam air di Goa Pindul?
- 7.8 8. Selain cave tubing, aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di Goa Pindul?
- 7.9 9. Apakah cave tubing di Goa Pindul aman untuk keluarga?
- 7.10 10. Bagaimana rute menuju Goa Pindul dari Kota Yogyakarta?
- 7.11 11. Apakah pengunjung boleh mengambil stalaktit atau stalagmit di dalam goa?
- 7.12 12. Mengapa Goa Pindul memiliki nama “Pindul”?
- 7.13 13. Kapan Goa Pindul mulai dibuka sebagai objek wisata?
- 7.14 14. Apakah Goa Pindul cocok untuk wisata rombongan?
- 7.15 15. Apa saja yang perlu dibawa saat berkunjung ke Goa Pindul?
Keunikan tersebut menjadikan Goa Pindul sebagai pilihan wisata petualangan yang tetap ramah bagi keluarga. Selain cave tubing, kawasan wisata ini juga menawarkan berbagai aktivitas lain seperti river tubing di Sungai Oyo, eksplorasi Goa Kristal, hingga wisata jeep off-road.
Sejarah Goa Pindul yang Berawal dari Legenda Joko Singlulung

Goa Pindul memiliki sejarah yang lekat dengan cerita rakyat setempat. Nama “Pindul” berasal dari legenda Joko Singlulung yang sedang mencari ayahnya dan masuk ke dalam goa. Dalam perjalanan tersebut, pipinya terbentur batu hingga muncul istilah “pipi gebendul” yang kemudian berkembang menjadi nama Pindul.
Sebagai destinasi wisata, Goa Pindul resmi dibuka untuk umum pada 10 Oktober 2010. Keberadaan goa ini mulai dikenal luas setelah ditemukan dan diperkenalkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Goa ini memiliki kedalaman air yang bervariasi antara 1 hingga 12 meter, tergantung musim dan kondisi curah hujan. Salah satu daya tarik utamanya adalah keberadaan stalaktit berukuran besar yang berada di dalam goa.
Lokasi Goa Pindul dan Rute Perjalanan dari Kota Yogyakarta
Goa Pindul berada di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Lokasinya berjarak sekitar 42 hingga 60 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.
Rute menuju lokasi dapat ditempuh melalui Jalan Wonosari hingga mencapai Bundaran Siyono. Dari bundaran tersebut, pengunjung dapat berbelok ke arah Desa Bejiharjo dan mengikuti petunjuk jalan menuju kawasan wisata Goa Pindul.
Wisatawan juga dapat memanfaatkan aplikasi navigasi digital dengan mengetik tujuan “Goa Pindul Jogja” untuk mempermudah perjalanan.
Harga Tiket Goa Pindul 2025 dan Jam Operasional

Bagi wisatawan yang berencana berkunjung, Goa Pindul beroperasi setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga 17.00 WIB.
Waktu yang direkomendasikan untuk menikmati keindahan goa adalah antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Pada jam tersebut, cahaya matahari masuk melalui celah goa dan menciptakan pemandangan yang kerap disebut wisatawan sebagai “cahaya surga”.
Berikut rincian tarif wisata di kawasan Goa Pindul:
- Retribusi masuk kawasan: Rp10.000 per orang.
- Cave tubing: Rp40.000 per orang, termasuk perlengkapan keselamatan dan pemandu.
- River tubing Sungai Oyo: Rp60.000 per orang.
- Goa Kristal: Rp40.000 per orang.
- Jeep off-road: Rp450.000 per jeep untuk empat orang.
Pengelola mengimbau wisatawan untuk melakukan pengecekan informasi terbaru sebelum berkunjung karena tarif dapat berubah sewaktu-waktu.
Cave Tubing Jadi Aktivitas Favorit Wisatawan
Aktivitas utama yang paling diminati pengunjung adalah cave tubing. Dalam kegiatan ini, wisatawan akan menyusuri sungai bawah tanah sepanjang sekitar 350 meter menggunakan ban pelampung.
Perjalanan berlangsung sekitar 45 hingga 60 menit dan melewati tiga zona berbeda, yakni zona terang, zona remang-remang, dan zona gelap. Variasi suasana tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam bawah tanah secara langsung.
“Perjalanan ini memakan waktu sekitar 45-60 menit dan terbagi menjadi tiga zona: terang, remang, dan gelap,” sebagaimana informasi yang disampaikan pengelola wisata Goa Pindul.
Selain itu, kedalaman air yang mencapai 1 hingga 12 meter memberikan pengalaman petualangan yang unik namun tetap didampingi pemandu wisata.
River Tubing Sungai Oyo hingga Jeep Off-Road
Setelah menyelesaikan cave tubing, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Sungai Oyo untuk menikmati river tubing sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer.
Aktivitas ini menawarkan panorama tebing-tebing alami dan air terjun kecil yang berada di sepanjang aliran sungai. Suasana alam yang masih asri menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Bagi pencinta petualangan, Goa Kristal juga dapat menjadi pilihan. Goa ini menawarkan pemandangan stalaktit dan stalagmit yang tampak berkilau menyerupai kristal. Namun, akses menuju lokasi memerlukan kondisi fisik yang lebih prima karena medan yang cukup menantang.
Sementara itu, wisata jeep off-road menghadirkan sensasi berbeda melalui jalur berlumpur dan berbatu di kawasan sekitar Goa Pindul.
Larangan dan Tips Berkunjung ke Goa Pindul
Untuk menjaga kelestarian kawasan wisata, pengunjung diwajibkan mematuhi sejumlah aturan yang berlaku.
Wisatawan dilarang merusak atau mengambil stalaktit maupun stalagmit yang ada di dalam goa. Pengunjung juga diminta tidak membuang sampah sembarangan serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan selama berada di dalam goa.
Selain itu, wisatawan disarankan tidak berkunjung saat hujan deras karena berpotensi meningkatkan risiko banjir di kawasan sungai bawah tanah.
Agar kunjungan lebih nyaman, wisatawan disarankan datang pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB untuk menikmati efek cahaya alami di dalam goa. Pengunjung juga perlu membawa pakaian ganti, sandal anti-slip, tabir surya, serta membeli tiket melalui operator resmi.
Dengan kombinasi wisata alam, petualangan, dan edukasi geologi, Goa Pindul tetap menjadi salah satu destinasi unggulan di Gunungkidul yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.
FAQ Seputar Goa Pindul Gunungkidul
1. Di mana lokasi Goa Pindul?
Goa Pindul berada di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berjarak sekitar 42-60 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.
2. Apa yang menjadi daya tarik utama Goa Pindul?
Daya tarik utama Goa Pindul adalah aktivitas cave tubing, yaitu menyusuri sungai bawah tanah sepanjang sekitar 350 meter menggunakan ban pelampung sambil menikmati pemandangan stalaktit dan stalagmit alami.
3. Berapa harga tiket masuk Goa Pindul tahun 2025?
Retribusi masuk kawasan Goa Pindul sebesar Rp10.000 per orang. Sementara tarif cave tubing sebesar Rp40.000 per orang yang sudah termasuk perlengkapan keselamatan dan pemandu wisata.
4. Jam berapa Goa Pindul buka?
Goa Pindul buka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga 17.00 WIB.
5. Kapan waktu terbaik berkunjung ke Goa Pindul?
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Pada jam tersebut, sinar matahari masuk melalui celah goa dan menciptakan efek cahaya alami yang indah di dalam goa.
6. Berapa lama durasi cave tubing di Goa Pindul?
Aktivitas cave tubing biasanya berlangsung sekitar 45 hingga 60 menit, tergantung kondisi lapangan dan jumlah pengunjung.
7. Seberapa dalam air di Goa Pindul?
Kedalaman air di Goa Pindul bervariasi antara 1 hingga 12 meter, tergantung musim dan curah hujan.
8. Selain cave tubing, aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di Goa Pindul?
Wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas lain seperti river tubing di Sungai Oyo, eksplorasi Goa Kristal, dan wisata jeep off-road di sekitar kawasan Goa Pindul.
9. Apakah cave tubing di Goa Pindul aman untuk keluarga?
Ya, cave tubing di Goa Pindul relatif aman karena pengunjung dibekali perlengkapan keselamatan dan didampingi pemandu selama perjalanan menyusuri sungai bawah tanah.
Wisatawan dapat mengambil jalur menuju Jalan Wonosari, kemudian menuju Bundaran Siyono. Dari sana, belok ke arah Desa Bejiharjo dan mengikuti petunjuk jalan menuju Goa Pindul.
11. Apakah pengunjung boleh mengambil stalaktit atau stalagmit di dalam goa?
Tidak. Pengunjung dilarang merusak maupun mengambil stalaktit dan stalagmit karena merupakan bagian dari formasi alam yang harus dijaga kelestariannya.
12. Mengapa Goa Pindul memiliki nama “Pindul”?
Nama Goa Pindul berasal dari legenda Joko Singlulung yang saat mencari ayahnya masuk ke dalam goa dan pipinya terbentur batu. Dari istilah “pipi gebendul” kemudian muncul nama “Pindul”.
13. Kapan Goa Pindul mulai dibuka sebagai objek wisata?
Goa Pindul resmi dibuka sebagai objek wisata pada 10 Oktober 2010 setelah diperkenalkan kepada masyarakat luas.
14. Apakah Goa Pindul cocok untuk wisata rombongan?
Ya. Goa Pindul menjadi salah satu destinasi favorit untuk wisata keluarga, rombongan sekolah, komunitas, hingga perusahaan karena tersedia berbagai pilihan aktivitas wisata alam.
15. Apa saja yang perlu dibawa saat berkunjung ke Goa Pindul?
Wisatawan disarankan membawa pakaian ganti, sandal anti-slip, tabir surya, topi, serta perlengkapan pribadi lainnya untuk menunjang kenyamanan selama berwisata.























