Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah tiba di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada hari Jumat (1/5/2026) untuk turut serta dalam puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Dengan menumpangi kendaraan Maung berwarna putih, kehadiran Kepala Negara disambut lambaian tangan yang ia balas kepada kerumunan massa di lokasi.
Pemilihan Monas sebagai titik pusat perayaan May Day tahun ini sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menjelaskan bahwa perpindahan lokasi aksi yang awalnya direncanakan di Gedung DPR RI ini merupakan hasil kesepakatan setelah bertemu dengan Presiden.
“KSPI dengan didukung oleh Partai Buruh memutuskan untuk mengadakan Perayaan Mayday bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto dan teman-teman Serikat Buruh lainnya di Monas,” ujar Said Iqbal.
Kepastian mengenai keikutsertaan Presiden Prabowo di Monas juga telah disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari. Ia menilai kehadiran ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada kelompok pekerja, seraya menekankan bahwa kesejahteraan buruh dan iklim usaha yang sehat adalah dua hal yang saling mendukung.
“Sebagai bentuk komitmen tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta,” ujar Qodari.
Kabar Peluncuran Satgas PHK
Di luar perayaan tersebut, peringatan May Day 2026 ini juga santer dikabarkan menjadi momen bagi Presiden Prabowo untuk meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Pekerja. Lembaga baru ini kabarnya dibentuk untuk menggantikan wacana Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) yang pernah diusulkan pada tahun sebelumnya.
Terkait desas-desus ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, masih enggan membeberkan rincian lebih lanjut dan meminta publik untuk bersabar hingga hari H perayaan.
“Tunggu 1 Mei ya,” kata Cris, saat ditemui di Kantor Bakom Pemerintah di Jakarta.
Meski begitu, Cris memastikan bahwa jajarannya sedang menggodok berbagai persiapan yang diperlukan, termasuk merampungkan struktur kepengurusan di dalam satgas tersebut.
“Pokoknya kami sudah sedang siapkan semuanya, nanti gong-nya di 1 Mei. Sedang disiapkan (susunan pengurus),” kata Cris.






















