Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
Daerah

Inilah Empat Karya Budaya Asal Jepara yang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional

224
×

Inilah Empat Karya Budaya Asal Jepara yang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional

Sebarkan artikel ini
Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Ida Lestari
Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Ida Lestari

Inilah Empat Karya Budaya Asal Jepara yang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional ~ Headline.co.id (Jepara). Sebanyak empat karya budaya asal Kabupaten Jepara diusulkan untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) nasional pada 2023. Keempat karya budaya tersebut adalah, seni ukiran legendaris macan kurung, seni pertunjukan emprak, dan kentrung Jepara, serta makanan tradisional horog-horog.

Baca juga: Menag Ajak Umat Muslim Jaga Semangat Harmoni dengan Teladani Rasulullah

Hal itu disampaikan Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Ida Lestari, di Museum RA Kartini Jepara, Rabu (5/10/2022). Menurutnya, dengan didaftarkannya karya budaya tersebut, merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah, sebagai perlindungan dan pelestarian kebudayaan.

“Kita ajukan lagi yang belum, ada empat untuk dapat ditetapkan tahun depan,” ujarnya.

Terkait karya seni ukir tiga dimensi macan kurung, Ida menyampaikan, sangat melegenda dan pembuatannya dilakukan teknik khusus. Pasalnya, langsung dari segelondong kayu utuh. Pengerjaannya tidak disambung maupun ditempel menggunakan lem. Kreativitas tersebut masih dimiliki oleh beberapa pengrajin belakang gunung di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara.

Baca juga: Pendaftaran Proposal Tahap III Bantuan bagi Pokja Guru Madrasah Dibuka Hingga 25 Oktober

“Jadi bukan bendanya, tapi teknik. Mengukir macan di dalam kurungan itu tidak semua orang bisa, harus benar-benar maestro,” tutur Ida.

Sudah adanya ikon tengara seperti monumen ataupun tugu di daerah pengusul, lanjutnya, juga menjadi poin tersendiri karya budaya tersebut dapat menyandang predikat WBTB. Sedangkan horog-horog diusulkan, karena memiliki kekhasan tersendiri. Makanan itu pun hanya bisa ditemukan di Jepara.

Baca juga: Undip Buka 45 formasi Lowongan Kerja Tenaga Kependidikan Untuk Lulusan SMA-S1

“WBTB itu identik dengan khasnya yang di daerah pengusul,” kata dia.

Ida menambahkan, jika tahun depan keempat karya budaya tersebut disetujui oleh tim ahli pusat sebagai WBTB, maka akan melengkapi warisan budaya yang telah ditetapkan sebelumnya. Diawali pada 2015 untuk penetapan seni ukir Jepara. Berikutnya pada 2020, ada tiga sekaligus, yakni tradisi lomban kupatan dengan larung kepala kerbau, perang obor Tegalsambi, dan Jembul Tulakan.

Baca juga: Bunda Genre Kudus Beri Edukasi Pendidikan Karakter Sejak Dini

Pamong Budaya Disparbud Kabupaten Jepara Lia Supardianik menambahkan, pada tahun ini Tenun Troso juga bakal ditetapkan menjadi WBTB. Sebab, sudah ada rekomendasi dari tim ahli.

“Kemarin dari tim ahli memberikan rekomendasi untuk bisa ditetapkan sebagai WBTB Indonesia tahun 2022,” ungkapnya.

Baca juga: Tak Puas, Areamia Ingin Kapolri Copot Kapolda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

masyarakat Jepara mendapatkan apresiasi dari Bunda Literasi Kabupaten Manokwari
Daerah

Bunda Literasi Manokwari Apresiasi Indeks Minat Baca Jepara ~ Headline.co.id (Jepara).  Tingginya indeks minat baca masyarakat Jepara mendapatkan apresiasi dari Bunda Literasi Kabupaten Manokwari, Febelina Indou. Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata Menarik…